Kriminal
Share this on:

Kepergok Akan Mencuri, Dimassa hingga Gegar Otak

  • Kepergok Akan Mencuri, Dimassa hingga Gegar Otak
  • Kepergok Akan Mencuri, Dimassa hingga Gegar Otak

SURABAYA - Kepergok akan mencuri, Rionaldo (28), warga Jalan Kalongan VI-i, Surabaya dihajar massa hingga gegar otak. Saat itu, tersangka memanjat pagar rumah milik Moch Arifin (27), warga Jalan Simo Kalangan Baru Nomor 2 Surabaya.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Suroso mengatakan Rionaldo masih dirawat intensif di RSUD dr Soetomo lantaran mengalami gegar otak. "Pelaku ketahuan oleh warga sekitar hendak mencuri, jadi saat itu juga warga langsung menghakimi pelaku ini," ucapnya, kemarin.

Saat disinggung pelaku mencuria apa, Suroso masih belum dapat memastikan. "Karena saat itu pelaku keburu ketahuan oleh petugas keamanan perumahaan saat akan mencuri, pelaku langsung kabur," ujarnya.

Kasus ini terjadi Kamis (5/1) sekitar pukul 03.00. Saat itu Rionaldo akan masuk ke rumah milik Moch Arifin di Jalan Simo Kalangan. Saat memanjat pagar, petugas keamanan yang saat itu sedang patroli memergoki pelaku memanjat pagar rumah tersebut.

Petugas keamanan langsung berteriak maling, pelaku langsung turun dan kabur menggunakan sepeda motor. Namun warga sekitar yang sudah berkumpul itu langsung menarik jaketnya yang mengakibatkan pelaku terjatuh. Warga yang geram langsung menghakimi pelaku.

Untungnya, pelaku behasil diselamatkan oleh polisi dari Polsek Sukomanunggal yang sedang patroli. Sesampai di mapolsek Sukomanunggal, pelaku ini pingsan, dan polisi membawa pelaku ke RSUD dr Soetomo.

"Dari hasil pemeriksaan sementara dokter menyatakan pelaku mengalami gegar otak ringan dan harus dioperasi," ungkap Suroso.

Suroso menambahkan selama menjalani perawatan pelaku tak sadarkan diri. "Kami belum dapat memeriksa pelaku. Kami hanya mengamankan sepeda motor pelaku Yamaha Mio dengan nopol L 2569 VG yang diduga digunakan untuk sarana kejahatan," pungkasnya. (sar/no/jpg)


Berita Sejenis

Kepergok dengan Waria di Semak-semak, BJ Akui Pengen Cobe Jak

Kepergok dengan Waria di Semak-semak, BJ Akui Pengen Cobe Jak

Berupaya memberikan rasa aman dan kondusif dalam menjalani ibadah puasa, Satpol PP Kabupaten Mempawah gencar melakukan razia .


Kepergok Curi Helm, Pria Paro Baya Babak Belur

Kepergok Curi Helm, Pria Paro Baya Babak Belur

RH (37), warga Slamaran, RT 2/9 Kelurahan Degayu, Pekalongan Utara, akhirnya harus merelakan wajahnya babak belur.


Hendak Angkut Beras, Empat Rampok Diringkus Warga

Hendak Angkut Beras, Empat Rampok Diringkus Warga

Empat orang warga digelandang ke Polsek Belik, setelah kepergok hendak mengambil beras dan gabah.


Bocah Dua Tahun Dibunuh Bapaknya, Pelaku Diisolasi

Bocah Dua Tahun Dibunuh Bapaknya, Pelaku Diisolasi

Kusnanto (46), pelaku penganiayaan terhadap anaknya sendiri AN hingga meninggal dunia, masih menjalani perawatan di RSUD RA Kartini Jepara kemarin.


Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Dunia pendidikan tercoreng. Setelah tertangkapnya pelajar otak pencurian di SMP Santo Mikail, kini giliran oknum guru SD yang ditangkap karena kasus narkotika.


Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong

Duh, Ibu Paruh Baya Ini Kepergok Congkel Kios Kelontong

K (41), warga Petarukan, Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan aparat penegak hukum.


Delapan Mobil Dirusak Kelompok Orang Misterius

Delapan Mobil Dirusak Kelompok Orang Misterius

Satuan Reserse Kriminal Polres Magelang Kota hingga kini masih melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV yang berada di Jalan Raya Bogeman, Kota Magelan


Siapkan Kejutan saat Pledoi

Siapkan Kejutan saat Pledoi

Pasca dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rabu lalu, agenda Nota Pembelaan akan dijalani mantan Kades Sungai Aur, Sahono pada Rabu (28/3) mendatang.


Asik Ngopi, Remaja Tanggung Dibacok hingga Tewas

Asik Ngopi, Remaja Tanggung Dibacok hingga Tewas

Warga di kawasan perempatan Desa Kapur-Parit Mayor, Kabupaten Kubu Raya dihebohkan dengan aksi penganiayaan berujung kematian.


Rebutan Pembeli, Tiga Pemilik Warung Cekcok

Rebutan Pembeli, Tiga Pemilik Warung Cekcok

Ditengarai karena berebut pelanggan yang akan mampir ke warungnya, tiga orang pemilik warung di Beji Kecamatan Taman cekcok dan saling hina, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!