Ekonomi
Share this on:

Bunga Kredit Bisa Turun Awal Tahun

  • Bunga Kredit Bisa Turun Awal Tahun
  • Bunga Kredit Bisa Turun Awal Tahun

Bank Indonesia (BI) berharap penurunan suku bunga kredit dapat berlanjut pada awal tahun ini.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berharap penurunan suku bunga kredit dapat berlanjut pada awal tahun ini. Sebab, rendahnya suku bunga acuan belum diiringi turunnya suku bunga kredit secara maksimal.

’’Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak pasti dan belum begitu membaik, kita masih bisa menurunkan suku bunga (acuan, Red) 1,5 persen tahun lalu. Tapi, belum ada dampak signifikan ke bunga kredit karena hanya turun 0,67 persen,’’ jelas Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, kondisi likuiditas perbankan tahun ini cukup baik sehingga bank masih mempunyai ruang penurunan bunga kredit lebih lanjut. Kondisi internal bank juga akan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, konsolidasi bank akibat kenaikan kredit macet selesai tahun lalu. Bank diperkirakan tidak melanjutkan konsolidasi tahun ini.

Dia menjelaskan, kondisi global saat ini lebih kondusif. Jika pada tahun lalu BI sempat memperkirakan kemungkinan Bank Sentral AS menaikkan suku bunga acuannya tiga kali pada tahun ini semakin kecil. ’’Berdasar bahasa yang ditangkap dari FOMC (Federal Open Market Committee), suku bunga di sana naik dua kali saja.

Nah, hal itulah yang sempat memengaruhi nilai tukar awal tahun ini sehingga menjadi stabil dan menguat,’’ katanya. Dia memprediksi kenaikan suku bunga The Fed naik pada pertengahan dan akhir 2017.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, peluang turunnya suku bunga awal tahun ini memang masih ada. Namun, adanya peluang tersebut hanya sampai The Fed memastikan suku bunga acuannya.

’’Begitu The Fed melakukan penyesuaian (suku bunga, Red), kan nggak mungkin lagi. Suku bunga deposito bisa turun. Tapi, kita harus menyesuaikan dengan reference rate,’’ ungkapnya setelah pengambilan sumpah dua deputi gubernur baru di Mahkamah Agung kemarin.

Dari sisi bunga kredit, lanjut dia, juga masih ada peluang untuk turun. Namun, bank akan menurunkannya dengan hati-hati.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad menuturkan, kondisi perbankan tahun ini akan lebih baik. ’’NPL (non-performing loan) terkendali dan CAR (capital adequacy ratio) bagus,’’ ucapnya.

Suku bunga diharapkan menurun sejalan dengan bunga dana yang juga terus menurun. Namun, secara keseluruhan, kondisi kinerja perbankan akan baik. Terutama likuiditas yang membaik berkat dana dari amnesti pajak. Hal tersebut membuat penurunan suku bunga masih dapat dilakukan.

Sementara itu, BI kemarin mendapatkan dua deputi gubernur baru, yakni Sugeng dan Rosmaya Hadi. Diambil sumpah dari keduanya kemarin di gedung MA. Mereka menggantikan pejabat sebelumnya, Hendar dan Ronald Waas. Sugeng dan Rosmaya menjabat untuk periode 2016–2021. (rin/c5/sof/jpg)

Berita Sebelumnya

Indeks Positif di Pekan Pertama
Indeks Positif di Pekan Pertama

Berita Berikutnya

Selidiki Dumping Baja Lapis
Selidiki Dumping Baja Lapis

Berita Sejenis

LCGC Tujuh Penumpang Dorong Penjualan Daihatsu

LCGC Tujuh Penumpang Dorong Penjualan Daihatsu

Pasar otomotif di Jatim tahun lalu hanya tumbuh 3 persen. Namun, Daihatsu sanggup mencatat kenaikan penjualan hingga 16 persen.


Bisnis Properti Tumbuh 10 Persen

Bisnis Properti Tumbuh 10 Persen

Bisnis properti di wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan terus bergeliat tahun ini.


Ekspor Industri Kecil Ditarget Rp16 Triliun

Ekspor Industri Kecil Ditarget Rp16 Triliun

LPEI menargetkan ekspor industri kecil menengah (IKM) tumbuh dari Rp10,5 triliun pada 2016 menjadi Rp16 triliun tahun ini.


Tahun Ini Jaminan Pensiun Disesuaikan

Tahun Ini Jaminan Pensiun Disesuaikan

Pada awal Tahun 2017 ini, pelaksanaan program Jaminan Pensiun (JP) disempurnakan.


Penghasilan Tak Tetap Bisa KPR

Penghasilan Tak Tetap Bisa KPR

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berencana meluncurkan produk kredit pemilikan rumah (KPR) mikro akhir Februari ini.


Sasar Pertumbuhan 300 Persen

Sasar Pertumbuhan 300 Persen

Panorama JTB Tours Indonesia mematok pertumbuhan bisnis 300 persen. Proyeksi itu paling banter bakal dicapai hingga 5 tahun mendatang.


Inflasi Januari Moderat

Inflasi Januari Moderat

Tren inflasi pada awal tahun biasanya cukup tinggi di kisaran 0,5 persen hingga 1 persen.


Brexit dan Kemenangan Trump, Awal Deglobalisasi Dunia

Brexit dan Kemenangan Trump, Awal Deglobalisasi Dunia

Kemenangan Brexit di Inggris dan Donald Trump di Amerika bisa jadi awal dari proses deglobalisasi ekonomi dunia.


Elektronik Bisa Tumbuh 122 Persen

Elektronik Bisa Tumbuh 122 Persen

PT Sharp Electronics Indonesia menargetkan kenaikan penjualan cukup signifikan.


BI Anggap Kenaikan Bunga Deposito Wajar

BI Anggap Kenaikan Bunga Deposito Wajar

Bank Indonesia (BI) meyakini kondisi likuiditas masih cukup. Kenaikan suku bunga deposito pada akhir 2016 ditanggapi wajar oleh bank sentral.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!