Ekonomi
Share this on:

Cabai Rawit Penentu Tingkat Inflasi

  • Cabai Rawit Penentu Tingkat Inflasi
  • Cabai Rawit Penentu Tingkat Inflasi

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) meramal tingkat inflasi 2017 sesuai ekspektasi. Sesuai proyeksi pemerintah sebesar 4 persen plus minus 1 persen. Meski begitu, ada satu faktor perlu diwaspadai yaitu pergolakan harga minyak.

Optimisme itu didasari fakta sepanjang tahun lalu pemerintah sukses mengakumulasi inflasi 3,02 persen. Merujuk hasil itu, inflasi Januari tahun ini bakal lebih rendah dibanding Januari 2016 silam.

?Capaian inflasi tahun lalu surprise. Saya kira tahun depan masih di bawah 4 persen," ungkap Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo.

Salah satu komponen kontributor inflasi, yaitu harga cabai rawit. Kalau harga cabai rawit turun bakal memberi pengaruh terhadap tingkat inflasi. Karena itu, BPS berharap harga cabai rawit mengalami penurunan supaya menekan tingkat inflasi.

?Meski tarif listrik akan naik, kemungkinan inflasi tidak terlalu tinggi," tukas Sasmito.

Dalam beberapa bulan terakhir, harga cabai rawit relatif tinggi. Berdasar data terakhir BPS, harga cabai rawit akhir November berada di kisaran Rp 40.855 per kilogram (kg). Kemudian di penghujung Desember, harga menanjak tajam menjadi Rp72.822 per kg.

Uniknya, lonjakan harga cabai rawit itu memantik banyak orang menanam cabai. ?Khawatirnya, Januari dan Februari stok caban melimpah dan membanting harga. Kondisi ini kalau diamati akan menekan inflasi Januari,? ulasnya.

Sentimen lain penekan inflasi, kebijakan penurunan harga gas bagi sejumlah industri Januari ini. Penyesuaian harga gas itu bakal mendorong industri menurunkan harga penjualan dan selanjutnya memengaruhi inflasi.

Sebab, penurunan harga gas akan memberi imbas kepada daya beli konsumen diperkirakan akan terkoreksi 1,12 persen dan menekan inflasi.

Rencana kenaikan tarif listrik diprediksi tidak mengganggu laju inflasi. Dengan catatan, kenaikkan dilakukan secara bertahap mulai Januari dan Maret mendatang. Apalagi, pada Desember lalu, sudah ada kenaikan tarif listrik.

?Kalau kenaikan bertahap, kecil imbasnya terhadap inflasi,? ulasnya.

Menurutnya, satu komponen harus diwaspadai pemerintah untuk menjaga inflasi yaitu pengaturan harga bahan bakar minyak (BBM). Tahun ini, harga BBM global diperkirakan merangkak sehingga pemerintah perlu mengatur harga BBM agar inflasi tidak meningkat.

?Tren BBM global akan naik. Kalau naik bertahap tidak masalah,? ucapnya. (far/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Wapres Optimistis Ekonomi Positif
Wapres Optimistis Ekonomi Positif

Berita Sejenis

Tingkat Suku Bunga Rendah Dongkrak Dana Kelolaan

Tingkat Suku Bunga Rendah Dongkrak Dana Kelolaan

Ingin mengoptimalkan pengelolaan keuangan masyarakat di tengah rendahnya tingkat suku bunga, PT Bank HSBC Indonesia menghadirkan layanan Wealth Management.


Harga Cabai Berangsur Membaik

Harga Cabai Berangsur Membaik

Harga cabai di tingkat petani mulai membaik selama sebulan terakhir. Khususnya untuk rawit merah yang sudah di kisaran Rp 11.000–12.000 per kg.


Siapkan Substitusi Industri Susu

Siapkan Substitusi Industri Susu

Impor masih menjadi upaya untuk memenuhi tingkat kebutuhan susu yang mencapai lebih dari 3,5 juta ton per tahun.


Proyek Sepi, Inflasi Turun

Proyek Sepi, Inflasi Turun

Minimnya proyek pembangunan pemerintah membuat inflasi memasuki akhir tahun ini ikut menurun.


Tren Inflasi Rendah Diprediksi Berlanjut

Tren Inflasi Rendah Diprediksi Berlanjut

Tren inflasi rendah diprediksi berlanjut sampai akhir tahun. Pada Juli lalu, besaran inflasi tercatat hanya berkisar 0,22 persen.


Dua Bulan Deflasi, September Berpotensi Inflasi

Dua Bulan Deflasi, September Berpotensi Inflasi

Setelah dua bulan deflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan kini memperdiksikan di bulan September ini akan terjadi inflasi.


Menkeu Janji Jaga Inflasi dan Belanja

Menkeu Janji Jaga Inflasi dan Belanja

Minimnya penyerapan belanja pemerintah dan tingginya inflasi akibat kebijakan menjadi handicap pertumbuhan ekonomi pada semester pertama.


Inflasi Juli Diprediksi 0,18 Persen

Inflasi Juli Diprediksi 0,18 Persen

Bank Indonesia (BI) memprediksi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juli 2017 mengalami inflasi 0,18 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).


Tiket Pesawat Mahal Adukan ke Presiden

Tiket Pesawat Mahal Adukan ke Presiden

Kenaikan tarif tiket pesawat selalu menjadi pemicu inflasi, terutama saat peak season Ramadan dan Lebaran lalu.


Proyeksi Indeks Melesat ke 6.300

Proyeksi Indeks Melesat ke 6.300

Angka inflasi yang melebihi proyeksi pelaku pasar tidak memengaruhi bursa saham Indonesia.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!