Kriminal
Share this on:

Cabuli Pacarnya yang Masih SMA Berulang Kali Seorang Pria Dipenjara

  • Cabuli Pacarnya yang Masih SMA Berulang Kali Seorang Pria Dipenjara
  • Cabuli Pacarnya yang Masih SMA Berulang Kali Seorang Pria Dipenjara

PONTIANAK - Status baru pacaran, tapi tabiatnya sudah seperti suami istri. Agus (23) pun harus berurusan dengan polisi dan dijeblos ke tahanan Mapolresta Pontianak, kemarin.

Agus tak bakalan berurusan dengan hukum, kalau dia tidak meniduri pacarnya yang masih berusia 17 tahun dan berstatus siswi SMA. Dia menyetubuhi pacarnya berinisial AG pada pertengahan Maret 2016 lalu, pukul 22.00. Modusnya, merayu pacarnya dan menidurinya.

“Saat menjemput kekasihnya, Agus meminta izin kepada orangtua korban,” jelas AKP Heri Purnomo, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pontianak di markasnya, kemarin.

Agus membawa kekasihnya ke komplek terminal Angkot di daerah Punggur, Sungai Kakap, Kubu Raya. Di depan toko bangunan, pemuda 23 tahun ini memulai aksinya menyetubuhi korban.

“Tak hanya sekali, tetapi tiga kali,” jelas Heri.

Merasa AG tak ingin kehilangannya, Agus kembali menjemput korban di kediaman orangtuanya. AG kembali dicabuli pada pertengahan April 2016 sekitar pukul 23.30.

Kali ini di Jalan Raya Parit Deraman. AG digagahi di kebun langsat warga yang sepi.

“Tak berhenti sampai di situ. Tersangka kembali menggagahi korban untuk yang ke tiga kalinya, Jumat, 26 Agustus 2016 sekira pukul 09.00,” ungkap Heri.

Aksi persetubuhan yang dilakukan Agus terhadap pacarnya, akhirnya diketahui oleh orangtua AG. Tak terima anak gadisnya digagahi, Agus dilaporkan ke kantor polisi.

“Agus sudah kita periksa dan dia mengakui perbuatannya,” papar Heri.

Tersangka Agus dijerat pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

“Kita telah memeriksa saksi dan melakukan visum terhadap korban. Jika semuanya sudah lengkap, maka segera dilimpahan ke kejaksaan,” jelas Heri. (zrn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Edarkan Narkoba, Delapan Pagawai Honorer Dipecat

Edarkan Narkoba, Delapan Pagawai Honorer Dipecat

Dishub KotaTangerang pekan depan akan memecat delapan pagawai honorer yang terlibat peredaran narkoba yang kini ditahan Polrestro Tangerang.


Astaghfirullohaladzim... Korek Gas pun Ada yang Palsu

Astaghfirullohaladzim... Korek Gas pun Ada yang Palsu

Waspadalah... Waspadalah! Korek gas yang Anda beli bisa jadi barang yang berbahaya.


12 Kapal Terbakar, Tiga Tukang Cat Terluka

12 Kapal Terbakar, Tiga Tukang Cat Terluka

Musibah kebakaran kapal masih berlangsung hingga kemarin. Api masih membakar sisa-sisa badan kapal.


Ngebut, Mobil Dihantam Kereta, PNS Tewas Mengenaskan

Ngebut, Mobil Dihantam Kereta, PNS Tewas Mengenaskan

Seorang PNS) di wilayah DKI Jakarta, Tio Pursetio (44), tewas mengenaskan setelah mobilnya diseret Kereta Api Ekspres Jaka Tingkir 147.


Pistol Meletus, Polisi Dihukum 21 Hari Penjara

Pistol Meletus, Polisi Dihukum 21 Hari Penjara

Sanksi harus diterima Brigadir Irwan Lombu. Anggota Unit Lantas Polsek Curug itu selain ditunda kenaikan pangkatnya juga harus mendekam 21 dipenjara.


Diduga Mesum di WC Masjid Komplek Brimob, Pasangan Digerebek

Diduga Mesum di WC Masjid Komplek Brimob, Pasangan Digerebek

Cerita tentang sepasang kekasih yang diduga berbuat mesum di tempat umum juga terjadi di Cirebon.


Gendeng! Kakek Tega Cabuli Cucu Tirinya

Gendeng! Kakek Tega Cabuli Cucu Tirinya

Mengaku khilaf dan pasrah, SU (46) alias Ipul mau tidak mau harus berhadapan dengan pihak kepolisian.


Empat Pelaku Penusukan di malam Takbiran Dibekuk

Empat Pelaku Penusukan di malam Takbiran Dibekuk

Keseluruhan pelaku penusukan yang mengakibatkan Edi Budi Santoso (27), akhirnya berhasil dibekuk Polres Magelang Kota.


Setubuhi ABG, Sopir Diancam Kurungan dan Denda Rp5 Miliar

Setubuhi ABG, Sopir Diancam Kurungan dan Denda Rp5 Miliar

Polres Magelang kembali mengamankan pemuda yang dilaporkan telah menyetubuhi gadis di bawah umur.


Belum Sebulan, Sudah Ada Tujuh Kasus Pencabulan

Belum Sebulan, Sudah Ada Tujuh Kasus Pencabulan

Kabupaten Sambas masih diselimuti kasus pencabulan. Parahnya lagi, belum sebulan, polisi sudah menangani tujuh kasus.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!