Kriminal
Share this on:

Pistol Meletus, Polisi Dihukum 21 Hari Penjara

  • Pistol Meletus, Polisi Dihukum 21 Hari Penjara
  • Pistol Meletus, Polisi Dihukum 21 Hari Penjara

TANGSEL - Sanksi harus diterima Brigadir Irwan Lombu. Anggota Unit Lantas Polsek Curug itu selain ditunda kenaikan pangkatnya juga harus mendekam 21 dipenjara.

Hal itu menyusul senjata api miliknya meletus di gerai ponsel Bang Ajah Cell, Jalan Raya Pondok Jaya, RT 01/03, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu sore (15/7). Letupan senjata api itu pun sempat membuat warga sekitar diselimutu ketakutan.

Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widianto mengakui, sanksi itu diberikan kepada bawahannya, karena keteledoran memegang senjata api saat tidak bertugas. Apalagi, senjata api meletus di salah satu gerai HP yang menimbulkan kepanikan warga.

Sanksi itu juga untuk menyadarkan anggotanya sat memegang senjata api. ?Sanksinya di sel selama 21 hari dan penundaan kenaikan pangkat. Beruntung tidak ada korban jiwa, jika ada maka sanksi paling berat dipecat,? tegasnya kepada indopos (Jawa Pos Group), kemarin.

Dari hasil pemeriksaan jajarannya kepada Brigadir Irwan, lanjut Fadli, meletusnya senjata api jenis Taurus tersebut karena tersentuh tangan anggota Unit Lantas Polsek Curug saat hendak memindahkan pistolnya.

Namun, karena pistol tidak terkunci akhirnya meletus dan merusak atap toko penjual telepon selular. Kata dia juga, senjata api itu pun telah disita dari tangan Brigadir Irwan Lombu.

?Harusnya senpi itu dikunci anggota jika tak digunakan. Tetapi karena teledor maka kasus itu terjadi. Brigadir Irwan juga telah melakukan tindakan indisipliner,? ungkapnya.

Dijelaskan Fadli, hasil oleh TKP dan keterangan empat saksi peristiwa meletusnya senjata api milik Brigadir Irwan Lombu bermula saat hendak membeli alat pengisi baterai telepon selular.

Saat terjadi tawar-menawar harga, pinggang bagian kiri Irwan gatal. Dia lantas hendak memindahkan senjata api yang ditempatkan di pinggang kiri.

Tapi saat dipindahkan senjata jenis Taurus itu meledak. ?Pistol meledak ke arah atas, proyektil peluru mengenai tembok dan memantul hingga mengenai plafon. Setelah itu anggota kami ini meninggalkan lokasi. Dia ke warung bubur kacang hijau yang ada di seberang konter. Dari sana kami mengamankan Brigadir Irwan dan dibawa ke polres,? paparnya.

Hingga kini, sambung Fadli, Propam Polres Tangsel masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir Irwan.

Pihaknya juga akan melakukan uji psikologi kepda anggota Unit Lantas Polsek Curug terkait pemegangan senjata api tersebut. Jika hasi tes psikologi itu tak sesuai maka senjata api yang diberikan kepadanya akan ditarik.

Sementara itu, satu saksi mata yang juga penjaga konter selular, Didin Rukyat menuturkan sudah merasa curiga dengan kedatangan Brigadir Irwan Lombu. Yakni, seperti orang mabuk minuman keras.

Dia juga menanyakan soal harga sebuah alat pengisi baterai handphone. Bahkan, polisi itu kerap menggaruk-garuk pinggang saat dirinya sedang mencari alat yang hendak dibeli anggota polisi itu.

?Kayak orang mabuk pas datang ke sini. Memang nadanya agak tinggi waktu cari charger HP. Saya sudah lihat ada pistol, tetapi yang saya curiga seperti hendak mau merampok. Habisnya garuk pinggang dan keluarkan senpi, terjadi letusan dan warga semua berteriak ketakutan,? tuturnya.

Setelah meletus, tambah Didin, Brigadir Irwan Lombu ini ngeloyor ke salah satu warung yang tidak jauh dari tempatnya bekerja. Namun, dia meninggalkan motor patroli polisi di depan konter telepon seluar tersebut. Didin lantas menghubungi polisi yang lantas mengamankan Brigadir Irwan. (cok/jpg)


Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Nekat Layani Togel, Kakek Ini Ditangkap Polisi

Nekat Layani Togel, Kakek Ini Ditangkap Polisi

Sugiarto, warga Pekalongan diamankan anggota Polsek Kedungwuni saat tengah melayani pemasangan judi togel hongkong.


Mudik, Buruh Bangunan Kedapatan Simpan Ganja

Mudik, Buruh Bangunan Kedapatan Simpan Ganja

Sur (33) alias Sis, warga Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo harus berurusan dengan polisi.


Gendeng, Ketua Partai Pesta Sabu Bareng Isterinya di Depan Anaknya

Gendeng, Ketua Partai Pesta Sabu Bareng Isterinya di Depan Anaknya

Polisi menangkap pasangan suami isteri yang kedapatan berpesta sabu-sabu di sebuah kamar hotel di Fave Hotel Tanah Abang Jakarta Pusat.


Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

Seorang guru hononer SD Kecematan Rajeg, Kabupaten Tangerang ditangkap aparat polisi karena terbukti menyodomi 25 siswa SD dan SMP yang masih di bawah umur.


Duh... Masih ABG tapi Jago ‘Bongkar’ Rumah Kos

Duh... Masih ABG tapi Jago ‘Bongkar’ Rumah Kos

Seorang anak baru gede (ABG) putus sekolah dibekuk polisi usai merayakan tahun baru.


Setahun, 11 Polisi Dipecat

Setahun, 11 Polisi Dipecat

Sepanjang tahun 2017, Polda Papua Barat melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 11 orang personilnya.


Siap-siap Tawuran, 20 Pelajar Dihukum Kerja Sosial

Siap-siap Tawuran, 20 Pelajar Dihukum Kerja Sosial

Polisi akhirnya menjatuhkan sanksi sosial kepada 20 remaja yang ditangkap hendak tawuran.


“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung langsung mengambil tindakan terhadap dugaan mesum yang dilakukan oleh sesama oknum anggota Polres Lampung Utara.


Tak Puas Rambutnya Dicukur, Polisi Aniaya Tukang Cukur

Tak Puas Rambutnya Dicukur, Polisi Aniaya Tukang Cukur

Bidang Propam Polda Lampung angkat bicara soal dugaan pelanggaran anggota Polri.


Kelabui Polisi, Sembunyikan SS di Ketiak

Kelabui Polisi, Sembunyikan SS di Ketiak

Untuk mengelabuhi polisi, M Mahfud (32), menyembunyikan sabu-sabu (SS) yang dibeli di ketiak.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!