Kriminal
Share this on:

Jatuh saat Nyalip, Pasutri Tewas Dilindas Truk Tronton

  • Jatuh saat Nyalip, Pasutri Tewas Dilindas Truk Tronton
  • Jatuh saat Nyalip, Pasutri Tewas Dilindas Truk Tronton

SURABAYA - Gara-gara gagal menyalip truk membuat pasangan suami istri (pasutri) Pujiono (50) dan Siti (49), yang tinggal di Jalan Brigjen Katamso Gang Makam Nomor 4 RT 1 RW 1, Janti, Waru, Sidoarjo, menemui ajal. Pasutri yang asli warga Mlancu, Kediri, itu tewas setelah jatuh dan tubuhnya terlindas truk bermuatan.

Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi, Selasa (2/5) lalu, sekitar pukul 19.15 di Jalan Raya Mastrip, Karangpilang, Surabaya, tepatnya di depan pabrik keramik Platinum. Pujiono yang membonceng istrinya naik sepeda motor Honda Beat AG 6162 FY melaju dari arah timur ke barat.

Saat tiba di lokasi kejadian, Pujiono bermaksud menyalip truk dari sebelah kanan. Namun diduga karena tidak bisa menguasai kendaraan, Pujiono jatuh ke kanan sedangkan sang istri justru terjatuh ke kiri. Akibatnya, tubuh kedua pasutri ini langsung dilindas truk tronton Hino L 9306 UV yang melaju dari arah yang sama.

Sopir truk Siswanto asal Dusun Jamono, RT 2 RW 4, Sobontoro, Tambakboyo, Tuban, langsung berhenti begitu tahu truk tronton yang dikendarainya melindas tubuh kedua korban. Melihat kejadian tersebut, tak ayal langsung membuat heboh para pengendara lain dan warga sekitar.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Eny Rustam Prihatin mengatakan bahwa kedua korban tewas saat akan menyalip truk di Jalan Raya Mastrip, Karangpilang. ?Sang istri langsung tewas di tempat kejadian dalam kondisi mengenaskan, sedangkan suaminya tewas dalam perjalanan ke rumah sakit," kata AKP Eny Prihatin Rustam, Rabu (3/5).

Akibat kecelakaan tersebut, sempat membuat kemacetan di Jalan Raya Mastrip selama setengah jam. Petugas yang datang langsung membantu evakuasi korban dan membawanya ke RSUD dr Sutomo Surabaya.

Sementara untuk truk dan motor korban yang terlibat kecelakaan sudah dibawa ke Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. "Saat ini, kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya," tuturnya. (rus/jay/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Darah Tinggi Kambuh, Sopir Pajero Tewas Tabrak Dua Mobil Parkir

Darah Tinggi Kambuh, Sopir Pajero Tewas Tabrak Dua Mobil Parkir

Gara-gara diduga darah tinggi kambuh, Karmadi (57), pengemudi Mitsubishi Pajero L 1091 FG tewas seketika.


Senggol Truk, Pembonceng Motor Tewas Mengenaskan

Senggol Truk, Pembonceng Motor Tewas Mengenaskan

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Gatot Subroto Desa Kaliori, Kalibagor kemarin.


Sadis, Gadis Cantik itu Dibakar saat Masih Bernafas

Sadis, Gadis Cantik itu Dibakar saat Masih Bernafas

Aksi pembunuhan yang dilakukan Kristian Ari Wibowo (31), warga Kunduran, Blora dalam menghabisi nyawa Ferin Diah Anjani (21), tergolong sadis.


Panjat Pagar Pembatas Rel, Pedagang Tewas Tersambar Kereta Api

Panjat Pagar Pembatas Rel, Pedagang Tewas Tersambar Kereta Api

Naas menimpa, Ahmad Yusuf (27), seorang pedagang, yang beralamat di Dukuh Jatimalang Kecamatan Sragi, kemarin.


Jazad Perempuan yang Tewas seperti Diikat dan Terbakar Dimakamkan

Jazad Perempuan yang Tewas seperti Diikat dan Terbakar Dimakamkan

Korban dugaan pembunuhan di Desa Sendangwates Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora dimakamkan RSUD dr R Soetijono kemarin.


DPO Curat Tewas Didor

DPO Curat Tewas Didor

Pencarian terhadap Andi Irawan (32) meski sudah terkena tembakan polisi, cukup menyita waktu.


Guru Honorer Tewas di THM

Guru Honorer Tewas di THM

Berada di bawah pengaruh minuman alkohol, membuat siapa saja yang menenggaknya tak mampu mengontrol diri. Selain itu, mudah sekali tersulut emosi.


Lagi, Begal Tewas Diterjang Timah Panas

Lagi, Begal Tewas Diterjang Timah Panas

Polres Muara Enim tak main-main membasmi pelaku begal.


Bawa 19 Ton Bawang Malaysia, Tiga Sopir Diamankan

Bawa 19 Ton Bawang Malaysia, Tiga Sopir Diamankan

Tak hanya narkoba yang menjadi atensi kepolisian saat ini, upaya memasukkan barang ilegal dari perbatasan Indonesia-Malaysia juga diawasi secara ketat.


Dua Jam Terjepit, Sopir asal Bumiayu Akhirnya Tewas

Dua Jam Terjepit, Sopir asal Bumiayu Akhirnya Tewas

Kecelakaan maut terjadi di jalan Pantura Susukan tepatnya di Desa Jatianom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7) sekitar pukul 13.00 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!