Ekonomi
Share this on:

Indeks Bergerak ke 5.400

  • Indeks Bergerak ke 5.400
  • Indeks Bergerak ke 5.400

JAKARTA - Perdagangan saham perdana pada 2017 dijadwalkan dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini (3/1). Pelaku pasar optimistis indeks harga saham gabungan (IHSG) melaju ke level psikologis 5.400 meski dibayangi konsolidasi jangka pendek.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menuturkan, indeks berpeluang melanjutkan penguatan pada pengujung 2016. ’’Target resistance berada pada level 5.414 dengan support kuat bertahan pada level 5.221,’’ terangnya.

Head of Research Reliance Securities Robertus Yanuar Hardy menjelaskan, indeks saham Asia dan Eropa ditutup mix cenderung menguat. Indeks saham Amerika Serikat (AS) ditutup turun.

Wall Street berada di zona merah setelah indeks Dow Jones Industrial turun 0,29 persen, indeks S&P 500 merosot 0,46 persen, dan indeks Nasdaq tergerus 1,11 persen. ’’Koreksi yang terjadi pada pasar Amerika lebih disebabkan kinerja indeks yang dianggap sudah melebihi ekspektasi,’’ ujarnya.

Yanuar menilai kondisi domestik cukup positif setelah lembaga pemeringkat Fitch baru saja menaikkan outlook Indonesia dari stabil menjadi positif dan Morgan Stanley yang memasukkan obligasi pemerintah Indonesia dalam rekomendasinya.

’’Juga perolehan uang tebusan tax amnesty yang sampai periode kedua mencapai Rp103 triliun,’’ jelasnya.

Meski demikian, Yanuar memprediksi IHSG masih terkonsolidasi dalam jangka pendek. ’’Penutupan di bawah level 5.300 kemarin menunjukkan sinyal yang negatif. Rentang pergerakan selama sepekan mendatang berada di support 5.190 sampai resistance terdekat 5.400,’’ paparnya.

Selain angka inflasi pada akhir Desember 2016, angka pertumbuhan ekonomi tahun lalu masih ditunggu investor. Selain itu, publikasi notulen rapat Federal Open Meeting Committee pada Rabu malam (4/12) diperkirakan dapat menentukan arah pergerakan pasar. (gen/c14/noe/jpg)

Berita Sebelumnya

Pasar Modal Sambut Amnesti Pajak
Pasar Modal Sambut Amnesti Pajak

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dana Asing Mulai Keluar

Dana Asing Mulai Keluar

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin (21/7) ditutup di zona merah. Indeks terkoreksi 59,784 poin atau 1,03 persen ke level 5.765,42.


Sistem Lumpuh, Ratusan Miliar Saham Lepas

Sistem Lumpuh, Ratusan Miliar Saham Lepas

Serangan siber melumpuhkan sistem perdagangan bursa efek indonesia (BEI). Efeknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersendat selama 1 jam.


Proyeksi Indeks Melesat ke 6.300

Proyeksi Indeks Melesat ke 6.300

Angka inflasi yang melebihi proyeksi pelaku pasar tidak memengaruhi bursa saham Indonesia.


Perkebunan Dongkrak Indeks

Perkebunan Dongkrak Indeks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses berakhir di zona hijau. Itu tidak lepas dari apresiasi sektor perkebunan.


Indeks Positif di Pekan Pertama

Indeks Positif di Pekan Pertama

Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencetak kinerja positif 0,95 persen di sepanjang pekan pertama Januari.


Wapres Optimistis Ekonomi Positif

Wapres Optimistis Ekonomi Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali 2017 di zona negatif. Itu setelah Indeks ditutup minus 20,74 poin (0,39 persen) menjadi 5.275.


Asing Larikan Modal Rp672 Miliar

Asing Larikan Modal Rp672 Miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi. Sejumlah faktor memengaruhi pelemahan Indeks.


Capital Outflow Rontokkan Indeks

Capital Outflow Rontokkan Indeks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengorbit di zona merah. Aksi jual investor asing (net sell) menjadi pemicu koreksi Indeks.


Investor Tunggu Suku Bunga The Fed

Investor Tunggu Suku Bunga The Fed

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhenti pasca libur panjang. Indeks terkoreksi 14,50 poin (0,27 persen) menjadi 5.293.


Indeks Berakhir Pekan di Zona Positif

Indeks Berakhir Pekan di Zona Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghadapi akhir pekan di zona positif. Indeks menanjak 4,39 poin (0,08 persen) menjadi 5.308.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!