Kriminal
Share this on:

Diduga Lakukan Pemerasan, Empat Oknum Polisi Jalani Patsus

  • Diduga Lakukan Pemerasan, Empat Oknum Polisi Jalani Patsus
  • Diduga Lakukan Pemerasan, Empat Oknum Polisi Jalani Patsus

BANDARLAMPUNG - Empat oknum anggota Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Lampung yang diduga terlibat pemerasan menjalani penempatan khusus (patsus). Kasus tersebut ditangani bidpropam hingga lima hari ke depan.

Kapolda Lampung Irjen Sudjarno menegaskan, kasus tersebut masih dirposes. Terus kami proses. Keempatnya masih diperiksa di propam sampai lima hari ke depan,? kata Sudjarno, kemarin.

Dilanjutkan, empat oknum polisi itu, yakni YH, FJ, FI, dan YO tidak diperbolehkan bertugas. ?Kita sekarang menggunakan patsus (penempatan khusus) dengan hukuman pelanggaran disiplin. Jadi, status keempatnya masih terperiksa di Propam,? sebut dia.

Sebelumnya empat oknum anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung tersebut diperiksa terkait dugaan pemerasan. Mereka diamankan di wilayah Pringsewu.

Sudjarno mengungkapkan, Bidpropam masih mendalami keterlibatan keempatnya. ?Apakah mereka dalam rangka tugas. Misalnya kalau benar dalam rangka tugas akan kita tanyakan surat tugasnnya. Apa benar mereka sudah sering melakukan pemerasan, itu yang masih kita dalami,? ujarnya.

Dari informasi yang diperoleh Radar Tanggamus (Jawa Pos Grup), keempat oknum anggota intel itu mengendarai Nissan Grand Livina putih B 2848 SDF. Kendaraan mendatangi warung kelontong milik Daud alias Butung (50) di Pekon Pasirukir Kecamatan Pagelaran Pringsewu, Selasa (20/6) pukul 21.00 WIB.

Kepala Pekon Pasirukir Darwis Eka Laya mengatakan dari informasi yang diterimanya, salah seorang penumpang turun membeli rokok. Kemudian ada yang mengeluarkan senjata api. "Istri pemilik warung yang panik langsung berteriak maling," ungkap Darwis.

Diteriaki maling, mereka langsung tancap gas ke arah Pringsewu. Warga kemudian berinisiatif mengejar mobil tersebut hingga mobil masuk Polsek Pringsewu.

Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili menyatakan keempat anggota tersebut dibawa ke Polda Lampung. Informasi yang berkembang, lanjut dia, ada dugaan oknum polisi terlibat pemerasan dengan modus menangkap warga di Pringsewu. Penangkapan itu dengan tudingan bandar togel.

Salah seorang yang di duga menjadi korban Sutowo (45) warga pekon Lugusari, kecamatan Pagelaran. Dia dituding sebagai bandar togel. Dia pernah ditangkap oleh 2 orang tidak dikenal dirumahnya "Kejadiannya 23 November 2016 lalu," kata Sutowo. (yud/c1/ais/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Rebut Pistol Polisi, Pembunuh Balita Didor

Rebut Pistol Polisi, Pembunuh Balita Didor

Setelah menjadi buronan polisi selama tujuh hari, akhirnya pelaku pembunuhan anak pemilik warung di Pasar Rebo, Jakarta Timur, berhasil dicokok polisi.


Diduga Gagal Move On, Mahasiswa Pilih Gantung Diri

Diduga Gagal Move On, Mahasiswa Pilih Gantung Diri

"Selamat jalan semuanya," begitu kicauan terakhir Faisal Buheli (22), warga Gorontalo Utara melalui akun Facebooknya, Jumat (16/2) pukul 20.20 Wita.


Cabuli Penumpangnya, Sopir Taksi Online Ditembak

Cabuli Penumpangnya, Sopir Taksi Online Ditembak

Angrizal Noviandi alias Rizal (30), terpaksa ditembak polisi. Pasalnya, dia berusaha kabur saat dilakukan pengembangan penyidikan.


Empat Bulan Kredit, Motor Dibawa Kabur Janda Muda

Empat Bulan Kredit, Motor Dibawa Kabur Janda Muda

Baru empat bulan dibeli dengan cara kredit, motor milik Ansori dibawa kabur oleh seorang perempuan.


Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Peristiwa yang dialaminya membuat Ra trauma. Siswi sebuah SMA negeri di Bandarlampung ini takut untuk sekolah dan bertemu guru yang dilaporkan melecehkannya.


Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya

Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Adegium ini cocok disematkan kepada Jupiter Ndun (47).


Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Tiga dari empat orang yang diduga satu keluarga ditemukan tewas terbunuh di Kota Tangerang, kemarin.


Usai Dilecehkan, Oknum Guru Beri Siswinya Rp50 Ribu

Usai Dilecehkan, Oknum Guru Beri Siswinya Rp50 Ribu

Tidak terima dengan perlakuan yang diterima Ra (15), anaknya, Su, warga Tanjungkarang Pusat, melaporkan dugaan pelecehan seksual ke Polresta Bandarlampung.


Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Apes benar nasib oknum Anak Baru Gede (ABG) berinisial ER (16).


Bawa Narkoba, Carik Ditangkap Polisi

Bawa Narkoba, Carik Ditangkap Polisi

Satuan Narkoba Polres Kerinci, meringkus WA alias pak Sasa (33), yang tak lain merupakan Sekretaris Desa Tanjung Bungo, Kayu Aro, Kerinci.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!