Kriminal
Share this on:

Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa

  • Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa
  • Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa

Ratusan warga di sekitar Jalan Setro Gang VI berkumpul untuk menghajar ramai-ramai seorang pria yang diduga pelaku curanmor.

SURABAYA - Ratusan warga di sekitar Jalan Setro Gang VI semburat dari rumah mereka. Mereka berkumpul untuk menghajar ramai-ramai seorang pria yang diduga merupakan pelaku aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Akibatnya, pria yang mengaku bernama Feri tersebut tewas, kemarin setelah sempat mendapatkan perawatan di IRD RSUD dr Soetomo Surabaya. Pria yang belum diketahui identitas dan tempat tinggalnya itu tewas akibat luka parah yang dialami di sekujur tubuhnya setelah diamuk massa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), kasus curanmor itu bermula saat Feri diduga hendak melakukan aksi curanmor di sebuah rumah kontrakan di Jalan Setro VI. Sasarannya motor Kawasaki Ninja yang diparkir di rumah kontrakan milik Bambang.

Belum sempat membawa kabur motor ber-cc besar itu, aksinya dipergoki oleh Khotijah, salah satu penghuni kontrakan. Karena aksinya ketahuan, Feri pun pura-pura tidur telentang di depan motor Ninja.

Namun anehnya, saat itu sepeda motor tersebut sudah bergeser dari posisi semula. Meski melihat keanehan itu, namun Khotijah tidak langsung curiga.

Bahkan, dia malah menegur Feri yang tiduran di teras rumah. Tak disangka, Feri pun sempat memperkenalkan namannya. Khotijah lantas menanyakan bagaimana Feri bisa masuk ke dalam kontrakan dan kepentingannya ada di rumah itu.

Saat itu, Feri menjawab jika dia adalah teman Bambang. Dia berdalih Bambang lah yang menghubunginya dan membukakan pintu kontrakan. Mendapat pengakuan itu, Khotijah pun membiarkan Feri yang kemudian pamit untuk pergi meninggalkan rumah.

Penasaran, Khotijah lantas menanyakan keberadaan Feri kepada Bambang, pemilik rumah. Bambang pun mengaku jika dia tidak kenal dengan orang bernama Feri dan dia merasa tidak mengundang apalagi membukakan pintu kepada pemuda tersebut.

Curiga dengan keberadaan pemuda bernama Feri itu, warga sekitar Jalan Setro VI lantas ribut. Apalagi, Khotijah juga menyebutkan ciri-ciri Feri kepada semua warga.

Uniknya karena diduga aksinya yang pertama tidak dicurigai, Fery kembali ke rumah kontrakan tersebut. Diduga, dia hendak mengulang aksinya untuk mencuri motor Ninja yang sempat tertunda.

Tapi karena cirri-cirinya sudah dikenali, begitu berdiri di depan rumah kontrakan itu, Fery dipergoki oleh Bambang. Kali ini, pria bertubuh kurus itu langsung diteriaki maling.

Teriakan itu sontak mengundang warga berdatangan dan mengamankan Feri. Tidak hanya itu, warga yang sudah terprovokasi dan terpancing emosinya lantas menghajar Feri habis-habisan.

Aksi penganiayaan terduga pelaku curanmor ini lantas didengar oleh anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari yang langsung terjun ke TKP. Untuk mengevakuasi dan menyelamatkan Feri dari amuk massa, anggota harus bekerja ekstra keras.

Sebab, ratusan warga yang geram terus memukul dan menendang tubuh Feri meski dia sudah dalam kondisi tidak berdaya. Bahkan, anggota yang berusaha mengamankannya sempat terkena pukulan warga.

Petugas akhirnya berhasil menyelamatkan terduga pelaku ini dari kerumunan warga. Feri sempat dibawa ke Mapolsek Tambaksari, sebelum akhirnya dilarikan ke IRD RSUD dr Soetomo karena kondisinya kritis dan butuh perawatan medis.

