Kriminal
Share this on:

Mahisiswi UI Tewas di Kolong Transjakarta

  • Mahisiswi UI Tewas di Kolong Transjakarta
  • Mahisiswi UI Tewas di Kolong Transjakarta

Sebuah bus Transjakarta menghantam telak pejalan kaki, korban yang seorang mahasiswi Univesitas Indonesia (UI) tewas, kemarin.

JAKARTA - Kecelkaan maut kembali terjadi di busway kawasan Jakarta Selatan. Sebuah bus Transjakarta bernomor PPD 0664 menghantam telak pejalan kaki yang sedang menyeberang di Jalan Buncit Raya, Mampang, Jakarta Selatan. Akibatnya Sebuah bus Transjakarta menghantam telak pejalan kaki, korban yang seorang mahasiswi Univesitas Indonesia (UI) tewas, kemarin.

Kapolsek Mampang Kompol Syafi'i mengatakan, peristiwa itu terjadi Jumat (9/12) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga baik sopir bus tidak melihat korban yang sedang menyeberang dan sebaliknya korban tidak melihat bus yang sedang melintas. Tak pelak tabrakan antara bus dan manusia pun tak terhindarkan.

"Korban meninggal dibawa ke RS Fatmawati," ujar Syafi'i.

Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi saat Transjakarta menuju ke arah Mampang Prapatan dari arah Ragunan. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di seputaran lokasi sempat tersendat. Lokasi tersebut tepatnya di depan showroom Tunas Toyota Mampang.

"Sopir bus sudah diamankan pula untuk menghindari adanya amukan massa. Kasusnya ditangani Unit Laka Lantas Polda Metro Jaya," tuturnya. Masih menurut Safi'i, berdasarkan identitas yang ditemukan, korban bernama Yumei Yohana Saraningsih dan tercatat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia.

Bus dikemudikan oleh Gunadi Setiawan (24), warga Rawa Badak, Jakarta Utara. Berdasarkan keterangan sopir bus Transjakarta, Gunadi kepada polisi, saat itu bus Transjakarta yang ia kemudikan tengah melaju di jalur busway dari Ragunan ke arah Setiabudi. Saat tiba di depan showroom Tunas Toyota, tiba-tiba dia melihat sekelompok orang hendak menyeberang.

Dari sekelompok orang tersebut, pejakan kaki yang semula berada di paling belakangan yang menjadi korban. Rupanya korban tidak melihat posisi bus melaju. Korban tetap menyeberang busway. Padahal penyeberang jalan yang lain lainnya berhenti.

"Karena penyeberang datang tiba-tiba, pengemudi busway tidak cukup jarak untuk melakukan pengereman sehingga menabrak pejalan kaki tersebut," kata Safi'i. Dia menambahkan, Gunadi sempat dibawa ke kantor Polsek Metro Mampang Prapatan untuk menghindari amuk massa. Saat ini, pengemudi telah diserahkan ke bagian Laka Lantas Polda Metro Jaya. Sementara korban dibawa ke RSUP Fatmawati untuk keperluan otopsi.

Salah seorang saksi mata, Binar (28), mengatakan, saat kejadian bus Transjakarta melaju dengan kecepatan sedang. Setelah menabrak, korban ditemukan berada di kolong bus warna biru itu. Dikatakan, kejadian itu membuat kaget pejalan kaki dan membuat macet lalulintas.

Para penumpang bus pun menghambur keluar untuk melihat apa yang terjadi. Selain itu, sebagian penumpang juga sempat melindungi pengemudi dari amukan massa. "Sopirnya sempat mau dikeroyok massa. Untungnya diamankan dan dibawa ke kantor polisi. Kelihatannya sopirnya masih muda," urainya. (ibl/jpg)

Berita Sebelumnya

Rp5 Miliar Dibuang di Toilet
Rp5 Miliar Dibuang di Toilet

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa

Disangka Pelaku Curanmor, Seorang Pemuda Tewas Dimassa

Ratusan warga di sekitar Jalan Setro Gang VI berkumpul untuk menghajar ramai-ramai seorang pria yang diduga pelaku curanmor.


Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas

Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas

Ingin memuaskan nafsu pacar, justru malapetaka yang didapat.


Minum Pestisida, Satu Keluarga Bunuh Diri

Minum Pestisida, Satu Keluarga Bunuh Diri

Satu keluarga tewas setelah menenggak racun pestisida merek Diazinon yang dicampurkan dengan minuman sprite, Kamis pagi (23/2).


Gas Melon Bocor, Ibu-Anak Sekarat Terpanggang

Gas Melon Bocor, Ibu-Anak Sekarat Terpanggang

Tragis dialami Murniayati (31) dan Maulidya Dwi Aryani (4). Tubuh ibu dan anak itu nyaris tewas, akibat kompor gas yang meledeak.


Diminta Matikan Kompor, Anak Bacok dan Gorok Leher Ibu Kandungnya sampai Tewas

Diminta Matikan Kompor, Anak Bacok dan Gorok Leher Ibu Kandungnya sampai Tewas

Tak terima disuruh orang tuanya mematikan kompor saat memasak, Dimas (18) berbuat keji terhadap ibu kandungnya.


Usai Pesta Arak, Pemuda Tewas

Usai Pesta Arak, Pemuda Tewas

Kasus kematian yang diduga berhubungan dengan minuman keras (Miras), kembali terjadi di Sekadau.


Nekat Hentikan Truk, Pria Tanggung Tewas Dikeroyok

Nekat Hentikan Truk, Pria Tanggung Tewas Dikeroyok

Gelar perkara kasus pengeroyokan tewasnya Anwar (30) dilakukan Polres HST, kemarin.


Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius

Kasus Penggal Kepala, Pelaku Masih Misterius

Hingga saat ini Polres Sanggau dan Polda Kalbar masih menyelidiki kasus pembunuhan Tumidi Yono, 35 yang tewas tanpa kepala.


Innalillahi, Dua Remaja Wanita Tewas Digilas Dum Truk

Innalillahi, Dua Remaja Wanita Tewas Digilas Dum Truk

Tragedi memilukan terjadi di Jalan Raya Pasarmas RT 9/6 Desa Muara Bakti Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/2) sore.


Komplotan Begal Sadis Digulung

Komplotan Begal Sadis Digulung

Usai beraksi yang membuat korbannya tewas, gerombolan begal yang selalu beraksi di kawasan Kota Bekasi digulung polisi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!