Ekonomi
Share this on:

Mansek Perkuat Pasar, Ekspansi Regional

  • Mansek Perkuat Pasar, Ekspansi Regional
  • Mansek Perkuat Pasar, Ekspansi Regional

JAKARTA - Mandiri Sekuritas (Mansek) terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri pasar modal Indonesia dengan mewujudkan rencana strategisnya untuk berekspansi secara regional. Mandiri Sekuritas resmi memperkenalkan Mandiri Securities Pte Ltd (Mandiri Securities Singapore), anak perusahan yang dimiliki secara penuh, sebagai bagian dari institusi finansial terbesar di Indonesia.

Pada awal 2017, anak usaha Bank Mandiri ini mendapatkan lisensi Jasa Pasar Modal (Capital Markets Services) dari Monetary Authority of Singapore (MAS), yaitu Deal in Securities (Bond & Equities) dan Advise on Corporate Finance. Dengan berdirinya Mandiri Securities Singapore, Mandiri Sekuritas menjadi satu-satunya investment bank Indonesia yang memiliki lisensi dan kapabilitas untuk melakukan bisnis pasar modal di Singapura, termasuk menangani penerbitan obligasi internasional G3 (obligasi dengan tiga mata uang global, yaitu dolar Amerika Serikat, yen, dan euro).

?Mandiri Sekuritas senantiasa mengembangkan bisnis utamanya dengan melihat berbagai peluang di industri pasar modal, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di industri pasar modal regional. Kehadiran Mandiri Securities Singapore merupakan rencana strategis jangka panjang kami untuk mengambil peran yang lebih besar di kancah regional,? kata Silvano Rumantir, Direktur Utama Mandiri Sekuritas, di Jakarta, belum lama ini.

Managing Director Mandiri Sekuritas Laksono Widodo mengatakan, Singapura merupakan salah satu hub bisnis internasional yang merupakan pasar yang sangat potensial bagi Mandiri Sekuritas untuk memperluas jaringan distribusi regional. ?Ke depan, Mandiri Securities Singapore akan menjadi mitra strategis bagi Pemerintah dan korporasi dalam mencari pendanaan di pasar modal internasional,? imbuhnya.

CEO Mandiri Securities Singapore Asad Haque mengatakan, Mandiri Securities Singapore siap untuk melakukan bisnis. ?Kami melihat adanya peluang yang unik dalam melakukan sinergi di Bank Mandiri Group yang memiliki reputasi dan hubungan erat dengan Pemerintah dan basis klien korporat yang besar. Kami yakin bahwa Mandiri Securities Singapore memiliki semua keunggulan yang dibutuhkan untuk berperan aktif mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menjajaki pasar internasional, serta memiliki andil dalam pertumbuhan dan perkembangan usaha di Indonesia,? ujarnya.

Pada Maret 2017, Mandiri Securities Singaporesukses menyelesaikan mandat perdana sebagai Joint Lead Manager & Bookrunner untuk penerbitan Global Sukuk Republik Indonesia. Global Sukuk senilai total US$3 miliar dengan tenor masing-masing 5 tahun dan 10 tahun tersebut sukses disambut pasar internasional yang terlihat dari kelebihan permintaan hingga US$10,9 miliar dengan predikat negative new issue premium. Catatan yang membanggakan adalah, transaksi perdana yang dilaksanakan Mandiri Securities Singapore tersebut diterbitkan oleh Pemerintah.

Selanjutnya, Mandiri Securities Singapore juga sukses melaksanakan penerbitan obligasi korporat internasional dalam mata uang dolar AS yang pertama dari PT Saka Energi Indonesia pada April 2017. Transaksi senilai US$625 juta yang bertenor 7 tahun tersebut mencatatkan kelebihan permintaan hingga 7 kali.

?Kami menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dilakukan, namun ini merupakan awal yang sangat baik bagi Mandiri Securities Singapore. Kami sangat optimistis untuk terus meningkatkan bisnis regional dengan pipeline yang menjanjikan,? tutup Asad. (ers/jpg)

Berita Sebelumnya

Selamat Tinggal Era Rahasia Bank
Selamat Tinggal Era Rahasia Bank

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pasar Tanggapi Dingin Kenaikan Rating

Pasar Tanggapi Dingin Kenaikan Rating

Pasar modal Indonesia tidak cukup bergairah dalam merespons kenaikan peringkat utang dari Moody’s.


Ekspansif, Pengembang Bidik End User dan Kalangan Bisnis

Ekspansif, Pengembang Bidik End User dan Kalangan Bisnis

Pengembang properti tetap ekspansif menyasar pasar.


Pasar Alat Kesehatan Indonesia 2018 Tembus Rp13,5 Triliun

Pasar Alat Kesehatan Indonesia 2018 Tembus Rp13,5 Triliun

Pasar alat kesehatan (Alkes) tahun ini diperkirakan melampaui USD 1 miliar, setara Rp13,5 triliun.


Pemerintah Terbitkan Sukuk Global USD 3 Miliar

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global USD 3 Miliar

Pemerintah kembali menerbitkan sukuk global di pasar internasional senilai USD 3 miliar atau sekitar Rp 40,5 triliun (kurs Rp13.500).


Investor Panen Hasil Investasi

Investor Panen Hasil Investasi

Otoritas pasar modal mengklaim investor tengah menikmati 'panen' hasil inveatasi.


Perkuat Industri Berbasis Sumber Daya Alam

Perkuat Industri Berbasis Sumber Daya Alam

Ekspor 2017 masih bisa tumbuh 9,09 persen. Namun, kinerja tersebut masih kalah apabila dibandingkan dengan negara-negara tetangga.


Pasar Modal Butuh Dukungan

Pasar Modal Butuh Dukungan

Dukungan industri teknologi finansial atau financial technology (fintech) untuk pasar modal dinilai masih kurang.


Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial

Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial

Tegal rupanya menjadi daerah yang menjanjikan bagi pangsa pasar lembaga pembiayaan.


Pacu Bisnis Syariah di Timur

Pacu Bisnis Syariah di Timur

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus melakukan ekspansi ke Indonesia bagian Timur.


Kepercayaan Asing Dorong Peningkatan Investasi

Kepercayaan Asing Dorong Peningkatan Investasi

Pasar modal Indonesia begitu 'seksi' di mata dunia. Tahun ini saja, indeks harga saham gabungan (IHSG) berkal-kali mencetak rekor baru.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!