Kriminal
Share this on:

Lagi Asyik Ngeroom, Kalang Kabut Digerebek Satpol PP

  • Lagi Asyik Ngeroom, Kalang Kabut Digerebek Satpol PP
  • Lagi Asyik Ngeroom, Kalang Kabut Digerebek Satpol PP

JAMBI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp) Kota Jambi kembali menyisir tempat hiburan dikota Jambi kamis sore (10/11). Penyisiran yang dilakukan untuk memeberantas penyakit masyarakat tersebut berhasil menjaring sejumlah wanita dan pria hidung belang.

Harian ini yang ikut serta dalam penysiran tersebut, mengikuti gerak petugas Satpol pp ke salah satu tempat hiburan yang berada di kawasan Jl. Yunus Sanis di Kelurahan Handil Jaya Kota Jambi, tepatnya di salon karaoke Dini. Salon Karaoke tersebut terlatak persis disamping salah satu SDN di Kelurahan Handil Jaya.

Saat penggrebakan di ruko berlantai dua tersebut, dilantai dasar sudah terdengar music dengan nada keras. Musiknya berasal dari lantai dua ruko, ketika dilihat ternyata ada beberpa room karaoko di sana.

Memeriksa satu persatu room, petugas menemukan sejumlah pasangan yang sedang asyik bergoyang mendengar music di room 1, ada delapan orang didalam room 1 tersebut, tiga orang perempuan dan 5 orang pria, berserakan pastinya didalam room, ada minuman beralkohol, air mineral dan ada juga minyak angin dan plastic klip kecil. Petugas langsung meminta music dimatikan dan memeriksa semua identitas penghuni room tersebut.

Namun di sebelahnya juga ada room yang sedang dihuni pengunjung, pintu room dikunci. Music terdengar keras dari luar. Petugas meminta penghuni segera membuka pintu room, setelah menunggu beberapa menit akhirnya pintu dibuka oleh penghuni, didalamnya ternyata ada dua orang penghuni yakni seorang pria hidung belang (WA) dan wanita penghibur (W) dari karaoke Dini.

Dalam room tersebut, petugas menumukan plastik hitam terselip dibagian sopa room, ternyata isi plastic tersebut adalah narkoba Jenis Sabu dan Ekstasi. Jumlahnya cukup besar (segenggam orang dewasa, red), selain itu juga didapatkan senjata tajam di tas pria tersebut, dikantongnya juga ditemukan uang berjumlah besar.

Mendapatkan barang terrsebut, petugas Satpoll pp langsung berkoordinasi dengan kepolisisan setempat, tidak menunggu waktu lama, Kepolisian dari Polsek Jelutung dan BNN Kota Jambi pun tiba dilokasi.

Perempuan diroom yang berinisial W mengaku dirinya berkerja sebagai wanita penghibur di salon karaoke tersebut, kata ia, dirinya tidak begitu mengenal pria terduga pemilik sabu paket besar tersebut. W mengaku hubungannya dengan pria berinisial WA asal Riau tersebut hanya sebatas Tamu dan penghibur.

“Itu tadi tamu bang. kami dak tau jugo, dari pagi kami ngawani dio,” katanya W yang juga mengaku mengkosumsi Ekstasi bersama pria hidung belang tersebut.

Alhasil, 10 orang pengunjung tersebut dibawa oleh petugas ke kantor Satpol PP Kota Jambi. Sempat mebuat macet jalanan di JL Yunus Sanis tersebut, karena para warga yang berkerumun inigin menyaksikan petugas menggiring 10 orang tersebut.

Yan Ismar, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisis Pamong Praja Kota Jambi, kepada sejumlah waratwan tidak bisa memeberikan keterangan banyak. ia hanya mengatakan ada 6 pria dan 4 wanita berhasil digiring, selanjutnya pihaknya menyerakhan 10 orang tersebut ke pihak Kepolisian untuk ditindak lebih lanjut.

“Mohoin maaf ya, tidak bisa beri keterangan lengkap, karena ini akan dikembangkan terlebih dahulu oleh pihak Kepolisian. Nanti akan ada jumpa pers dari pihak Kepolisian di Polresta Jambi,” katanya kepada sejumlah waratawan di depan gedung Satpol pp Kota Jambi kemarin (10/11).

“Yang jelas ini akan diproses,” singkatnya.

Sementara Kasat Resnarkoba Polresta Jambi, Kompol Eko Hernianto mengatakan pihaknya menerima limpahan dari Satpol pp Kota Jambi yakni ada sepuluh orang pria dan perempuan serta sejumlah barang bukti. “kita terima limpahan dari Satpol pp, ada 10 orang bersama barang bukti sejumlah Narkoba jenis Sabu dan Ekstasi,” singkatnya yang tidak ingin memeberi keterangan lengkap. (hfz/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pimen Kiye, Sembilan Kakek Nenek Digerebek saat Asyik Berjudi Remi

Pimen Kiye, Sembilan Kakek Nenek Digerebek saat Asyik Berjudi Remi

Sedikitnya sembilan pemain judi jenis remi box ditangkap Tim Jatanras Polresta Pontianak Rabu (6/9) pukul 15.15.


Perempuan Perekrut Anak Korban Eksploitasi Ditangkap

Perempuan Perekrut Anak Korban Eksploitasi Ditangkap

Tersangka pencabulan dan eksploitasi anak bertambah lagi.


Terdesak Bayar SPP Sekolah Anaknya, Residivis Curi Motor Lagi

Terdesak Bayar SPP Sekolah Anaknya, Residivis Curi Motor Lagi

Unit Reskrim Polsek Pekalongan Selatan Polres Pekalongan Kota berhasil membekuk pelaku curanmor warga Kelurahan Kuripan Yosorejo Pekalongan, kemarin.


Asyik Judi Dadu, Bandar Digerebek

Asyik Judi Dadu, Bandar Digerebek

Was alias Cikre (29), warga Desa Denasri Wetan Kecamatan Batang Kabupaten Batang akhirnya berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Batang Kota.


Diduga Mesum di WC Masjid Komplek Brimob, Pasangan Digerebek

Diduga Mesum di WC Masjid Komplek Brimob, Pasangan Digerebek

Cerita tentang sepasang kekasih yang diduga berbuat mesum di tempat umum juga terjadi di Cirebon.


Tenggak Alkohol Campur Teh Serbuk, Dua Tewas

Tenggak Alkohol Campur Teh Serbuk, Dua Tewas

Korban tewas akibat miras oplosan bertambah lagi.


Terlilit Utang, Bobol Mesin ATM

Terlilit Utang, Bobol Mesin ATM

Upaya pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) lagi-lagi terjadi.


Belum Sebulan, Sudah Ada Tujuh Kasus Pencabulan

Belum Sebulan, Sudah Ada Tujuh Kasus Pencabulan

Kabupaten Sambas masih diselimuti kasus pencabulan. Parahnya lagi, belum sebulan, polisi sudah menangani tujuh kasus.


Diduga untuk Keloni ABG, Mess Pejabat Tinggi Pelabuhan Digerebek

Diduga untuk Keloni ABG, Mess Pejabat Tinggi Pelabuhan Digerebek

Polres Bulungan membeberkan kasus dugaan cabul yang dilakukan oknum pejabat tinggi Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Tanjung Selor.


Cabuli Siswi SMP, Oknum Satpol PP Langsung Dipecat

Cabuli Siswi SMP, Oknum Satpol PP Langsung Dipecat

Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah kiranya yang dialami oleh M. Faruq (25).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!