Kriminal
Share this on:

Gilir ABG selama Enam Tahun, Ayah dan Anak Terancam Kebiri

  • Gilir ABG selama Enam Tahun, Ayah dan Anak Terancam Kebiri
  • Gilir ABG selama Enam Tahun, Ayah dan Anak Terancam Kebiri

BEKASI - Setelah beberapa hari dilaporkan, akhirnya dua pelaku pemerkosaan yang terdiri dari ayah dan anak dibekuk anggota Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. Kedua pelaku persetubuhan gadis berinisial IPF (16) yang masih saudaranya sendiri itu ditangkap di wilayah Jakarta Utara, Selasa (21/3).

Terkait penangkapan keduanya, Komnas Perlindungan Anak (PA) meminta kedua pelaku diberi hukuman kebiri. ?Hanya hukuman kebiri yang bisa membuat para pelaku jera,? terang Komisioner Komnas PA, Imaculate Umiyati saat hadir dalam gelar ungkap kasus itu di Mapolres Metro Bekasi Kota, kemarin.

Pemberian hukuman kebiri ini, kata Umiyati, agar para pelaku lainnya tidak akan ada lagi. ?Kuat kemungkinan kasus ini masih terus terjadi di tempati lain, bila saja hukumannya tidak memberikan efek jera kepada para pelakunya,? cetusnya.

Seperti diberitakan Indopos (Jawa Pos Group), tindak asusila yang dilakukan bapak dan anak itu terhadap korban yang berinisial IPF (16) mengalami trauma berkepanjangan. Dia digagahi oleh paman dan sepupunya sendiri sejak enam tahun lalu.

Kasus ini mulai terungkap ketika seorang guru sekolah IPF melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dengan nomor polisi LP/193/K/ISI/2017/ SPKT/Restro Bekasi Kota. Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Hero Bachtiar mengatakan, pelaku yang ditangkap adalah Budi Rahmat (56), yang merupakan paman korban dan Dicky Darmawan, 22 (sepupu korban).

Hero menjelaskan, kejadian ini bermula ketika orangtua korban yang juga adik istri Budi Rahmat menitipkan IPF diasuh oleh pelaku. Pasalnya, orangtua korban tinggal di daerah Sukamantri, Kabupaten Bogor.

Setelah dititipkan, sehari-hari korban tinggal di Kampung Bulak Asri Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi, sejak tahun 2006 lalu. Seiring waktu berjalan, tepatnya ketika korban duduk di kelas V SD Global Teknologi Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, paman korban mulai menggagahi IPF.

Peristiwa biadab itu terjadi sekitar tahun 2010 lalu. ?Hampir setiap malam, paman korban melakukan persetubuhan terhadap korban,? jelasnya.

Setiap meminta dilayani oleh korban, pelaku terus mengancam korban akan dipukul bila tak dituruti hasrat birahinya. Bahkan, tahun 2014 lalu, anak pelaku Dicky malah ikut melakukan persetubuhan terhadap korban. Dicky berusaha melakukan hal yang sama dengan ayahnya dengan merayu sepupunya itu agar menuruti keinginannya.

Hero menambahkan, korban sudah enam tahun digagahi oleh paman dan sepupunya tersebut. Menurutnya, terbongkarnya kasus ini setelah korban memberanikan diri bercerita kepada guru di sekolahnya yang curiga melihat tingkah laku korban.

Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat Pasal 81 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. ?Dengan ancaman paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara,? tandasnya. (dny/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

Sebuah pabrik dan gudang miras berkedok usaha vulkanisir ban di RT 7/RW 3, Dukuh Kauman, Desa Prambatan Lor, Kaliwungu, digerebek polisi kemarin.


Begini Jika Kapolres Adu Kuat dengan Anggotanya

Begini Jika Kapolres Adu Kuat dengan Anggotanya

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menggelar kompetisi bertajuk Strong Man Kapolres Cup Tahun 2018, pada 29 April mendatang.


Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli

Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli

Dua anak berusia belasan tahun menjadi korban persekusi di Kampung Rawa Bambu Besar Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.


Kompol Fahrizal Kerap Berhalusianasi dan Berilusi

Kompol Fahrizal Kerap Berhalusianasi dan Berilusi

Mantan Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Fahrizal yang menembak mati adik iparnya, Jumingan, saat ini masih menjalani observasi ahli forensik kejiwaan.


Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

Seorang penjual jamu ilegal di Kabupaten Tegal berhasil diringkus oleh petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang.


Asyik Ngamar di Kos, Enam Pasang Remaja Digerebek Polisi

Asyik Ngamar di Kos, Enam Pasang Remaja Digerebek Polisi

Enam pasangan bukan suami istri didobrak polisi saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Selasa (10/4) dinihari WIB.


Gendeng! Siswi SMP Nyaris Diperkosa Dua Temannya

Gendeng! Siswi SMP Nyaris Diperkosa Dua Temannya

Kejahatan seksual saat ini sudah mulai merambah terhadap anak remaja.


Sadis, Ayah Kandung Dianiaya Anaknya

Sadis, Ayah Kandung Dianiaya Anaknya

Sadis, seorang anak tega menganiaya bapaknya sendiri di rumahnya yang terletak di Perumahan Duta Kranji, Jalan Cendrawasih, Kecamatan Bekasi Barat.


Gegara Pinjam Motor 2 Hari, Tewas Dibantai Bapak dan Anak

Gegara Pinjam Motor 2 Hari, Tewas Dibantai Bapak dan Anak

Pembunuhan sadis terjadi di Dusun Watusetugel Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Selasa (3/4) petang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!