Ekonomi
Share this on:

Perpres Segera Direvisi, SPBU Wajib Jual Premium

  • Perpres Segera Direvisi, SPBU Wajib Jual Premium
  • Perpres Segera Direvisi, SPBU Wajib Jual Premium

JAKARTA - Pemerintah akhirnya merespons keluhan tentang banyaknya SPBU yang tidak menjual premium. Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja Puja menuturkan, pemerintah segera merevisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Dengan perubahan itu, setiap SPBU wajib menyediakan premium. ”Direvisi supaya mencapai BBM Satu Harga itu. Nah, revisinya sedang disiapkan, sudah hampir selesai,” ujarnya di gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Wirat menjelaskan revisi perpres tersebut sudah memasuki tahap final. Dalam perpres yang berlaku saat ini, penyediaan premium dan solar hanya ditugaskan pemerintah ke Pertamina untuk wilayah luar Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

Sementara itu untuk Jamali, penugasan hanya untuk solar. Premium dinyatakan bukan sebagai BBM penugasan. Sebelumnya, dalam rapat kerja antara Komisi VII DPR dan menteri ESDM awal pekan ini, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menyebutkan, Pertamina memiliki 5.480 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sebanyak 1.094 SPBU di antaranya tidak menjual premium. SPBU yang tidak menjual premium tersebut terdiri atas 800 SPBU di wilayah Jamali dan 294 di luar Jamali.

Direktur Pemasaran Pertamina M. Iskandar menjelaskan, tidak adanya premium di 20 persen dari total seluruh SPBU disebabkan Perpres Nomor 191 Tahun 2014 yang menggolongkan premium di Jamali sebagai bahan bakar umum seperti pertamax dan pertalite.

Karena itu, Pertamina tidak memiliki kewajiban untuk menyediakan premium di SPBU wilayah tersebut. Premium merupakan BBM penugasan untuk SPBU di luar Jamali.

Sejalan dengan hal itu, Iskandar menjelaskan, perkembangan program BBM satu harga sampai dengan semester I 2017 masih menunjukkan kemajuan. Hingga kini, ada 21 titik yang menerapkan program BBM Satu Harga. ”Itu update terakhir saat Juni. Waktu itu kan baru 14, sekarang sudah 21,” katanya.

Pertamina sebagai BUMN sektor migas ditugaskan mengadakan BBM Satu Harga di 50 titik sepanjang tahun ini. ”Masih on track. Ini masuk progres ke 50-an sekian tahun ini,” ujar Iskandar. (dee/c25/sof/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Awas, Indonesia Bisa Kehilangan Pasar Minyak Sawit di India

Awas, Indonesia Bisa Kehilangan Pasar Minyak Sawit di India

Indonesia bisa kehilangan pasar di India jika pemerintah tidak segera melakukan negosiasi bilateral.


Induk Sevel Jual Aset untuk Tutupi Utang

Induk Sevel Jual Aset untuk Tutupi Utang

PT Modern Sevel Indonesia (MSI) menjual aset-asetnya kepada kreditor.


Sebentar Lagi Gajian, Masyarakat Minta ATM Segera Normal

Sebentar Lagi Gajian, Masyarakat Minta ATM Segera Normal

Sebagian besar Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sejak beberapa hari ini tidak bisa digunakan. Hal itu terkait gangguan di satelit Telkom 1.


Pemerintah Diminta Atur Harga Acuan Garam

Pemerintah Diminta Atur Harga Acuan Garam

Harga jual garam sering kali anjlok saat musim panen tiba.


RUU Redenominasi Masuk Prolegnas

RUU Redenominasi Masuk Prolegnas

Kemenkeu bakal segera mengajukan usulan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi atau penyederhanaan nilai rupiah.


Setelah Lebaran, Harga Premium dan Solar Berpotensi Naik

Setelah Lebaran, Harga Premium dan Solar Berpotensi Naik

Pemerintah berencana mengevaluasi harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya premium dan solar.


Fee Top Up E-Money Tak Boleh Kemahalan

Fee Top Up E-Money Tak Boleh Kemahalan

Legalitas penarikan biaya (fee) dari aktivitas isi ulang (top up) saldo uang elektronik akan segera dikeluarkan Bank Indonesia (BI).


Tiongkok dan Australia Disinyalir Tempat Nyaman Simpan Harta

Tiongkok dan Australia Disinyalir Tempat Nyaman Simpan Harta

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggaransi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mampu memburu data wajib pajak (WP) hingga Singapura dan Hong Kong.


Pertamina Ingin Bensin dan Solar Naik Juli Nanti

Pertamina Ingin Bensin dan Solar Naik Juli Nanti

PT Pertamina (Persero) berharap ada kenaikan harga jual BBM jenis solar dan premium pada Juli mendatang.


Pajak Tak Perpanjang Deadline SPT WP Badan

Pajak Tak Perpanjang Deadline SPT WP Badan

Akhir pekan ini, tepatnya pada 30 April 2017, adalah batas akhir pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak bagi wajib pajak (WP) badan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!