Ekonomi
Share this on:

Dana Masuk Paling Banyak lewat Surat Utang

  • Dana Masuk Paling Banyak lewat Surat Utang
  • Dana Masuk Paling Banyak lewat Surat Utang

JAKARTA - Surat berharga negara (SBN) mendominasi aliran modal masuk atau capital inflow sepanjang tahun ini. Secara year to date (ytd) mulai Januari hingga 5 April 2017, total capital inflow mencapai Rp79,1 triliun. Dana yang masuk lewat SBN atau surat utang Rp62,1 triliun, saham Rp9,7 triliun, dan sisanya melalui Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Menurut Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, Indonesia masih menjadi pilihan menarik bagi para pemilik dana. ?Ini menunjukkan bahwa optimisme kepada emerging market, termasuk Indonesia, masih baik,? katanya di Jakarta, kemarin.

Cadangan devisa yang masih mencukupi, inflasi yang terkendali, serta pertumbuhan ekonomi yang masih terbilang tinggi di antara negara-negara berkembang membuat Indonesia masih dilirik. Di sisi lain, kata Mirza, banyak negara emerging market yang belum memiliki prospek dan kondisi ekonomi sebaik Indonesia.

Misalnya, Afrika Selatan, Turki, dan Meksiko. Pasar keuangan di negara-negara tersebut berkembang negatif karena berbagai hal. Salah satunya masalah krisis keamanan dan inflasi yang kurang terkendali. ?Meksiko saja sudah menaikkan suku bunga acuannya lima kali,? ujar Mirza.

Dia menambahkan, jika Indonesia punya target ekonomi yang positif, sejumlah kemudahan harus diberikan. Salah satunya dalam berinvestasi di sektor riil. Mirza berharap pemerintah bisa lebih memangkas aturan-aturan investasi yang menghambat agar dana yang masuk ke sektor riil bisa terus tumbuh seperti dana yang masuk ke pasar keuangan.

?Asalkan kita terus deregulasi dan jaga inflasi dengan baik, anggaran bisa tetap sehat, defisit terkendali misalnya di 2,5 persen dari PDB (produk domestik bruto), maka tekanan domestik akan membaik,? tuturnya. Dengan begitu, peringkat ease of doing business (EODB) akan naik dan pertumbuhan ekonomi akan lebih baik.

Cadangan devisa Indonesia pada Maret 2017 tercatat USD 121,8 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding posisi cadangan devisa akhir Februari 2017 USD 119,9 miliar. Peningkatan cadangan devisa tersebut terutama dipengaruhi penerimaan devisa dari berbagai sumber. Yakni, penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah, penerbitan global bonds pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. Penerimaan devisa itu melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara menyatakan, cadangan devisa per akhir Maret 2017 cukup untuk membiayai berbagai keperluan. Di antaranya, 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Cadangan devisa itu juga berada di atas standar kecukupan internasional, yakni sekitar tiga bulan impor. ?Cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,? ujarnya. (rin/c21/sof/jpg)


Berita Sebelumnya

Fitnah Trump Tak Ganggu Ekspor
Fitnah Trump Tak Ganggu Ekspor

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Susu hingga Baja Diusulkan Bebas Bea Masuk

Susu hingga Baja Diusulkan Bebas Bea Masuk

Pembahasan kerja sama bilateral Indonesia dan Australia untuk pemberlakuan tarif bea masuk nol persen masih terus bergulir.


Era Digital Wajib Kreatif

Era Digital Wajib Kreatif

Perkembangan teknologi menciptakan banyak peluang usaha.


Kadin Minta Treshold USD 500

Kadin Minta Treshold USD 500

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) setuju untuk mengkaji ulang batas bawah (treshold) harga barang bawaan penumpang yang terkena bea masuk.


Kaji Ulang Regulasi Pemanfaatan Hutan

Kaji Ulang Regulasi Pemanfaatan Hutan

Pemprov Jatim telah melayangkan surat kepada pemerintah pusat terkait dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 39 Tahun 2017.


BUMN Dukung Kemajuan UMKM

BUMN Dukung Kemajuan UMKM

PT Phapros, Tbk menyalurkan dana kemitraan tahap II/2017 kepada usaha kecil di Hotel Grasia Semarang, kemarin.


Harus Dibedakan Oleh-oleh dan Kulakan

Harus Dibedakan Oleh-oleh dan Kulakan

Aturan tentang bea masuk barang bawaan penumpang dari luar negeri masih menjadi perdebatan.


BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Kredit dan Konsumsi

BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Kredit dan Konsumsi

Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan. suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) turun 25 basis points (bps) ke level 4,25 persen.


Kaji Revisi Bea Masuk Barang Bawaan dari LN

Kaji Revisi Bea Masuk Barang Bawaan dari LN

Pemerintah kembali mengkaji revisi aturan batas atas bea masuk barang bawaan penumpang dari luar negeri.


Tahun Depan, Bisa Beli SBN Ritel via Online

Tahun Depan, Bisa Beli SBN Ritel via Online

Untuk menutup defisit anggaran Rp399,2 triliun tahun depan, pemerintah berupaya melakukan sejumlah diversifikasi utang.


Proyek Energi, Tol dan Bandara Bisa Non-APBN

Proyek Energi, Tol dan Bandara Bisa Non-APBN

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro menargetkan sejumlah proyek infrastur bisa dibangun tanpa dana APBN.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!