Kriminal
Share this on:

Gara-gara Rokok, Gelandangan Tewas Ditusuk Jantungnya

  • Gara-gara Rokok, Gelandangan Tewas Ditusuk Jantungnya
  • Gara-gara Rokok, Gelandangan Tewas Ditusuk Jantungnya

Hanya lantaran persoalan sepele, seorang gelandangan senior tega menikam temannya sendiri sesama gelandangan yang masih yunior.

JAKARTA - Hanya lantaran persoalan sepele, seorang gelandangan senior tega menikam temannya sendiri sesama gelandangan yang masih yunior. Hal itu membuat korban rubuh berlumuran darah segar dan tewas saat dilarikan ke rumah sakit.

Beruntung warga yang melihat penusukan itu langsung bergerak cepat dengan segera menangkap pelaku penusukan Waras Sunarko (52), sementara korbannya Agus Misianto (22), dilarikan ke rumah sakit oleh warga.

Sayangnya korban yang mengalami luka tusuk di bagian dada kiri nyawanya tak tertolong lagi saat dilarikan ke rumah sakit. Korban tewas karena kehabisan darah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan kejadian penusukan itu pada Senin malam (3/4) sekitar pukul 23.30 WIB malam, di Jalan Ciliman Kelurahan Cikini Kecamatan Menteng Jakarta Pusat.

Awalnya pelaku dan korban tengah menenggak minuman keras sambil bercakap-cakap ringan. Lantaran rokok yang mereka hisap habis, lantas Waras selaku yang lebih senior sebagai gelandangan memberikan uang Rp5 ribu seraya menyuruh Agus agar membeli rokok.

Setelah mengantungi uang dari Waras, lantas Agus beranjak pergi untuk membeli rokok di warung yang hanya berjarak sekitar 100 meter di ujung Jalan Ciliman.

Namun tak lama Agus kembali seraya mengatakan kepada Waras kalau warung rokok tersebut sudah tutup. Namum Waras yang sangat yakin kalau warung rokok itu buka menduga Agus telah membohonginya.

Namun Agus bersikeras mengatakan kalau warung rokok sudah tutup, di mana hal ini membuat Waras tersinggung lantaran merasa dibohongi sesama gelandangan yang merupakan juniornya.

Karena keduanya sudah dalam keadaan teler minuman keras, sementara Waras yang sudah kalap langsung memukul Agus. Namun Agus yang lebih muda dengan gesit menghindar dan langsung balik balas memukul.

Beberapa pukulan telak Agus mendarat di wajah Waras, sehingga membuatnya kewalahan dan akhirnya jatuh terlentang. "Dia (Waras) marah-marah dan melakukan pemukulan terhadap korban (Agus). Namun korban melakukan perlawanan hingga pelaku justru yang dipukul sampai babak belur dan jatuh," terang Kombes Prabowo Argo di Mapolda Metro Jaya, kemarin.

Dilanjutkan Argo, perkelahian di antara dua gelandangan itu mengundang perhatian warga sekitar. Seorang warga bernama Timotius yang melihat perkelahian itu langsung datang dengan maksud melerai keduanya.

"Nah pada saat hendak didamaikan, keduanya masih saja cekcok. Dan tiba-tiba pelaku menusuk korban menggunakan badik. Akibat tusukan tersebut korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri," ujar Argo.

Warga setempat yang sudah ramai berkumpul dan menyaksikan penusukan itu langsung melarikan korban ke Unit Gawat Darurat RSCM di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat. Namun begitu Agus tiba di di RSCM, tim dokter menyatakan kalau Agus sudah meninggal dunia, karena kehabisan darah, akibat tusukan badik menggores jantungnya.

Saat itu juga jazad Agus dievakuasi ke kamar mayat RSCM untuk menjalani otopsi. Aparat gabungan Polres Jakarta Pusat dan Polsek Menteng yang menerima laporan adanya pembunuhan itu langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku yang sudah diamankan warga terlebih dahulu.

Argo menegaskan, pelaku sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korbannya tewas dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (ind/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Salip Truk, Pengendara Beat Tewas Terlindas

Salip Truk, Pengendara Beat Tewas Terlindas

Upaya Asep Darmawan (32), warga Dukuh Tanjungrejo Desa Natar Kecamatan Natar Lampung Selatanuntuk mendahului kendaraan di depannya tidak berhasil.


Ke Hotel dengan Teman Prianya, Ibu Muda Tewas dengan Kepala Teredam di Ember

Ke Hotel dengan Teman Prianya, Ibu Muda Tewas dengan Kepala Teredam di Ember

Seorang wanita berkulit putih tewas mengenaskan di penginapan kelas melati Helvicona, Jalan Bunga Pancur Siwa, Medan Tuntungan, kemarin.


Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa

Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa

Ratusan warga di sekitar Jalan Setro Gang VI berkumpul untuk menghajar ramai-ramai seorang pria yang diduga pelaku curanmor.


Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas

Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas

Ingin memuaskan nafsu pacar, justru malapetaka yang didapat.


Minum Pestisida, Satu Keluarga Bunuh Diri

Minum Pestisida, Satu Keluarga Bunuh Diri

Satu keluarga tewas setelah menenggak racun pestisida merek Diazinon yang dicampurkan dengan minuman sprite, Kamis pagi (23/2).


Gas Melon Bocor, Ibu-Anak Sekarat Terpanggang

Gas Melon Bocor, Ibu-Anak Sekarat Terpanggang

Tragis dialami Murniayati (31) dan Maulidya Dwi Aryani (4). Tubuh ibu dan anak itu nyaris tewas, akibat kompor gas yang meledeak.


Diminta Matikan Kompor, Anak Bacok dan Gorok Leher Ibu Kandungnya sampai Tewas

Diminta Matikan Kompor, Anak Bacok dan Gorok Leher Ibu Kandungnya sampai Tewas

Tak terima disuruh orang tuanya mematikan kompor saat memasak, Dimas (18) berbuat keji terhadap ibu kandungnya.


Usai Pesta Arak, Pemuda Tewas

Usai Pesta Arak, Pemuda Tewas

Kasus kematian yang diduga berhubungan dengan minuman keras (Miras), kembali terjadi di Sekadau.


Nekat Hentikan Truk, Pria Tanggung Tewas Dikeroyok

Nekat Hentikan Truk, Pria Tanggung Tewas Dikeroyok

Gelar perkara kasus pengeroyokan tewasnya Anwar (30) dilakukan Polres HST, kemarin.


Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius

Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius

Hingga saat ini Polres Sanggau dan Polda Kalbar masih menyelidiki kasus pembunuhan Tumidi Yono, 35 yang tewas tanpa kepala.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!