Kriminal
Share this on:

Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA

  • Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA
  • Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA

SEKADAU - Biadab. Mungkin kata ini yang pantas disematkan kepada Vinsensius Kresensius Yohanes Duan (33), warga Desa Sandai Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang. Bermodus melakukan pengobatan dengan doa dan terapis, pria yang tinggal sementara di Dusun Sunkap Desa Semadu Kecamatan Belitang Hilir, Sekadau ini mencabuli tiga siswi kelas 2 SMP dan seorang siswi SMA.

Celakanya, kasus pencabulan terhadap keempat korban itu dilakukan pelaku di rumah R, salah seorang orangtua korban. Korbannya berinisial ER (14), EE (14), dan ML (13). Sedangkan seotang korban lagi belum diketahui identitasnya, karena belum diperiksa polisi.

?Korban yang terakhir ini, pelajar SLTA. Ia masih berada di kampung. Jadi belum kita panggil,? kata Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Muhammad Ginting SH kepada wartawan di markasnya, kemarin.

Menurut Ginting, kasus pencabulan ini terjadi pada 2 Mei lalu sekitar pukul 16.00. Waktu itu, ibu salah seorang korban berinisial R memanggil pelaku ke rumah untuk mengobati ketiga korban. Vinsesnsius memang dikenal sering mengobati warga yang sakit.

Sesampai di rumah, pelaku kemudian meminta salah seotang korbannya, MY masuk ke kamar. Pelaku kemudian mengunci pintu kamar. ?Di situlah pelaku melancarkan aksinya,? ujar Ginting.

Setelah korban pertama keluar, selanjutnya korban kedua EE. Perbuatan yang sama juga dialami korban ketiga, ER. Begitu juga korban berikutnya. Mereka berempat dicabuli secara bergiliran dalam satu hari.

?Di kamar, pelaku meremas (meraba) payudara korban. Kemudian jari pelaku dimasukan ke vagina masing-masing korban,? papar Ginting.

Sementara terhadap korban lainnya, pelaku sempat melakukan persetubuhan. ?Tapi ini baru sebatas pengakuan pelaku,? tambah Ginting.

Anehnya lagi, saat perbuatan itu dilakukan, R orangtua salah satu korban hanya terpaku menunggu di luar kamar. Setelah melakukan aksinya, pelaku pun pulang.

Beberapa hari kemudian, pada 16 Mei, R melaporkan kejadian itu ke Mapolres Sekadau. ?Sore itu juga, kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku,? imbuh Ginting.

Kepada polisi, pelaku mengakui semua perbuatanya. Pelaku mengatakan dia memang memiliki kemampuan untuk mengobati orang. ?Entah mungkin waktu pengobatan itu, pelaku tergoda,? yakin Ginting.

Saat ini pelaku sudah mendekam di tahanan Mapolres Sekadau. Polisi sudah meminta keterangan saksi dan menyita barang bukti berupa tiga helai baju dan tiga helai celana milik korban. Polisi juga sudah melakukan visum terhadap korban.

?Pelaku kita ancam dengan Undang-Undang Perlindungan Anak,? tegas Ginting.

Mantan Kapolsek Sungai Tebelian, Sintang itu mengimbau agar para orangtua untuk mengawasi pergaulan anaknya, agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. ?Saya ingatkan, mari kita para orangtua untuk proaktif mengawasi pergaulan anak-anak kita. Dan lebih berhati-hati terhadap orang di sekitar kita. Apalagi orang yang baru dan belum kita kenal,? sarannya.

Orangtua salah seorang korban, R mengatakan, waktu itu mereka seperti tidak sadar dengan perbuatan pelaku. ?Mulut saya seperti terkunci,? kata R kepada polisi.

Ditemui Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group) di Mapolres Sekadau, Vinsensius tampak lesu. Dia mengaku menyesal sudah mencabuli siswi SMP dan SMA. ?Saya khilaf dan menyesal,? kata Vinsensius.

Vinsensius mengatakan, untuk mengelabui korbannya, pelaku mengatakan bahwa di tubuh korban ada hal buruk. Syaraf-syarafnya ada yang rusak dan harus disebumbuhkan dengan diraba dan dipegang alat vitalnya.

?Waktu awal mau dipegang itu, memang ada yang tidak mau. Tapi saya bilang, untuk pengobatan,? sambung Vinsensius.

Enntah apa lagi yang dilakukan Vinsensius, ternyata para korbannya manut saja. ?Itu saya lakukan di dalam kamar,? ucapnya.

Diakuinya, dari keempat korban, tiga orang hanya diraba. Hanya seorang korban saja yang disetubuhinya. ?Tapi tidak masuk,? akunya. (bdu/jpg)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Bobol Indomaret, Empat Pencuri Didor, Seorang Tewas

Bobol Indomaret, Empat Pencuri Didor, Seorang Tewas

Empat pembobol minimarket roboh diterjang timah panas Tim Vipers Polresta Tangerang Selatan (Tangsel).


Baru Satu Ronde, Pasang Kekasih Terjaring Razia di Kamar Hotel

Baru Satu Ronde, Pasang Kekasih Terjaring Razia di Kamar Hotel

Jajaran Polsek Kota Baru menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Senin (13/11) malam.


Terpengaruh Alkohol, Enam Pria Cabuli Gadis ABG

Terpengaruh Alkohol, Enam Pria Cabuli Gadis ABG

Aksi pencabulan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Subang.


Saat Rekonstruksi, Manager Pabrik Mercon Dicemooh Warga

Saat Rekonstruksi, Manager Pabrik Mercon Dicemooh Warga

Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota menggelar rekonstruksi kasus kebakaran pabrik petasan Tangerang, kemarin.


Empat Pengamen Jalanan Diamankan, Anak Punk Lari

Empat Pengamen Jalanan Diamankan, Anak Punk Lari

Empat pengamen yang menggunakan boneka dalam aksinya, diamankan anggota Polsek Taman saat melakukan patroli.


Tersesat di Hutan, Pelajar SMA Ini Tujuh Hari Tak Makan Minum

Tersesat di Hutan, Pelajar SMA Ini Tujuh Hari Tak Makan Minum

Setelah hampir seminggu menghilang di hutan, akhirnya siswa SMKN 1 Mendawai bernama Nurohman (17) berhasil ditemukan pada Sabtu (4/11).


Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

Petugas Satlantas Polres Subang terpaksa mengamankan dua pria berinisial ARS dan ATS dalam Operasi Zebra Lodaya, kemarin.


Cemburu Lalu Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Dihukum 8 Tahun

Cemburu Lalu Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Dihukum 8 Tahun

Akibat cemburu dan menikam korban Dina (istrinya) sampai meninggal dunia, terdakwa Rm divonis 8 tahun penjara.


Kalah Berantem, Tetangga Ditusuk Dada, Leher, dan Pantatnya Hingga Tewas

Kalah Berantem, Tetangga Ditusuk Dada, Leher, dan Pantatnya Hingga Tewas

Hanya penyesalan yang bisa dirasakan Darsah (30), pelaku pembunuhan terhadap tetangganya sendiri yang juga satpam lokalisasi.


Hendak Mancing Malah Temukan Mayat Pria Membusuk

Hendak Mancing Malah Temukan Mayat Pria Membusuk

Sehari sebelum penemuan mayat perempuan di Sungai Malang Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan, juga telah ditemukan mayat seorang laki-laki.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!