Kriminal
Share this on:

Dibayar Pakai Uang Palsu, PSK Lapor Polisi

  • Dibayar Pakai Uang Palsu, PSK Lapor Polisi
  • Dibayar Pakai Uang Palsu, PSK Lapor Polisi

CILACAP - Dn (20), warga Jalan Krawangsari Kelurahan Donan, Cilacap Tengah ini tak menyangka jika harus berurusan dengan polisi. Lelaki yang pada Rabu (29/3) malam sekitar pukul 23.30 berkencan dengan PSK di eks Lokalisasi Slarang ini justru masuk bui. Dia ditangkap lantaran membayar PSK tersebut dengan uang palsu.

"RR alias Dn ditangkap saat sedang berada di tempat parkir kendaraan sepeda motor di sekitar eks lokalisasi Slarang," kata Kapolsek Kesugihan AKP Asep Kusnadi, kemarin.

Dn memang tak menyangka dia bakal ditangkap. Buktinya, usai berkencan, dia merasa aman-aman saja dan nongkrong di parkiran lokalisasi. Sayang, PSK yang melayani nafsu Dn merasa kaget dengan hasil uang diterimanya.

Kebetulan, saat itu ada anggota Polsek Kesugihan yang melakukan patroli di eks lokalisasi Slarang di Desa Slarang Kecamatan Kesugihan. Petugas yang langsung mendapatkan laporan pun langsung menangkap pelaku.

Dn tak berkutik saat petugas berhasil menyita uang palsu pecahan 50.000 dengan nomer seri AAU519860 sebanyak lima lembar. Bahkan dia juga punya pecahan 20.000 dengan nomer seri AAP25811 sebanyak delapan lembar.

Dn pun langsung dicecar oleh unit Reskrim Polsek Kesugihan. Dia mengakui uang pecahan 50 ribuan palsu dari AB alias Mad (19), tetangganya. Tak mau kehilangan buruan lainnya, polisi pun langsung menangkapnya.

?Awalnya, uang palsu hanya untuk koleksi. Namun Dn malah minta untuk membayar PSK. Akhirnya saya berikan tiga lembar pecahan 50 ribuan,? kata pelaku AB alias Mad yang menceritakan kisahnya hingga terbongkar sendiri.

Pelaku mengakui uang palsu diperolehnya dari kenalannya yang mengaku bernama Tomi, warga Batam, Riau saat bertemu di Salatiga dengan jumlah lima lembar uang kertas palsu pecahan 50 ribuan dan delapan lembar uang kertas pecahan palsu 20 ribuan.

Dn kepada polisi mengakui membayar PSK dengan menggunakan uang palsu, karena dia tidak mempunyai uang asli untuk membayar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 36 Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomor 07 tahun 2011 tentang mata uang dan atau pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. (fjr/ttg/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Duh, Pemuda Tanggung Ini Ikut Salat untuk Curi Kotak Amal Masjid

Duh, Pemuda Tanggung Ini Ikut Salat untuk Curi Kotak Amal Masjid

Polres Brebes berhasil menciduk seorang pemuda pelaku pencurian uang kotak amal masjid di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.


Edarkan Sabu, Janda Muda Kepergok Polisi

Edarkan Sabu, Janda Muda Kepergok Polisi

Polres Ponorogo panen tangkapan kurir sabu-sabu. Dua pelaku asal Madiun diringkus saat hendak mengedarkan serbuk haram itu di wilayah Ponorogo.


Dendam Tawuran, ABG Terluka Parah Dicelurit

Dendam Tawuran, ABG Terluka Parah Dicelurit

Dani alias Peyek (20), kini harus mendekam di sel tahanan polisi. Dia ditangkap lantaran mencelurit Heri Purnomo (16), sehingga terluka parah.


Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Perilaku seks menyimpang Bripka EA dilampiaskan ke tiga anaknya. Tidak hanya sekali, berulang kali dilakukan selama dua tahun terakhir.


Delapan Siswa Asyik Pesta Miras Digerebek Polisi

Delapan Siswa Asyik Pesta Miras Digerebek Polisi

Delapan pelajar yang sedang pesta miras di dalam kamar kos-kosan di Kota Purwodadi digerebek anggota Sabhara Polres Grobogan kemarin.


Asyik Gelar Judi Tiongpie, Tiga Buruh Digerebek

Asyik Gelar Judi Tiongpie, Tiga Buruh Digerebek

Sebuah Pos Kamling yang biasa dijadikan sebagai arena judi Tiongpie berhasil digerebek polisi.


Gawat, Polisi kok Bantu Edarkan Sabu

Gawat, Polisi kok Bantu Edarkan Sabu

Lagi-lagi, institusi Polri tercoreng oleh ulah anggota.


Rebutan Lahan Parkir, Edy Beset Juli Pakai Cutter

Rebutan Lahan Parkir, Edy Beset Juli Pakai Cutter

Edy Mulyono (44), warga Kelurahan Siantan Hilir, Pontianak Utara ini membeset dada sebelah kiri (rusuk) Juliyansa (41)' menggunakan pisau cutter.


Sakit Hati saat Kencan, Pemuda Gay Bunuh Teman Prianya

Sakit Hati saat Kencan, Pemuda Gay Bunuh Teman Prianya

Seorang pemuda, Rah (17), warga Indramayu diamankan polisi, karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Mukana (48) yang merupakan teman kencannya.


Polisi Bongkar Distribusi Obat Kuat Palsu

Polisi Bongkar Distribusi Obat Kuat Palsu

Pelaku sindikat pengedar dan pemroduksi obat kuat ilegal dibongkar aparat Polda Jateng.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!