• Home
  • Berita Kriminal
  • Ingin Tahun Baruan, ABG Bunuh Teman Sendiri dan Motornya Digadai Rp400 Ribu

Kriminal
Share this on:

Ingin Tahun Baruan, ABG Bunuh Teman Sendiri dan Motornya Digadai Rp400 Ribu

  • Ingin Tahun Baruan, ABG Bunuh Teman Sendiri dan Motornya Digadai Rp400 Ribu
  • Ingin Tahun Baruan, ABG Bunuh Teman Sendiri dan Motornya Digadai Rp400 Ribu

BANDUNG - Pesta pergantian tahun kerap membutakan banyak orang. Salah satunya A alias Bogel (14), yang tega membunuh temannya Dadi (16), agar punya uang untuk tahun baruan. Dadi tewas setelah ditusuk samurai oleh pelaku.

Kepala Polsek Pameungpeuk Kompol Yondra SR mengatakan, peristiwa nahas yang menimpa Dadi itu terjadi di Kampung Cipeteuy Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada Sabtu lalu (31/12/2016). Saat itu, kejadian bermula dari niat pelaku yang membutuhkan uang untuk merayakan malam tahun baru.

?Tersangka ini memang sudah merencanakan aksinya itu, dengan menyiapkan sebilah samurai di lokasi kejadian. Kemudian tersangka mencari korban di Pasar Arjasari,? tutur Yondra saat gelar perkara di Mapolsek Pameungpeuk, kemarin.

Yondra mengatakan, korban yang akan membeli pakan burung melintas menggunakan motor melintas dan dipanggil pelaku. Karena tidak memiliki firasat menjadi target pembunuhan, korban mau saja ketika dipanggil dan diminta pelaku ke lokasi yang akan dijadikan eksekusi. Ternyata, pelaku sudah menyiapkan sebilah samurai untuk mencelakai korban.

?Setelah sampai di TKP, tersangka meminta korban masuk ke dalam. Lalu korban dipukul hingga terjatuh dan pingsan,? ujarnya.

Meski sudah tak berdaya, tersangka terus memukuli korban. Bahkan, tersangka mengambil samurai kecil yang telah disiapkan sebelumnya, lalu menusukkannya ke perut sebelah kiri korban. Korban pun meninggal dunia di lokasi.

?Hal itu dilakukan, agar korban tidak memberitahukan siapapun terkait aksi kejamnya itu,? urainya.

Melihat korban tewas, pelaku kemudian mengambil sepeda motor korban. ?Pelaku menggadaikannya senilai Rp 400 ribu,? tambahnya.

Karena tak kunjung pulang, keluarga korban pun melakukan pencarian. Dan salah seorang keluarga mendapati korban sudah tewas di lokasi.

Tak kurang dari 24 jam, petugas Unit Reskrim Polsek Pameungpeuk yang diback-up Polres Bandung berhasil menangkap pelaku di rumahnya.

Saat disinggung apakah tersangka beraksi seorang diri, Yondra menyatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait hal tersebut. Termasuk, apakah yang bersangkutan pernah melakukan hal serupa di wilayah tersebut atau lainnya.

?Sampai saat ini, berdasarkan keterangan, yang bersangkutan baru melakukan aksi satu kali ini. Kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut,? katanya.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti seperti satu unit Honda Supra Fit X, plat nomor, kaos warna hitam milik korban, celana panjang warna hitam, serta satu bilah samurai.

Atas aksinya tersebut, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, serta Pasal 338, dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan, juga UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Dirinya terancam hukuman hingga 20 tahun penjara. (yul/rie/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Dua pasangan mesum terjaring razia di kamar kos Gang Abdul Samad, Jalan Perdana dan Gang Pertanian Jalan Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara.


Begini Jika Kapolres Adu Kuat dengan Anggotanya

Begini Jika Kapolres Adu Kuat dengan Anggotanya

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menggelar kompetisi bertajuk Strong Man Kapolres Cup Tahun 2018, pada 29 April mendatang.


Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli

Dua Bocah Ditelanjangi Sambil Dipukuli

Dua anak berusia belasan tahun menjadi korban persekusi di Kampung Rawa Bambu Besar Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.


Kompol Fahrizal Kerap Berhalusianasi dan Berilusi

Kompol Fahrizal Kerap Berhalusianasi dan Berilusi

Mantan Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Fahrizal yang menembak mati adik iparnya, Jumingan, saat ini masih menjalani observasi ahli forensik kejiwaan.


Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

Dijual via Facebook, Penjual Jamu Ilegal di Tegal Ditangkap

Seorang penjual jamu ilegal di Kabupaten Tegal berhasil diringkus oleh petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang.


Sadis, Ayah Kandung Dianiaya Anaknya

Sadis, Ayah Kandung Dianiaya Anaknya

Sadis, seorang anak tega menganiaya bapaknya sendiri di rumahnya yang terletak di Perumahan Duta Kranji, Jalan Cendrawasih, Kecamatan Bekasi Barat.


Gegara Pinjam Motor 2 Hari, Tewas Dibantai Bapak dan Anak

Gegara Pinjam Motor 2 Hari, Tewas Dibantai Bapak dan Anak

Pembunuhan sadis terjadi di Dusun Watusetugel Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Selasa (3/4) petang.


Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Bibi Mempelai Tewas usai Minum Jamu Pengantin

Panggung pernikahan masih tertata rapi di rumah Umi Saadah, 16, Desa Lau, Kecamatan Dawe. Beberapa meja dan kursi dibiarkan tergeletak Senin lalu (2/4).


Dua Begal Motor dan Penadahnya Ditangkap

Dua Begal Motor dan Penadahnya Ditangkap

Komplotan pelaku begal motor yang kian meresahkan warga, berhasil diringkus oleh Tim Leopard Polres Pekalongan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!