Kriminal
Share this on:

Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius

  • Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius
  • Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius

PONTIANAK - Hingga saat ini Polres Sanggau dan Polda Kalbar masih menyelidiki kasus pembunuhan Tumidi Yono, 35 yang tewas tanpa kepala di kebun karetnya, Kecamatan Kembayan, Sanggau, kemarin.

Dir Reskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol Krisnandi mengaku, hingga saat ini belum ada titik terng terkait pelaku dan motif pembunuhan dengan cara penggal kepala. ?Saksi sudah diperiksa, tapi belum ada titik terangnya,? katanya kepada wartawan di ruang kerjanya.

Krisnandi menegaskan, pembunuhan dengan cara menggorok leher ini dipastikan adanya kedekatan emosional antara korban dan pelaku. ?Bisa dibilang dendam,? ujarnya.

Pengungkapan pembunuhan itu sebenarnya lebih mudah ketimbang kasus pencurian. Dia mencontohkan, kasus pembunuhan terhadap pacarnya yang tengah hamil oleh seorang mahasiswa di Parit Haji Muksin, Kubu Raya lalu yang dibuang di pinggir Jalan Raya Sosok, Sanggau. Kemudian pembunuhan terhadap mantan pacarnya di Hotel Benua Mas, Jalan 28 Oktober.

?Kasus-kasus sebelumnya cepat kita ungkap. Setelah kita tahu siapa korban, tersangkanya cepat kita tangkap. Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap,? harapnya. Memback up Polres Sanggau, Dit Reskrimum menerjunkan satu tim personilnya.

Kapolres Sanggau AKBP Donny Charles Go mengatakan, sejauh ini belum ada mengarah kepada pelaku. Motif pembunuhan ini masih didalami. ?Sejumlah saksi yang kita periksa, keterangannya belum ada mengarah kepada pelaku,? katanya dihubungi Rakyat Kalbar, kemarin sore.

Honorer kebersihan SMA 1 Kembayan tersebut ditemukan tewas di kebun karet miliknya. Jaraknya dua kilometer dari rumahnya. Tumidi ditemukan warga di samping sepeda motornya yang masih menyala. Tak jauh dari lokasi, ditemukan senjata tajam untuk menggorok leher korban kelahiran Bantul ini. (oxa/jpg)


Berita Sejenis

Kebingungan Terlilit Utang, Kenalan pun Dirampok

Kebingungan Terlilit Utang, Kenalan pun Dirampok

Pelaku dan korban saling kenal. Namun, Agus Talim (30), warga Desa Panjang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus tetap nekat.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan sejumlah oknum polisi terhadap enam pemuda di Kelurahan Afe Taduma, Ternate Barat mulai menemukan titik terang.


Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

RO (17), pelaku pembacokan Ahmad Fatoni, siswa XII MA Miftahul Ulum Kayen dikenai dua pasal pidana.


Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Pelaku pembacokan saat konvoi perayaan kelulusan SMA sederajat di Pati ternyata bukan pelajar. Rohman alias Maman ini telah bekerja.


Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Ahmad Fatoni, korban pembacokan saat konvoi kelulusan SMA sederajat, Jumat (4/5) lalu, semakin membaik.


Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Setelah Ika Dewi Ratnasari (44) ditahan, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota kembali meringkus pelaku lainnya, Novi, 22.


Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sembilan Pelajar SMP Dipaksa Turun dari Truk

Sedikitnya sembilan remaja yang masih duduk di bangku SMP terpaksa harus diturunkan di tengah jalan oleh petugas kepolisian Polsek Bener.


Tenggak Cairan Pembersih lalu Potong Nadi, Ibu Ini Bisa Diselamatkan

Tenggak Cairan Pembersih lalu Potong Nadi, Ibu Ini Bisa Diselamatkan

Nyawa Romiyati, warga Desa Tambaharjo Kecamatan Kota Kabupaten Pati masih tertolong, setelah dua kali melakukan percobaan bunuh diri kemarin dinihari.


Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Dunia pendidikan tercoreng. Setelah tertangkapnya pelajar otak pencurian di SMP Santo Mikail, kini giliran oknum guru SD yang ditangkap karena kasus narkotika.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!