Kriminal
Share this on:

Ngenes... Demi Susu Anaknya, Pasutri Nekat Curi Motor Temannya

  • Ngenes... Demi Susu Anaknya, Pasutri Nekat Curi Motor Temannya
  • Ngenes... Demi Susu Anaknya, Pasutri Nekat Curi Motor Temannya

SURABAYA - Berdalih himpiran ekonomi, membuat pasangan suami istri (pasutri) Andri Fenriantara (23) dan Nesya Putri Yuliani (22), nekat mencuri sepeda motor di parkiran umum Jalan Ketintang. Kini pasutri yang tinggal di Jalan Jambangan Gang IX ini meringkuk di tahanan Mapolsek Wonokromo.

Untuk membawa kabur motor tersebut, kedua pelaku ini menggandakan kunci, dan memalsukan karcis parkir. Nesya mengaku sudah kenal dengan korban Eka Ajeng Murtiani (24), warga Dusun Bulungan Lengkong, Jember.

Sebelum beraksi, pelaku sudah menggandakan kunci motor milik korban. "Saat itu saya pinjam motornya untuk membeli makanan, tapi suami saya meminta saya untuk menggandakan kunci sepeda motor tersebut," kata Nesya, kemarin.

Nesya mengatakan himpitan masalah ekonomi yang membuat dirinya nekat melakukan kriminal. Selain itu, pekerjaan suaminya sebagai pekerja proyek harus berakhir karena sepi proyek. "Saya terlalu sayang dengan suami saya, makanya saya mau apapun yang disuruh oleh suami. Asal kami masuk penjara bersama-sama," ucapnya.

Andri menambahkan motor hasil curian itu sudah dia jual Rp1,5 juta kepada penadah berinisial DK yang kini buron. "Uangnya untuk membeli sembako, dan keperluan lainnya, terutama susu anak," ucap ayah satu anak ini.

Kasus ini terjadi Jumat (24/2) sekitar pukul 18.30. Saat itu, Andri lebih dulu memarkirkan motornya ke tempat parkir di mana sepeda motor korban diparkir. Dengan meminta karcis parkir itu, kemudian pelaku mengubah tulisan tangan nomor polisi motor di karcisnya sesuai dengan nomor polisi motor milik korban.

Kemudian, Andri keluar dan menyuruh Nesya ini untuk masuk mengambil motor korban dengan menggunakan karcis parkir yang sudah diganti nomor polisinya oleh pelaku Andri. Nesya langsung menuju sepeda motor korban yang diparkir.

Dua petugas parkir sempat mendatangi, karena dapat menunjukkan karcis, Nesya lolos membawa kabur motor tersebut. Namun tak beberapa lama, korban yang akan pulang itu kaget motornya hilang.

Saat diperiksa di CCTV parkir, terlihat motornya diambil oleh orang lain yang menggunakan jaket, dan masker untuk menutupi wajahnya. Namun korban yang merupakan teman kerja pelaku ini melihat gelagat gerak gerik pelaku mirip Nesya.

Saat itu korban melaporkan ke Mapolsek Wonokromo untuk menangkap pelaku. Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo ini langsung menuju rumah pelaku.

Saat digerebek, keduanya mengakui mencuri motor milik korban dengan cara menggandakan kuncinya. Namun motor tersebut sudah dijual. "Kami masih melakukan pengejaran kepada penadah yang membeli motor tersebut dengan harga Rp1,5 juta," kata Kapolsek Wonokromo, Kompol Arisandi.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti 2 buah karcis yang dipalsukan dengan nomor polisi milik korban, jaket, dan celana yang digunakan pelaku beraksi. Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian.

"Dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara," jelas mantan kapolsek Karang Pilang ini. (sar/no/jpg)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Duh... Sepasang Kekasih Ini Kompak Curi Motor

Duh... Sepasang Kekasih Ini Kompak Curi Motor

Seorang pemuda berinisial RL (38) dan kekasihnya TM (21) yang kompak mencuri motor, diamankan aparat Polsek Sorong Timur.


Brakkkk... Adu Banteng, Dua Pemotor Tewas Seketika

Brakkkk... Adu Banteng, Dua Pemotor Tewas Seketika

Dua pengendara sepeda motor tewas setelah tabrakan di Jalan Raya Dungkan, Desa Dharma Bhakti, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang.


Duh, Pemuda Tanggung Ini Ikut Salat untuk Curi Kotak Amal Masjid

Duh, Pemuda Tanggung Ini Ikut Salat untuk Curi Kotak Amal Masjid

Polres Brebes berhasil menciduk seorang pemuda pelaku pencurian uang kotak amal masjid di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.


Dikenalkan pada Wanita, Sepeda Motor Dibegal

Dikenalkan pada Wanita, Sepeda Motor Dibegal

Kasus kejahatan berupa pencurian dengan kekerasan semakin marak belakangan ini.


Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Dua Tahun, Oknum Polisi di Bitung Cabuli Tiga Anaknya

Perilaku seks menyimpang Bripka EA dilampiaskan ke tiga anaknya. Tidak hanya sekali, berulang kali dilakukan selama dua tahun terakhir.


Kepepet Biaya Nikah, Nekat Embat Rp15 Juta

Kepepet Biaya Nikah, Nekat Embat Rp15 Juta

KO (30), warga Desa Danamulya Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon harus merasakan dinginnya ruang tahanan Polsek Seltim.


Tak Terima Anaknya Dicekik, Ustad Dipukul

Tak Terima Anaknya Dicekik, Ustad Dipukul

Hendri Irawan dipukul Khairul Pohan ayah dari santriwan, Danie. Tak terima perlakuan itu, korban melapor ke Polres Aceh Singkil.


Duh, Nenek-nenek Ini Edarkan Sabu kepada Para Pelajar

Duh, Nenek-nenek Ini Edarkan Sabu kepada Para Pelajar

Bukannya menimati masa tuanya dan menyadari bahaya narkoba. Nenek yang satu ini justru nekat memesan sabu-sabu.


Mayat Dalam Bedcover Ternyata Pasutri Pengusaha asal Pekalongan

Mayat Dalam Bedcover Ternyata Pasutri Pengusaha asal Pekalongan

Sepasang suami istri asal Kota Pekalongan yang mayatnya ditemukan di Sungai Klawing Purbalingga, semasa hidupnya dikenal sebagai sosok dermawan.


Embat Dompet Siang-siang, Dua Maling Dimassa

Embat Dompet Siang-siang, Dua Maling Dimassa

Akibat aksinya maling dompet di dalam jok sepeda motor ketahuan warga, AK dan AH warga Pekalongan terpaksa jadi bahan amukan massa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!