Kriminal
Share this on:

Diduga Epilepsinya Kambuh, ABG Ditemukan Tewas Terapung

  • Diduga Epilepsinya Kambuh, ABG Ditemukan Tewas Terapung
  • Diduga Epilepsinya Kambuh, ABG Ditemukan Tewas Terapung

ULUJAMI - Warga digegerkan dengan penemuan jazad seorang pemuda berusia 19 tahun yang terapung di Sungai Sembilangan Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Jazad laki-laki yang diketahui bernama Sarkum, warga Dusun Karangdempel RT 1 RW1 Desa Tasikrejo Kecamatan Ulujami tersebut ditemukan sudah dalam kondisi membujur kaku dengan posisi tengkurap.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, korban ditemukan oleh warga di Sungai Sembilangan dan langsung dilaporkan ke perangkat Desa Kaliprau. Tidak lama warga yang lainpun berdatangan termasuk petugas dari Polsek Ulujami dan tim medis dari Puskesmas Ulujami.

Petugas dibantu warga melakukan evakuasi jazad korban dan langsung dinaikkan ke darat. Beradasarkan pengecekan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh dr Hendratno, korban terdapat luka di pelupuk mata kanan dan telinga yang diduga akibat gigitan binatang liar.

"Secara umum tidak ada tanda-tanda penganiayaan," jelas dr Hendratno.

Identifikasi lainnya yang berhasil ditemukan adalah korban menggunakan kaos bewarna merah dan celana pendek warna hitam dalam kondisi melorot sampai lutut saat ditemukan.

Sementara itu ayah korban, Pudiyono mengatakan, Kamis malam (1/12) sekitar pukul 20.00 WIB, anaknya meninggalkan rumah dengan menaiki sepeda. Namun sampai malam belum kembali sehingga dilakukan pencarian oleh keluarga dan belum juga ditemukan. Hingga akhirnya ada laporan yang menemukan anaknya di sungai.

"Korban mempunyai riwayat penyandang epilepsi, termasuk dua adiknya," kata dia.

Diperoleh informasi, bahwa keluarga Pudiyono memiliki kebiasaan jika akan buang air besar (BAB) dilakukan di Sungai Sembilangan yang berjarak kurang lebih 500 meter dari rumahnya. Sehingga ayah korban meyakini anaknya kambuh epilepsinya saat BAB di sungai hingga diduga jatuh dan akhirnya ditemukan meninggal. Dari kejadian tersebut, keluarga menerimanya sebagai musibah. (rid/ela)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Diduga Gagal Move On, Mahasiswa Pilih Gantung Diri

Diduga Gagal Move On, Mahasiswa Pilih Gantung Diri

"Selamat jalan semuanya," begitu kicauan terakhir Faisal Buheli (22), warga Gorontalo Utara melalui akun Facebooknya, Jumat (16/2) pukul 20.20 Wita.


Cekcok, Pemuda Tewas Ditembak dari Belakang

Cekcok, Pemuda Tewas Ditembak dari Belakang

Sadis, seorang pemuda ditemukan tewas dengan tubuh luka tembak di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/2).


Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Peristiwa yang dialaminya membuat Ra trauma. Siswi sebuah SMA negeri di Bandarlampung ini takut untuk sekolah dan bertemu guru yang dilaporkan melecehkannya.


Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya

Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Adegium ini cocok disematkan kepada Jupiter Ndun (47).


Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Tiga dari empat orang yang diduga satu keluarga ditemukan tewas terbunuh di Kota Tangerang, kemarin.


Sadis, Pejarah Warung Cekik Bocah hingga Tewas

Sadis, Pejarah Warung Cekik Bocah hingga Tewas

Aparat Polres Jakarta Timur masih mengejar pelaku pembunuhan seorang anak masih berusia 5 tahun bernama Febrianto (5).


Hendak Begituin ABG, Malah Babak Belur Dimassa

Hendak Begituin ABG, Malah Babak Belur Dimassa

Meski sudah berumur, nafsu AH (57) masih seperti anak muda.


Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Apes benar nasib oknum Anak Baru Gede (ABG) berinisial ER (16).


Kepala Dibenturkan ke Tembok, Balita Tewas

Kepala Dibenturkan ke Tembok, Balita Tewas

Setelah melakukan penyelidikan selama 1 x 24 jam, akhirnya polisi menguak penyebab tewasnya Winda Wulansari (balita berusia 1,5 tahun).


Diduga Dianiaya, Balita Tewas Mengenaskan

Diduga Dianiaya, Balita Tewas Mengenaskan

Dugaan kasus kekerasan terhadap balita (bayi di bawah lima tahun, Red) kembali terjadi. Kali ini, kasus itu menimpa Winda Wulansari (berusia 1,5 tahun).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!