Kriminal
Share this on:

Edan! Gadis 14 Tahun Digilir Delapan Pria, Tiga Pelaku Masih di Bawah Umur

  • Edan! Gadis 14 Tahun Digilir Delapan Pria, Tiga Pelaku Masih di Bawah Umur
  • Edan! Gadis 14 Tahun Digilir Delapan Pria, Tiga Pelaku Masih di Bawah Umur

SAMBAS - Gadis 14 tahun, sebut saja Bunga digilir delapan pria, Sabtu (7/1). Di antara pelaku ada yang masih di bawah umur.

Kapolsek Tebas AKP Supriadi mengatakan, kasus tersebut dilaporkan orangtua Bunga. “Kami mendapatkan laporan terkait aksi pencabulan terhadap anak bawah umur. Pelapornya orangtua korban yang berinisial M ke Mapolsek Tebas,” kata AKP Supriadi, kemarin.

Jajaran Polsek Tebas langsung mencari keberadaan tujuh pelaku. Mereka akhirnya diringkus di lokasi berbeda. Semua pelaku warga KecamatanTebas.

Mereka adalah Rahmat (19), Bartiawan (20), Padil (24), dan bocah bawah umur berinisial Is (15) serta Ro (17). Mereka semua merupakan warga Desa Pangkalan Kongsi Kecamatan Tebas.

Kemudian Misda (20), warga Desa Tebas Sungai dan anak bawah umur berinisial Pi (17), warga Desa Batu Makjage. Polisi masih mencari keberadaan pelaku Buntal dan sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Mereka semua sudah kita tahan di Mapolsek Tebas,” tegas AKP Supriadi.

Diceritakan Kapolsek, Sabtu (7/1) sekira pukul 21.00, Bunga bertemu dengan Bartiawan dan Ro di Jalan Raya Dusun Sebebal Paruk, Desa Batu Makjage. Korban dibawa jalan-jalan mengendarai sepeda motor oleh Bartiawan dan berhenti di tempat sepi. Kemudian dibawa ke sebuah pondok kebun.

“Korban dicium dan disetubuhi oleh Bartiawan layaknya suami istri,” katanya.

Setelah puas melampiaskan nafsunya, Bartiawan membawa Bunga ke tempat kawan-kawannya ngumpul. Kemudian Bunga dibawa jalan-jalan oleh Is dan Buntal. Gadis bawah umur ini juga dibawa ke tempat sepi dan bersemak di pinggir jalan. Buntal pun mencabuli korban, setelah itu giliran Is.

“Selanjutnya datang Padil dan Rahmat yang dijemput oleh Buntal. Keduanya juga mencabuli korban. Rahmat melakukan lebih dulu dan diikuti oleh Padil,” jelas AKP Supriadi.

Tak lama Ro datang dan melakukan hal yang sama. Setelah puas, Ro langsung pergi dari lokasi pencabulan. Kemudian Misda dan Pi datang ke lokasi untuk melampiaskan nafsunya.

“Setelah digilir oleh pelaku, korban dibawa oleh Misda ke rumahnya di Jalan H. Said Desa Tebas Sungai. Bunga kembali diperlakukan layaknya suami istri oleh Misda di rumahnya,” ungkap AKP Supriadi.

Minggu (8/1) sekira pukul 07.00, Bunga menceritakan apa yang baru dialaminya kepada orangtuanya. Tak terima anak gadisnya digilir, orangtua Bunga melapor ke Mapolsek Tebas.

Para pelaku dijerat pasal 81 jo pasal 76D UU Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

“Kita masih melalukan pendalaman kasus dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kita juga akan melakukan visum terhadap korban,” jelas Kapolsek. (sai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ditinggal Istrinya Bekerja, Kakek 63 Tahun Malah Cabuli ABG

Ditinggal Istrinya Bekerja, Kakek 63 Tahun Malah Cabuli ABG

SN, kakek berusia 63 tahun, mencabuli ABG (anak baru gede) sebut saja bernama Mawar (13), saat ditinggal istrinya bekerja di pabrik rambut.


Buron Sembilan Hari, Pemerkosa ABG Ditembak Mati

Buron Sembilan Hari, Pemerkosa ABG Ditembak Mati

Setelah buron selama sembilan hari, akhirnya pria bernama Wahyu, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan berhasil ditembak mati polisi.


368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar

368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar

Operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Mapolresta Pontianak sejak 26 Mei-9 Juni lalu menjaring 368 pelaku kejahatan maupun penyakit masyarakat.


Tak Dikasih Uang Pelangkah, Balita Keponakannya Dibantai hingga Tewas

Tak Dikasih Uang Pelangkah, Balita Keponakannya Dibantai hingga Tewas

Teka-teki pembunuh Siti Anggun, balita berusia 3 tahun asal Bogor akhirnya terkuak.


Mesum, Enam Orang Digerebek, Satu Pasang Sedang Bercumbu Ria

Mesum, Enam Orang Digerebek, Satu Pasang Sedang Bercumbu Ria

Polres Sekadau kembali menjaring tiga pasangan bukan suami istri saat menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat), Selasa (6/6) malam lalu.


Tiga Siswa SMA Rampas Hape untuk Bayar SPP

Tiga Siswa SMA Rampas Hape untuk Bayar SPP

Tiga siswa salah satu SMA swasta di Surabaya ditangkap polisi, lantaran menjambret di Jalan Kembang Jepun.


Remas Payudara Pengendara Motor, Bapak Satu Anak Terancam Penjara Lima Tahun

Remas Payudara Pengendara Motor, Bapak Satu Anak Terancam Penjara Lima Tahun

Ada ada saja perbuatan AW (32), warga Desa Bunigeulis Kecamatan Mekar Kabupaten Kuningan nekat meremas payudara seorang gadis.


Diduga Mabuk Lem, Bocah 12 Tahun Tusuk Neneknya

Diduga Mabuk Lem, Bocah 12 Tahun Tusuk Neneknya

Bocah berusia 12 tahun berinisial Z, tega menikam R (70), yang merupakan nenek kandungnya sendiri.


Didakwa Bunuh Tetangganya, Bapak Anak Dituntut 11 Tahun

Didakwa Bunuh Tetangganya, Bapak Anak Dituntut 11 Tahun

Dua terdakwa pembunuhan Syafriadi warga Jagabaya II, Wayhalim, Bandarlampung dituntut sebelas tahun dan enam bulan penjara oleh jaksa.


Berduaan di Kamar Penginapan dengan Janda Muda, Oknum Guru Digerebek

Berduaan di Kamar Penginapan dengan Janda Muda, Oknum Guru Digerebek

Setiap menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat), selalu saja ada pelaku mesum yang digerebek jajaran Polres Sekadau.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!