Ekonomi
Share this on:

Kebutuhan Serat Optik Meningkat

  • Kebutuhan Serat Optik Meningkat
  • Kebutuhan Serat Optik Meningkat

JAKARTA - Diprediksi akhir tahun ini kebutuhan akan serat optik di pasar global khususnya di Indonesia semakin meningkat. Itu seiring dengan makin banyak proyek nasional yang digarap macam Palapa Ring, serat optik bawah laut dan permintaan koneksi broadband rumah tangga.

"Penjualan kawat, kabel, dan pipa memiliki harapan tinggi di tahun depan mengingat investasi di pasar global akan menggairahkan industri baja di seluruh dunia," papar Direktur Messe Dusseldorf Friedrich-Georg Kehrer di Jakarta akhir pekan lalu. Dia mengatakan jelang akhir tahun ini bakal ada peningkatannkuat di penjualan kabel fiber optik.

Olehkarena itu, pihaknya bakal mempertemukan pengusaha-pengusaha atau produsen kawat, kabel, dan pipa dalam suatu even dengan konsumen atau pelaku usaha fiber optik. "Kami mengambil langkah ini untuk merespon meningkatnya penggunaan kabel fiber optik di sektor energi, konstruksi, dan komunikasi," jelas Friedrich.

Dalam pameran Wire & Tube nanti, Friedrich akan mempertemukan penjual atau produsen dari berbagai negara macam Italia, Belgia, Prancis, Spanyol, Austria, Belanda, Swiss, Turki, Inggris, Swedia, Jerman, AS, Korea Selatan, Taiwan, India, dan Tiongkok.

Menurut pengamat industri dunia, jelas Friedrich, pasar global untuk pipa dan tabung diproyeksikan mencapai 113.800.000 ton pada tahun 2018. Selain itu pasar global untuk pipa las spiral dan tabung diproyeksikan mencapai 24,6 juta ton di 2018.

"Kawasan Asia Pasifik merupakan pasar terbesar di seluruh dunia, terutama didorong oleh peningkatan penggunaan dalam mengangkut gas alam.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pabrik Kabel Indonesia (Apkabel) Noval Jamalullail mengatakan sebagaimana jaringan fiber optik semakin luas maka kinerja jaringan broadband pun meningkat. "Investasi besar untuk melakukan ekspansi dan modernisasi jaringan kabel memberikan keuntungan bagi sektor industri dan penjualan kabel," tutupnya. (vit/jpg)


Berita Sebelumnya

Gerakan Nasional Nontunai
Gerakan Nasional Nontunai

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Begini Caranya supaya Dapat Rumah Gratis

Begini Caranya supaya Dapat Rumah Gratis

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer yang paling susah terpenuhi.


Investasi Reksa Dana Meningkat

Investasi Reksa Dana Meningkat

Penurunan suku bunga deposito yang cukup drastis mulai menggeser penyaluran investasi ke reksa dana.


PGN Mulai Produksi Gas Tabung

PGN Mulai Produksi Gas Tabung

Kini, membeli gas untuk kebutuhan memasak tidak hanya kita dapatkan dari Pertamina.


Tidak Suka Kejutan, Pebisnis Butuh Kepastian

Tidak Suka Kejutan, Pebisnis Butuh Kepastian

Peringkat kemudahan berbisnis (ease of doing business) atau EODB Indonesia meningkat pesat dari ranking 90 menjadi 72.


Properti Komersial Masih Diminati

Properti Komersial Masih Diminati

Kebutuhan berbisnis di kalangan pelaku usaha masih tinggi. Permintaan terhadap properti komersial pun tidak pernah surut.


Prospek Bisnis Starup Makin Bersinar

Prospek Bisnis Starup Makin Bersinar

Perkembangan startup di Asia Tenggara semakin pesat. Angka investasi terhadap perusahaan rintisan meningkat 23 kali lipat.


Siapkan Substitusi Industri Susu

Siapkan Substitusi Industri Susu

Impor masih menjadi upaya untuk memenuhi tingkat kebutuhan susu yang mencapai lebih dari 3,5 juta ton per tahun.


E-Commerce Penyokong Ekonomi Digital

E-Commerce Penyokong Ekonomi Digital

Pangsa pasar e-commerce terus meningkat seiring tingginya penggunaan ponsel pintar yang membuat penetrasi internet semakin luas.


Pusat Perbelanjaan Penuhi Kebutuhan Lifestyle

Pusat Perbelanjaan Penuhi Kebutuhan Lifestyle

Pusat perbelanjaan yang memenuhi kebutuhan lifestyle menjadi tuntutan konsumen saat ini.


E-Commerce Meningkat, Mulai Terjadi Dwelling Time

E-Commerce Meningkat, Mulai Terjadi Dwelling Time

Pengirim barang atau kargo di Bandar Udara, mulai mengalami waktu tunggu atau dwelling time, seperti halnya yang pernah terjadi di Pelabuhan Laut.



Kolom

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!