Ekonomi
Share this on:

Bintraco Pacu Penjualan Rp6 Triliun

  • Bintraco Pacu Penjualan Rp6 Triliun
  • Bintraco Pacu Penjualan Rp6 Triliun

JAKARTA - Bintraco Dharma (CARS) mematok penjualan Rp6 triliun. Menanjak 13 persen dibanding akhir tahun lalu di kisaran Rp5,31 trilun. Pertumbuhan itu akan ditopang rencana penambahan dua diler mobil Toyota.

Pembukaan dua diler mobil itu akan menelan investasi sekitar Rp100-110 miliar. Sebagian dana investasi atau setara Rp86,62 miliar akan dipenuhi dari sebagian dana hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

?Kurangnya akan dialokasikan dari kas internal,? tutur Direktur Utama Bintraco Dharma, Sebastianus Harno Budi.

Perusahaan dari hajatan IPO meraup dana taktis Rp262,5 miliar. Selain untuk pembangunan diler baru, dana itu juga dipakai untuk akuisisi diler baru atau perusahaan dengan fasilitas diler.

Sebagian dana itu juga akan dialokasikan sebagai modal kerja. Menyusul penambahan diler itu, manajamen berharap ada kenaikan penjualan akhir tahun ini 13 persen menjadi Rp6 triliun dari sebelumnya Rp5,31 triliun.

Sebastianus mengaku optimistis kondisi industri otomotif tahun ini, khususnya penjualan mobil Toyota didudukung pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pangsa pasar Toyota akan ikut terdongkrak.

Selain membuka 2 showroom, perusahaan juga berencana menambah 5 outlet PT Andalan Finance Indonesia (AFI). Saat ini, perusahaan tercatat memiliki 22 showroom Toyota dan 37 outlet Andalan Finance.

?Ekspansi showroom Toyota fokus di Jawa Tengah (Jateng) dan Yogyakarta, dan Andalan Finance di seluruh Indonesia,? ungkap Sebastianus.

Sekadar diketahui, hingga kuartal tiga tahun lalu, perusahaan mencatat pendapatan Rp4,98 triliun atau naik 23,5 persen. Dari jumlah itu, pendapatan bisnis otomotif menyumbang 86,3 persen, sedang pembiayaan kendaraan bermotor 13,7 persen. (far/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemerintah Dorong Pembiayaan Infrastruktur Non-APBN

Pemerintah Dorong Pembiayaan Infrastruktur Non-APBN

Kebutuhan pembiayaan infrastruktur transportasi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2018, sekitar Rp1.283 triliun.


Laba Bank Syariah Masih Tumbuh

Laba Bank Syariah Masih Tumbuh

Pendapatan industri perbankan syariah lesu. Pada kuartal III 2016, perbankan syariah mencatat pendapatan Rp23,56 triliun.


Pemerintah Tambahi Plafon KUR Rp13,4 Triliun

Pemerintah Tambahi Plafon KUR Rp13,4 Triliun

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) punya keleluasaan untuk mengatasi masalah pembiayaan.


Subsidi Tambah Rp1 Triliun, Konsumsi Elpiji 3 Kg Bengkak

Subsidi Tambah Rp1 Triliun, Konsumsi Elpiji 3 Kg Bengkak

Penyaluran elpiji tabung 3 kg bersubsidi hingga akhir tahun diperkirakan membengkak 1,6 persen dari kuota yang ditetapkan.


Subsidi Dongkrak Posisi Tawar

Subsidi Dongkrak Posisi Tawar

Tahun depan pemerintah mematok penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejumlah Rp120 triliun.


Properti Segmen Menengah Masih Prospektif

Properti Segmen Menengah Masih Prospektif

Segmen menengah masih menjadi andalan pengembang properti untuk memenuhi target penjualan. Citra Harmoni, misalnya.


Bidik Dana IPO Rp2,3 Triliun

Bidik Dana IPO Rp2,3 Triliun

PT PP Presisi membidik dana initial public offering (IPO) sejumlah Rp1,82-2,33 triliun.


Market Properti Masih Tumbuh

Market Properti Masih Tumbuh

Pengembang properti Intiland Development (DILD) sukses mencatat penjualan (marketing sales) Rp3 triliun.


Jempol, Obligasi Perdana Tembus Rp2 Triliun

Jempol, Obligasi Perdana Tembus Rp2 Triliun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mengumumkan penerbitan obligasi perdana melalui Penawaran Umum Obligasi I Kereta Api Indonesia Tahun 2017, kemarin.


Salurkan Kredit di Atas Rp155 Triliun

Salurkan Kredit di Atas Rp155 Triliun

Sejak program Sejuta Rumah digulirkan pada tahun 2015, Bank BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 1,44 juta unit rumah.



Kolom

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!