Ekonomi
Share this on:

Pelindo III Perbesar Bisnis Non Kepelabuhanan

  • Pelindo III Perbesar Bisnis Non Kepelabuhanan
  • Pelindo III Perbesar Bisnis Non Kepelabuhanan

SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berupaya memperbesar bisnis nonjasa kepelabuhanan. Dirut PT Pelindo III Ari Askhara menyatakan, peluang untuk menggenjot pendapatan dari bisnis jasa kepelabuhanan makin terbatas.

Tiga layanan utama dalam jasa kepelabuhanan mencakup terminal penumpang, jasa tunda dan pandu untuk kapal, serta bongkar muat barang.

’’Kami tidak bisa hanya mengandalkan itu,’’ katanya di sela pelantikan direksi anak perusahaan dan pimpinan cabang di Gapura Surya Nusantara, kemarin. Sektor yang bakal ditekuni, antara lain, bidang energi yang bekerja sama dengan Pertamina dan PLN.

Ke depan, ada pula ekspansi bisnis ke BUMN kepelabuhanan lainnya. Misalnya, penawaran kerja sama operasionalisasi kapal tunda. Tahun ini, akan datang 15 kapal tunda baru.

Dengan demikian, perseroan memiliki total 90 kapal tunda. Kini, komposisi pendapatan dari jasa kepelabuhanan sekitar 70 persen. Sisanya 30 persen dari non kepelabuhanan. ’’Tahun depan, targetnya, yang non bisa naik hingga 40 persen,’’ ucapnya.

Untuk mengejar target tersebut, pihaknya berancang-ancang memperluas bisnis ke sektor logistik alat berat yang terintegrasi. Mayoritas pendapatan kepelabuhanan berasal dari bongkar muat barang dengan porsi 70 persen.

Sisanya dari kapal sekitar 27 persen dan penumpang sekitar 3 persen. Hingga semester pertama tahun ini, arus peti kemas di lingkungan Pelindo III tercatat tumbuh 3 persen jika dibandingkan dengan periode 2016. (res/c18/sof/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Induk Sevel Fokus Bisnis Alkes

Induk Sevel Fokus Bisnis Alkes

Manajemen Modern Internasional (MDRN) memenuhi panggilan direksi Bursa Efek Indonesia (BEI).


Peruri Kembangkan Bisnis Digital Sekuriti

Peruri Kembangkan Bisnis Digital Sekuriti

Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia mengembangkan bisnis internasional di bidang integrated secutity printing and system.


Waspadai Kredit Macet Perumahan Nonsubsidi

Waspadai Kredit Macet Perumahan Nonsubsidi

Bisnis properti diharapkan melesat pada kuartal kedua 2017, termasuk sisi penyaluran kredit.


Deposito Turun Pamor, Bank Garap Non Perbankan

Deposito Turun Pamor, Bank Garap Non Perbankan

Keterbukaan data nasabah perbankan untuk tujuan perpajakan diyakini tidak membuat nasabah makmur kabur.


Perbankan Tertekan Perlambatan Bisnis

Perbankan Tertekan Perlambatan Bisnis

Angka kredit macet atau non-performing loan (NPL) perbankan masih meninggi. Pada Maret 2017, NPL berada di posisi 3,16 persen.


Bisnis Properti Tumbuh 10 Persen

Bisnis Properti Tumbuh 10 Persen

Bisnis properti di wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan terus bergeliat tahun ini.


Bankir Bilang Bisnis Wakaf Perkuat Ekonomi

Bankir Bilang Bisnis Wakaf Perkuat Ekonomi

Wakaf belum banyak dimanfaatkan sebagai bisnis model baru bagi umat Islam.


Sasar Pertumbuhan 300 Persen

Sasar Pertumbuhan 300 Persen

Panorama JTB Tours Indonesia mematok pertumbuhan bisnis 300 persen. Proyeksi itu paling banter bakal dicapai hingga 5 tahun mendatang.


Tak Ada Alasan Stop Produksi

Tak Ada Alasan Stop Produksi

Baru saja bangkit karena isu perbaikan harga, Oktober lalu, bisnis batu bara diprediksi kembali menghadapi tantangan setahun ke depan.


Pertamina Kejar Target di 2017

Pertamina Kejar Target di 2017

PT Pertamina (Persero) mengandalkan bisnis hulu minyak dan gas bumi (migas) untuk mengejar target pendapatan pada 2017.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!