Setelah sempat dirawat, Feri akhirnya tewas. "Terduga pelaku ini tewas sekitar pukul 05.00, Senin pagi," terang Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, AKP Faridha Ariyani, saat dikonfirmasi.

Faridha mengaku belum mengetahui identitas sebenarnya Feri dan apa benar dia pelaku aksi curanmor atau bukan. Dia hanya tahu identitas pemuda yang diperkirakan berumur 34 tahun itu dari warga.

Hingga berita ini dibuat, jenazah Feri masih berada di kamar mayat RSUD dr Soetomo. "Kami masih mengumpulkan informasi terkait asal usul terduga pelaku itu untuk penyelidikan lebih lanjut," tandas Faridha. (yua/jay/muj)


Berita Sejenis

Ditangkap Polisi, Pemuda Bertato Bantah Gauli Kekasihnya

Ditangkap Polisi, Pemuda Bertato Bantah Gauli Kekasihnya

Terduga pelaku pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, RS membantah dirinya memperkosa kekasihnya sendiri berinisial AN (16).


Perampok Setrum Korban, Warga Ditodong Pistol

Perampok Setrum Korban, Warga Ditodong Pistol

Aksi pelaku kriminalitas semakin menjadi-jadi di Kota Medan.


Innalillahi... Ditinggal Kekasihnya Jadi TKW, Pemuda Pilih Kendat

Innalillahi... Ditinggal Kekasihnya Jadi TKW, Pemuda Pilih Kendat

Sedih ditinggal pergi sang kekasih ke Singapura, membuat seorang pemuda frustasi.


Pacaran di Kuburan, Eh... Siswi SMP Digilir Dua Pemuda

Pacaran di Kuburan, Eh... Siswi SMP Digilir Dua Pemuda

Begitu banyak lokasi di Kota Pontianak untuk berpacaran. Namun Bunga dan pacarnya lebih memilih kuburan Tionghoa untuk tempat memadu kasih.


Salip Truk, Pengendara Beat Tewas Terlindas

Salip Truk, Pengendara Beat Tewas Terlindas

Upaya Asep Darmawan (32), warga Dukuh Tanjungrejo Desa Natar Kecamatan Natar Lampung Selatanuntuk mendahului kendaraan di depannya tidak berhasil.


Biadab! Diikat di Pohon Rambutan, Bocah 13 Tahun Lalu Dicabuli

Biadab! Diikat di Pohon Rambutan, Bocah 13 Tahun Lalu Dicabuli

Sudirman (28), pelaku pencabulan terhadap bocah di bawah umur ternyata menyimpan rasa suka kepada NAR (13), selaku korban.


Ke Hotel dengan Teman Prianya, Ibu Muda Tewas dengan Kepala Teredam di Ember

Ke Hotel dengan Teman Prianya, Ibu Muda Tewas dengan Kepala Teredam di Ember

Seorang wanita berkulit putih tewas mengenaskan di penginapan kelas melati Helvicona, Jalan Bunga Pancur Siwa, Medan Tuntungan, kemarin.


Seorang Penghuni Kos Menghilang, Ada Bayi Membusuk

Seorang Penghuni Kos Menghilang, Ada Bayi Membusuk

Warga dihebohkan dengan penemuan bayi yang sudah tidak bernyawa dan membusuk di belakang indekos.


Gara-gara Rokok, Gelandangan Tewas Ditusuk Jantungnya

Gara-gara Rokok, Gelandangan Tewas Ditusuk Jantungnya

Hanya lantaran persoalan sepele, seorang gelandangan senior tega menikam temannya sendiri sesama gelandangan yang masih yunior.


Jual Pil Koplo, Wanita Paro Baya Dicokok Polisi

Jual Pil Koplo, Wanita Paro Baya Dicokok Polisi

Seorang wanita parubaya berinisial EL (48) ditangkap anggota Polsek Wiradesa karena menjual pil dextro di sebuah warung kelontong miliknya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!