Kriminal
Share this on:

Gosipkan Kakak Kelas Hamil, Siswi SMK Babak Belur Digebuki

  • Gosipkan Kakak Kelas Hamil, Siswi SMK Babak Belur Digebuki
  • Gosipkan Kakak Kelas Hamil, Siswi SMK Babak Belur Digebuki

Seorang siswi SMK Timika sebut saja AF, babak belur dihajar dua kakak kelas, karena diduga menyebarkan gosip bahwa kakak kelasnya hamil.

TIMIKA - Seorang siswi SMK di Kota Timika sebut saja AF (16), babak belur dihajar dua kakak kelas, karena diduga menyebarkan gosip bahwa kakak kelasnya hamil.

“Ada teman yang kasih tahu ke kakak kelas itu, terus mereka datang pukul saya,” ujar Korban saat melaporkan kasus penganiayaan terhadapinya di Polres Mimika, kemarin.

Pengakuan korban saat ditemui Radar Timika mengatakan bahwa, hanya karena menebarkan gossip hamil dari mulut ke mulut akhirnya sampai ke telinga kakak kelas yang dituju, sehingga pelaku datang bersama beberapa temannya, dan langsung menganiaya dirinya di sekitar sekolah pada Jumat (20/1) lalu.

“Saya yang bilang kakak itu hamil, terus ada yang cerita, terus mereka dengar langsung datang pukul saya,” ujar AF siswi kelas satu tersebut.

Korban mengatakan, bahwa saat kejadian pemukulan tersebut hanya dilakukan oleh dua orang dengan tangan kosong. Namun yang datang itu ada enam orang. Dan diantara beberapa orang itu ada yang mencoba untuk menghalau, namun ada yang hanya duduk dan ada juga yang merekam kejadian tersebut.

Atas ejadian tersebut, ibu korban kemudian mengantar korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Saat ditemui di Mapolres Mimika, ibu korban mengaku bahwa anaknya dianiaya karena ada kecemburan persaingan di kelas, karena anaknya itu selalu masuk 10 besar, sehingga temanya cemburu sehingga menganiaya anaknya.

“Teman temannya itu cemburu karena anak ini biar tidak masuk sekolah, tapi selalu dapat rengking masuk 10 besar jadi mereka iri,” terangnya.

Sang ibu menceritakan bahwa anaknya itu babak belur saat anak tersebut pulang sekolah. Dan saat masuk ke rumah anak tersebut berjalan sambil tunduk tertutup topi dan rambut. Namun setelah dilepas baru diketahui wajah anaknya itu bengkak.

“Saya tanya dia, baru mengaku dipukul sama anak anak di sekolah,” ujanrya.

Lanjut ibu korban, selain dipukul anaknya juga diancam bahwa apabila anaknya itu sampai melaporkan penganiayaan tersebut ke polisi akan dipukul kalau masuk sekolah. Bukan hanya itu, beberapa kali terlihat teman-teman pelaku mondar-mandir dengan motor di depan rumah korban untuk mengecek korban.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak sekolah, dan pihak sekolah mengambil inisiatif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Namun orang tua korban tidak terima sehingga, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, untuk memberikan efek jera kepada para pelaku.

“Orang tua mana yang tidak terima kalau anaknya dipukul di sekitar sekolah. Pihak sekolah katanya mau selesaikan, tapi macam tidak ada tanggapan jadi saya bawa ke polisi saja,” terang Ibu Nur.

Kasus tersebut hingga kini masih ditangani oleh pihak kepolisian Resor Mimika. (rex/jpg)

Berita Sebelumnya

Komplotan Begal Sadis Digulung
Komplotan Begal Sadis Digulung

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siswi SMP Tewas Mengenaskan Terlindas Truk

Siswi SMP Tewas Mengenaskan Terlindas Truk

Seorang siswi kelas IX SMP Negeri 2 Ampelgading, TM (15), tewas terlindas truk di Jalan Pantura Ampelgading.


Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA

Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA

Biadab. Mungkin kata ini yang pantas disematkan kepada Vinsensius Kresensius Yohanes Duan (33), warga asal Ketapang.


Pacaran di Kuburan, Eh... Siswi SMP Digilir Dua Pemuda

Pacaran di Kuburan, Eh... Siswi SMP Digilir Dua Pemuda

Begitu banyak lokasi di Kota Pontianak untuk berpacaran. Namun Bunga dan pacarnya lebih memilih kuburan Tionghoa untuk tempat memadu kasih.


Goyang Siswi SMP di Rumah Temannya, ABG Dijebloskan ke Penjara

Goyang Siswi SMP di Rumah Temannya, ABG Dijebloskan ke Penjara

Persetubuhan terhadap pelajar SMP di Kota Pontianak kembali terjadi.


Ke Hotel dengan Teman Prianya, Ibu Muda Tewas dengan Kepala Teredam di Ember

Ke Hotel dengan Teman Prianya, Ibu Muda Tewas dengan Kepala Teredam di Ember

Seorang wanita berkulit putih tewas mengenaskan di penginapan kelas melati Helvicona, Jalan Bunga Pancur Siwa, Medan Tuntungan, kemarin.


Digarap Kakak Ipar Berulang-ulang, Siswi SMP Hamil Empat Bulan

Digarap Kakak Ipar Berulang-ulang, Siswi SMP Hamil Empat Bulan

Entah setan apa yang merasuki pikiran Ipur. Pria berusia 29 ini dengan tega memperkosa anak di bawah umur yang tak lain adalah adik iparnya sendiri.


Kenalan di Facebook, Dihamili, Siswa SMK Polisikan Pacarnya

Kenalan di Facebook, Dihamili, Siswa SMK Polisikan Pacarnya

Siswi salah satu SMK di Kota Tasikmalaya melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya atas dugaan pencabulan.


Keenakan Pacaran, Siswi Kelas Satu Ditiduri Kakak Kelas

Keenakan Pacaran, Siswi Kelas Satu Ditiduri Kakak Kelas

Pergaulan bebas di kalangan pelajar Kota Pontianak kian parah. Masih pacaran sudah berani “tidur-tiduran” yang akhirnya hilang keperawanan.


Duh... Demi HP, Siswi SMP Rela Lepas Keperawanannya

Duh... Demi HP, Siswi SMP Rela Lepas Keperawanannya

Berdalih mengganti handphone (HP) teman yang hilang, siswi SMP berusia 15 tahun jual diri.


Puluhan Murid SD Diduga Keracunan Es Krim

Puluhan Murid SD Diduga Keracunan Es Krim

Ternyata Agus Mulyana (37) yang meracuni puluhan murid kelas satu dan dua SDN 8 Kartiasa, Sambas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!