Kriminal
Share this on:

Gagal Bisnis Penggandaan Uang, Oknum Dosen Terlibat Penculikan

  • Gagal Bisnis Penggandaan Uang, Oknum Dosen Terlibat Penculikan
  • Gagal Bisnis Penggandaan Uang, Oknum Dosen Terlibat Penculikan

SELONG - LAI (56) dosen fakultas hukum salah Universitas Mataram (Unram) ditangkap polisi. Dia diduga terlibat penculikan bersama tiga orang rekannya. LAI ditangkap di kediamannya di kediamannya di desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Lombok Tengah, Senin (17/4) sekitar pukul 13.00 Wita.

Keterlibatan LAI dalam kasus yang menyeretnya ke proses hukum bermula dari keinginannya menggandakan uangnya. LAI lalu menyerahkan uang yang jumlahnya hingga Rp90 juta kepada orangtua korban berinisial FN (25), warga Dusun Kwangsawi Desa Pengadangan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur untuk digandakan.

Namun hal tersebut tidak berhasil sehingga berujung pada ketidakpuasan pelaku. Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Reskrim AKP Antonius Faebuadodo menjelaskan pelaku yang tidak puas, lalu mengatur strategi dengan dalih ingin bertemu dengan orang tua korban untuk membahas masalah penggandaan uang.

Akhrinya terjadi pertemuan antara pelaku dengan orang tua korban di Masbagik Timur, Kamis lalu (13/4). Saat pertemuan tersebut, orangtua korban mengajak korban untuk menemui pelaku.

Setelah bertemu, lalu pelaku ingin membawa paksa orangtua korban namun dihalangi oleh korban. Orangtua korban berhasil lari dan melepaskan diri. ''Akhirnya korbanlah yang dibawa dan di sekap oleh pelaku sebagai jaminan,'' ungkap Antonius, kemarin.

Saat itu, LAI ditemani LS (47) dan LP (46), ketiganya merupakan warga Rebila Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dan satu lagi pelaku berinisial PH (50), warga Dusun Nenggung Barat Desa Paokmotong Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.

Saat membawa korban sambung Antonius, pelaku mengaku sebagai anggota buser dan intel yang akan membawa korban ke Polda NTB. Namun sesampai di perempatan Mantang Lombok Tengah, para pelaku belok kiri ke arah selatan menuju rumah pelaku LAI sebagai tempat penyekapan.

Orangtua korban lalu melaporkan kasus penyekapannya anaknya. Setelah 4 hari penyekapan, polisi menangkap para pelaku. ?Para pelaku penculikan ditangkap di tempat yang berbeda, di mana tiga orang pelaku ditangkap di rumah LAI. Saat dilakukan penangkapan di rumah tersebut juga ada korban yang sedang disekap. Sementara pelaku PH ditangkap di tempat terpisah di Kecamatan Keruak,? jelasnya.

Disampaikan pula, berdasarkan keterangan dari korban, pelaku sebelumnya menelpon ayah korban dan meminta sejumlah uang sebagai tebusan sebanyak Tp60 juta. ?Mengenai uang yang diminta apakah senilai dengan uang yang akan digandakan untuk saat ini kita tidak fokus kesana.Kita hanya fokus pada kasus penculikannya saja,? paparnya.

Polisi sudah menahan tiga pelaku termasuk LAI di Polres Lombok Timur. Sementara satu lagi pelaku berinisial PH masih dijadikan sebagai saksi. (cr/wan/jpg)



Berita Sejenis

Melawan setelah Dicekik, Mahasiswi Cantik Gagal Diperkosa

Melawan setelah Dicekik, Mahasiswi Cantik Gagal Diperkosa

Seorang mahasiswi Pontianak, SA, nyaris diperkosa Jamal, tak lain teman dekatnya, Senin (11/12) sekira pukul 00.30 Wib.


Sebabkan Belasan Orang Luka Berat, Pengemudi Avanza Jadi Tersangka

Sebabkan Belasan Orang Luka Berat, Pengemudi Avanza Jadi Tersangka

Polisi memeriksa pengemudi Mobil Toyota Avanza, yang terlibat kecelakaan dengan Toyota Kijang dan mengakibatkan 14 orang mengalami luka berat.


Perampok Lain ATM Mandiri di Gandaria Diburu

Perampok Lain ATM Mandiri di Gandaria Diburu

Polisi masih terus mengembangkan penyidikan kasus perampokan uang yang hendak diisi ke dalam mesin ATM di Gandaria pada Jumat (8/12) lalu.


Setelah Dicabuli, Enam Siswi SD Cantik Diberi Uang Tutup Mulut

Setelah Dicabuli, Enam Siswi SD Cantik Diberi Uang Tutup Mulut

Tukang kebun SD, Madkur (46), mencabuli enam siswi salah satu SD di Surabaya Barat.


Gagal Njambret, Bacok tangan korban Lalu Rampas Motor

Gagal Njambret, Bacok tangan korban Lalu Rampas Motor

Dua penjambret sekaligus perampas motor sadis dibekuk Reskrim Polsek Kenjeran, Polrestabes Pelabuhan Tanjung Perak.


Kasus Guru Pukul Murid Segera Disidang

Kasus Guru Pukul Murid Segera Disidang

Kasus penganiyaan terhadap siswa yang diduga dilakukan oleh oknum guru di SMA Negeri 3 Palu, dalam waktu dekat segera disidangkan.


Oknum Guru Ngaku Dirampok, Ternyata Uang Rp35 Juta untuk Judi

Oknum Guru Ngaku Dirampok, Ternyata Uang Rp35 Juta untuk Judi

Seorang oknum guru di Lamandau akhirnya berurusan dengan hukum.


Simpan Sabu, Kapospol Tanah Tinggi Diciduk Propam

Simpan Sabu, Kapospol Tanah Tinggi Diciduk Propam

Tudingan keterlibatan oknum polisi terlibat jaringan peredaran narkoba ada benarnya.


Terlibat Pengeroyokan, Seorang Remaja Diciduk, Dua Buron

Terlibat Pengeroyokan, Seorang Remaja Diciduk, Dua Buron

Seorang pemuda Mi Alias Irfan (17), warga Pekalongan terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum lantaran terlibat dalam kasus pengeroyokan.


Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

Dua Institusi TNI di Tarakan Adu Jotos, Pangdam Selidiki Langsung Penyebabnya

Pascakericuhan yang melibatkan oknum dua institusi TNI, Kodam VI/Mulawarman langsung bergerak cepat menyelesaikan persoalan.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!