Kriminal
Share this on:

Anak Tiri Diperkosa 20 Kali sampai Hamil Lima Bulan

  • Anak Tiri Diperkosa 20 Kali sampai Hamil Lima Bulan
  • Anak Tiri Diperkosa 20 Kali sampai Hamil Lima Bulan

Jailani (43), petani warga Bangka Selatan ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

TOBOALI - Jailani (43), petani warga Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang berusia 12 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Tersangka ditetapkan tersangka oleh aparat kepolisian Polsek Payung dan dikenai Pasal 81 Ayat 2 dan Pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2013 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara. Saat ini tersangka diamankan di ruang tahanan Mapolres Basel guna menghindari amukan massa.

Untuk diketahui korban anak di bawah umur itu adalah anak tiri tersangka dari istri kedua tersangka. Kejadiannya itu sejak dari bulan Maret 2016 lalu dan baru terkuak pada Selasa (10/1) lalu. Tersangka melakukan perbuatan bejatnya sebanyak 20 kali hingga korban hamil lima bulan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dan tespack (positif) hamil.

Tersangka melakukan aksi pertamanya itu di dalam kamar saat istrinya sedang tertidur lelap di ruangan depan tv. Namun, aksi pertama itu tidak membuahkan hasil lantaran 'airnya' tersangka keluar lebih dulu. Selain di dalam kamar rumah 14 kali, tersangka juga melakukan aksi bejatnya itu di dalam kamar mandi empat kali serta kebun lada dua kali.

Awalnya tersangka cuma mencium pipi dan meraba-raba bagian tubuh anak tirinya sehingga dan kemudian timbullah rasa nafsu. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh tetangganya yang merasa curiga melihat tubuh korban, terutama pada bagian perut agak berisi. Kemudian, tetangganya itu memberitahukan ke ibu kandung korban sembari menyarankan agar korban dibawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Nah, dari itulah terungkap bahwa korban hamil lima bulan dan korban mengakui dicabuli ayah tirinya sendiri dan langsung diberitahukan ke ayah kandung korban sehingga ayah kandung korban melaporkan hal itu ke Polsek Payung.

"Iman ku dak kuat sehingga ku tergoda melihat anak tiri ku sendiri," ucap Jailani saat ditemui Babel Pos sebelum masuk ke ruangan tahanan Polres Basel, Rabu (11/1) sore.

Jailani mengakui, nafsunya tak terbendung lagi saat melihat anak tirinya yang masih berusia 12 tahun itu. "Di rumah lah kejadian e, di dalam kamar, pertama ku paksa, istri dak tahu, due puluh kali dari tahun kemaren. Selain lakukan di rumah, juga di kebun dan di wc," kata Jailani menambahkan anak tirinya itu ikut bersamanya sejak dari usia 5 tahun.

"Dak pernah ku ngancam, cuma ade sekali ku bilang same die (anak, Red.) jangan sampai dikasih tau mamaknya bae. Ku kasih duit Rp10 ribu, die nangis merintih, dakde ku ngancam nek bunuh, ku nyesel, ku sayang same anak ku, bini ku marah dengan kejadian ni," jelas Jailani yang mengaku kesehariannya bekerja sebagai buruh tani di kecamatan Pulau Besar.

Ia mengatakan, selama menikah dengan istri keduanya tidak mendapatkan anak. Kalau dengan istri pertama mendapatkan anak 3 orang yang saat ini sudah besar-besar semua. "Anak kandung saya 3 orang, sudah selesai kuliah 1 orang dan 2 orang masih SMA. Anak tiri ini masih SD, anak dari istri kedua," ucapnya sembari menunduk malu seraya mengakui bahwa istri keduanya itu masih aktif dan sering memberikan jatah untuk berhubungan badan.

"Istri masih sering kasih jatah. Iman ku tergoda dan dirasuki iblis sampai ku melakukan terhadap anak tiri. Dak pernah ku nonton film porno, dan anak ku pun pakaiannya biase bae, dak pakai baju yang seksi-seksi," tuturnya. (tom/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Gilir ABG selama Enam Tahun, Ayah dan Anak Terancam Kebiri

Gilir ABG selama Enam Tahun, Ayah dan Anak Terancam Kebiri

Setelah beberapa hari dilaporkan, akhirnya dua pelaku pemerkosaan yang terdiri dari ayah dan anak dibekuk Satreskrim Polres Metro Bekasi.


Janin Lima Bulan Dibuang, Nyangkut di Saluran Alir

Janin Lima Bulan Dibuang, Nyangkut di Saluran Alir

Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya.


Kenalan di Facebook, Dihamili, Siswa SMK Polisikan Pacarnya

Kenalan di Facebook, Dihamili, Siswa SMK Polisikan Pacarnya

Siswi salah satu SMK di Kota Tasikmalaya melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya atas dugaan pencabulan.


Setubuhi Anak Bawah Umur, Maradona Berurusan Dengan Polisi

Setubuhi Anak Bawah Umur, Maradona Berurusan Dengan Polisi

Cabuli anak bawah umur, Maradona berurusan dengan jajaran Sat Reskrim Polres Bengkayang.


Cabuli Pacarnya yang Masih SMA Berulang Kali Seorang Pria Dipenjara

Cabuli Pacarnya yang Masih SMA Berulang Kali Seorang Pria Dipenjara

Status baru pacaran, tapi tabiatnya sudah seperti suami istri. Agus (23) pun harus berurusan dengan polisi.


Mantan Koki Internasional Diduga Cabuli Belasan Siswa

Mantan Koki Internasional Diduga Cabuli Belasan Siswa

Satuan Reskrim Polres Mataram ditangkap Warga Negara Asing (WNA) asal Italia yang diduga sebagai pelaku pencabulan anak dibawah umur.


Dasar Anak Durhaka, Ibu Sendiri kok Dirampok

Dasar Anak Durhaka, Ibu Sendiri kok Dirampok

Malin kundang anak durhaka. Cerita yang ngetop di Pulau Sumatera hingga melagenda itu cocok menggambarkan tabiat Sahri, 41 tahun asal Sekadau ini.


Gas Melon Bocor, Ibu-Anak Sekarat Terpanggang

Gas Melon Bocor, Ibu-Anak Sekarat Terpanggang

Tragis dialami Murniayati (31) dan Maulidya Dwi Aryani (4). Tubuh ibu dan anak itu nyaris tewas, akibat kompor gas yang meledeak.


Bejat! Pria Ini Cabuli Gadis Bawah Umur Lebih 50 Kali Sejak Mei 2016

Bejat! Pria Ini Cabuli Gadis Bawah Umur Lebih 50 Kali Sejak Mei 2016

Jajaran Polres Sambas meringkus Tjhu Bui Tshan. mencabuli gadis bawah umur berinisial MRA Sambas.


Diminta Matikan Kompor, Anak Bacok dan Gorok Leher Ibu Kandungnya sampai Tewas

Diminta Matikan Kompor, Anak Bacok dan Gorok Leher Ibu Kandungnya sampai Tewas

Tak terima disuruh orang tuanya mematikan kompor saat memasak, Dimas (18) berbuat keji terhadap ibu kandungnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!