Kriminal
Share this on:

Jika Terbukti Cabuli Warganya, Kades Mentebah Terancam Dipecat

  • Jika Terbukti Cabuli Warganya, Kades Mentebah Terancam Dipecat
  • Jika Terbukti Cabuli Warganya, Kades Mentebah Terancam Dipecat

PUTUSSIBAU - Pemkab Kapuas Hulu tidak main-main dengan aturan yang telah dibuat. Terbukti melanggar, siap-siap disanksi tegas, bahkan berujung pemecatan.

Pernyataan ini disampaikan langsung Bupati AM Nasir saat menanggapi kabar oknum kepala desa (kades) Nanga Mentebah Kecamatan Mentebah berinisial RD (35) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap warganya sendiri berinisial KR, 25 pada November 2016 lalu.

Bupati Nasir akan mengecek informasi kasus tersebut. Jika terbukti bersalah secara hukum, Kades akan ditindak tegas. ?Saya baru dengar informasi ini. Saya akan mengkonfirmasi kebenaran kasus ini kepada Camat Mentebah,? tegas Nasir, kemarin.

Baca:

Minta Surat Pengantar Melahirkan, Wanita Hamil Tua Malah Dicabuli Pak Kades

Menurut Nasir, selaku perpanjangan tangan pemerintah di tingkat desa, Kades mestinya memberikan contoh yang baik bagi masyarakatnya. Bukan malah melakukan tindakan tidak terpuji.

?Jika dia bersalah, tentu ada sanksi tegas. Nanti kita lihat aturannya. Bila memang ada aturan yang membolehkan untuk dilakukan pemecatan, maka akan kita pecat,? ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Hulu Ir. H. Muhammad Sukri mengaku belum mendapatkan laporan terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum Kades tersebut. Namun Sekda memastikan, jika terbukti bersalah secara hukum, maka diambil tindakan tegas sesuai aturan. Bahkan bisa berujung pemecatatan jika ada aturannya.

?Saya kira kalau memang terbukti secara hukum oknum Kades itu bisa kita berhentikan dari jabatannya,? tegas Sukri.

Sukri menyayangkan, sebagai Kades harusnya mengayomi, memberikan contoh dan teladan baik kepada masyarakatnya. Sehingga bisa menjadi panutan dalam memimpin desa. (dre/jpg)


Berita Berikutnya

Kasihan, Ada Mahasiswi Dibunuh Lagi
Kasihan, Ada Mahasiswi Dibunuh Lagi

Berita Sejenis

Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Perilaku seks menyimpang Bripka EA dilampiaskan ke tiga anaknya. Tidak hanya sekali, berulang kali dilakukan selama dua tahun terakhir.


Bantah Cabuli Cucu Tirinya, Pelaku Minta Dihukum Mati

Bantah Cabuli Cucu Tirinya, Pelaku Minta Dihukum Mati

Sidang perkara pencabulan dengan terdakwa EF (32), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan kembali digelar, kemarin.


Diintimi lalu Direkam, Pelaku Peras Korban Rp400 Juta

Diintimi lalu Direkam, Pelaku Peras Korban Rp400 Juta

Ditreskrimsus Polda Kepri menangkap Mss (31) yang terbukti memproduksi video porno dan menyebarkannya, Jumat (22/9) lalu, di Bandung.


Bejat! Kakek 53 Tahun Tega Cabuli Bocah SD

Bejat! Kakek 53 Tahun Tega Cabuli Bocah SD

Seorang bocah SD kelas IV, sebut saja Bunga (10), menjadi korban nafsu bejat NR (53) di wilayah Bumsur.


Sakit Hati, Karyawan yang Dipecat Coba Bunuh Mantan Majikannya

Sakit Hati, Karyawan yang Dipecat Coba Bunuh Mantan Majikannya

Kepolisian Resor Wonosobo mengungkap kasus percobaan pembunuhan terhadap pengusaha ayam goreng. Pelaku Yudiono (24), warga Tlogodalem, Kretek.


Gerayangi ABG Tiga Kali, Kakek 70 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara

Gerayangi ABG Tiga Kali, Kakek 70 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara

Kakek berinisial AS (70) melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. AS diketahui masih memiliki istri yang saat ini terbaring sakit.


Ngebut Lalu Masuk Got, SBY Meninggal Dunia

Ngebut Lalu Masuk Got, SBY Meninggal Dunia

Hati-hati jika mengendarai sepeda motor. Kalau tidak, bisa berakibat fatal bahkan sampai merenggut nyawa.


Gendeng! Tukang Kebun Sekolah Cabuli Siswi SMP hingga Hamil 7 Bulan

Gendeng! Tukang Kebun Sekolah Cabuli Siswi SMP hingga Hamil 7 Bulan

Seorang tukang kebun di salah satu SMP di kawasan Kenjeran, Surabaya tega mencabuli Mawar (13) hingga berbadan dua.


Ditolak Berhubungan Intim, Bapak Tega Cabuli Dua Anak Tirinya

Ditolak Berhubungan Intim, Bapak Tega Cabuli Dua Anak Tirinya

Joko Suprapto (31), warga Gang Arinda Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) ditangkap polisi.


Edarkan Narkoba, Delapan Pagawai Honorer Dipecat

Edarkan Narkoba, Delapan Pagawai Honorer Dipecat

Dishub KotaTangerang pekan depan akan memecat delapan pagawai honorer yang terlibat peredaran narkoba yang kini ditahan Polrestro Tangerang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!