Kriminal
Share this on:

Janji Diajak Jalan-jalan, Empat ABG Malah Dijual di Karaoke

  • Janji Diajak Jalan-jalan, Empat ABG Malah Dijual di Karaoke
  • Janji Diajak Jalan-jalan, Empat ABG Malah Dijual di Karaoke

SURABAYA - Empat ABG (remaja) cewek di bawah umur ini sungguh tak menyangka jika ajakan jalan-jalan yang ditawarkan oleh Rikwanto alias Bejo (40), adalah jebakan. Pasalnya saat diajak jalan-jalan ke Surabaya dengan naik kereta api (KA), mereka malah dijual ke lelaki hidung belang.

Kasus human trafficking ini diungkap oleh Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, kemarin. Informasi yang berhasil dihimpun Radar Surabaya (jawa Pos Grup), tersangka mengiming-imingi para remaja perempuan dari wilayah Jombang itu sebut saja Ana, Ani, Anu, dan Ane untuk jalan-jalan ke Surabaya.

Berlima, mereka menggunakan transportasi kereta api menuju Kota Pahlawan pada akhir pekan lalu. Setibanya di Surabaya, keempat remaja ini dibawa oleh Rikwanto yang juga warga Jombang untuk mencari hiburan ke tempat karaoke Happy Puppy di wilayah Wiyung Surabaya.

?Rupanya, itu modus pelaku untuk menawarkan para remaja itu ke pria hidung belang, sekaligus menunggu jika ada yang mem-booking-nya,? jelas Kasubdit Reknata Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Rama Samtama Putra.

Dia menambahkan bahwa keempat gadis remaja yang hanya lulusan madrasah ibtidaiyah (MI) atau setingkat sekolah dasar (SD) itu, bersedia diajak jalan-jalan ke Surabaya oleh tersangka, karena salah seotang di antaranya adalah pacar dari keponakan tersangka sendiri, yang bernama Chandra (20), warga Jombang.

"Mungkin karena pengaruh dari pacar keponakan tersangka itu yang membuat tiga gadis lainnya mau diajak ke Surabaya dengan iming-iming diberikan pekerjaan di Surabaya," kata Rama.

Dia menyebutkan bahwa polisi berhasil mengendus kasus human trafficking ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan pengintaian untuk membuktikan laporan tersebut, tepatnya pada Sabtu (8/4) sekitar pukul 23.00, diketahui bahwa salah seorang korban sudah dibawa keluar oleh seorang pelanggan karaoke menuju ke hotel Palm Inn di Jalan Kencana Sari Surabaya.

Gadis remaja itu diajak menginap di kamar nomor 111. Sedangkan tiga gadis yang lain masih menunggu pelanggan di karaoke yang ramai pengunjung tersebut. "Setelah dibuntuti sampai ke hotel, petugas lantas melakukan penggerebekan. Kemudian, kami membawa korban dan pria hidung belang itu kantor untuk dimintai keterangan,? ujarnya.

Berdasarkan keterangan itu, terbukti bahwa tersangka Rikwanto telah menjual korban ke pria hidung belang tersebut untuk berhubungan intim. Kemudian, polisi segera menangkap Rikwanto yang masih berada di tempat Karaoke Happy Puppy bersama ketiga calon korbannya yang belum sempat dijual.

Dalam penangkapan tersebut, pihak Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga lembar tiket kereta api, sebuah handphone Nokia, ijazah madrasah ibtidaiyah (MI) milik korban sebanyak empat lembar dan uang tunai Rp1.350.000 ribu yang berasal dari pelanggan untuk tarif sekali kencan dengan salah satu korban yang sudah dijual tersangka.

Dari hasil penjualan korban tersebut, tersangka mengaku hanya mendapat bagian Rp350 ribu. Sedangkan sisanya diakui tersangka akan diberikan kepada korban, meski saat ditangkap masih berada di tangan Rikwanto.

Tersangka mengaku baru kali pertama menjalani bisnis penjualan gadis di bawah umur tersebut. "Baru pertama kali ini. Saya diajak teman saya untuk mengambil gadis dari daerah Jombang untuk dibawa ke Surabaya," kata Rikwanto.

Ditreskrimum Polda Jatim akan mengembangkan kasus ini, karena diduga tersangka tidak sendirian dalam menjalankan bisnis penjualan anak di bawah umur untuk pria hidung belang tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Anak di Bawah Umur dengan ancaman hukuman minimal tiga tahun penjara. (rus/jay/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tabrakan Karambol di Purworejo Dipicu Sopir yang Kelelahan

Tabrakan Karambol di Purworejo Dipicu Sopir yang Kelelahan

Insiden tabrakan beruntun terjadi di ruas Jalan Purworejo-Magelang. Tepatnya di Desa Kebongunung, Kecamatan Loano, Rabu (23/5) sore lalu.


Dijual lewat Facebook, Ratusan Petasan Disita Polisi

Dijual lewat Facebook, Ratusan Petasan Disita Polisi

Petugas Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, berhasil mengamankan ratusan petasan dan bubuk mercon/bubuk mesiu siap jual


ABG Njambret, Motor Tertinggal

ABG Njambret, Motor Tertinggal

Gun, 16, warga Jalan Randu Barat Lebar, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya itu sudah harus berurusan dengan polisi.


Rampung Ujian, Empat Pelajar SMP Pesta Miras di Kuburan

Rampung Ujian, Empat Pelajar SMP Pesta Miras di Kuburan

Ada-ada saja yang dilakukan para pelajar zaman now. Saking nylenehnya, mereka nekat menggelar pesta minuman keras (miras) di tempat pemakaman umum (TPU).


Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Setelah Ika Dewi Ratnasari (44) ditahan, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota kembali meringkus pelaku lainnya, Novi, 22.


Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sedikitnya sembilan remaja yang masih duduk di bangku SMP terpaksa harus diturunkan di tengah jalan oleh petugas kepolisian Polsek Bener.


Di Jawa Tengah, Sehari 11 Nyawa Melayang di Jalan

Di Jawa Tengah, Sehari 11 Nyawa Melayang di Jalan

Jumlah angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah tergolong tinggi. Setiap harinya, terdapat 11 orang meninggal akibat laka lantas.


Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

Tawuran antar kelompok pelajar terjadi di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal.


Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Dua pasangan mesum terjaring razia di kamar kos Gang Abdul Samad, Jalan Perdana dan Gang Pertanian Jalan Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara.


Meresahkan, Balap Liar Dibubarkan

Meresahkan, Balap Liar Dibubarkan

Lantaran kerap meresahkan warga, aksi balap motor liar yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Jalan Raya Kedungwuni dibubarkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!