Kriminal
Share this on:

Suami Dipenjara, Eh... Istri Malah Asyik Ketahuan Berselingkuh

  • Suami Dipenjara, Eh... Istri Malah Asyik Ketahuan Berselingkuh
  • Suami Dipenjara, Eh... Istri Malah Asyik Ketahuan Berselingkuh

TAMIANG - Nu (35) warga Dusun Rajawali Desa Landuh kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang digerebek warga karena berselingkuh dengan tetangganya, Ar (27).

Akibat perbuatannya itu, Nu, yang suaminya masih mendekam di dalam penjara tersebut didenda Rp2 juta oleh Datok Penghulu (Kades, Red) dan perangkat desa setempat. Informasi diperoleh Rakyat Aceh (Jawa Pos Grup), terbongkarnya perselingkuhan terjadi pada Selasa ( 14/3) minggu lalu sekira pukul 23.00 WIB di rumah Nu.

Ketika itu kebetulan ada warga melihat, seorang lelaki masuk ke rumah Nu. Kecurigaan ini kemudian dilaporkan ke warga lainnya dan ke kepala dusun setempat.

Mendengar laporan tersebut, sejumlah warga bersama Kepala Dusun Rajawali, Kamalulrahman didampingi ketua pemuda setempat langsung melakukan penggerebekan dan menemukan Ar yang bersembunyi di dalam kamar dis amping tempat tidur Nu. Pada saat itu baik Nu maupun Ar mengaku, mereka tidak berbuat apa-apa.

Kepala Dusun RajawaliKamalulrahman alias Encu Kamal ketika dikonfirmasi, Minggu (19/3), membenarkan terjadinya penggerebekan terhadap Nur dan Aris tersebut.

?Saya bersama warga, Ketua Pemuda Dusun Rajawali Ismail dan Wakil Ketua Pemuda Desa Landuh Mukhsin ikut dalam penggerebekan tersebut dan kami temukan Ar bersembunyi di kamar Nu,? ungkap Encu Kamal.

Untuk menghindari amukan warga dan sekaligus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, lanjut Encu Kamal, pasangan selingkuh tersebut langsung diboyong ke kantor datok penghulu Kampung Landuh.

Di kantor datok penghulu, pasangan yang masing-masing sudah berumah tangga dan telah mempunyai anak tersebut diinterogasi oleh Datok Penghulu Wan Aula bersama Imam Desa Abdul Manaf serta perangkat desa setempat. Kendati mereka mengaku tidak berbuat apa-apa, namun keduanya harus membayar Rp2 juta sebagai denda adat, karena dianggap telah berbuat tidak senonoh.

Datok Penghulu Desa Landuh Wan Aula ketika dikonfirmasi juga membenarkan tingkah memalukan desa tersebut. Menurut Wan Aula mereka, Nur dan Arism harus membayar denda Rp2 juta karena telah mengotori dan melanggar adat- istiadat yang berlaku di desa tersebut. (urd/min/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Asyik Mancing di Sungai, Temukan Mayat Perempuan Mengambang

Asyik Mancing di Sungai, Temukan Mayat Perempuan Mengambang

Sesosok mayat perempuan ditemukan mengambang di Sungai Serayu, Dusun Kebondalam Desa Sukorejo Kecamatan Mojotengah Kabupaten wonosobo,kemarin.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.


Asyik Ngamar di Kos, Enam Pasang Remaja Digerebek Polisi

Asyik Ngamar di Kos, Enam Pasang Remaja Digerebek Polisi

Enam pasangan bukan suami istri didobrak polisi saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Selasa (10/4) dinihari WIB.


Asyik Moci, Pemuda Dikeroyok 10 Orang

Asyik Moci, Pemuda Dikeroyok 10 Orang

Budi Santoso (24), warga Desa Surokidul Kecamatan Pagarbarang Kabupaten Tegal terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Brebes.


Sadis! Suami Tewas Digantung, Istri Menyusul Dikarungi

Sadis! Suami Tewas Digantung, Istri Menyusul Dikarungi

Kepolisian Resor Purworejo terus mendalami kematian sepasang suami istri, Ratimin (43) dan Lilik, warga Purworejo.


Astaghfirulohaladziim, Hendak Subuhan Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas

Astaghfirulohaladziim, Hendak Subuhan Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas

Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di pinggir jalan depan Musala Baitul Muhtadin RT 5 RW 1 Kelurahan Pasar Batang Kecamatan Brebes kabupaten Brebes.


Asik Ngamar, Lima Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

Asik Ngamar, Lima Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

Razia penyakit masyarakat gabungan yang dilaksanakan petugas gabungan Polres Pekalongan Kota bersama Kodim 0710 Pekalongan.


Istri Pejabat BRI Dibunuh usai Terima Telepon Suaminya

Istri Pejabat BRI Dibunuh usai Terima Telepon Suaminya

Sarkoni Rifai alias Rembulan (23), tersangka pembunuhan terhadap Meta Novita Handhayani (38), diduga telah merencanakan aksi kejahatannya.


Suami Tega Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya

Suami Tega Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya

Satreskrim Polrestro Tangerang akhirnya menetapkan Muktar Efendi (60), sebagai tersangka kasus pembunuh tiga anggota keluarganya.


Hendak Begituin ABG, Malah Babak Belur Dimassa

Hendak Begituin ABG, Malah Babak Belur Dimassa

Meski sudah berumur, nafsu AH (57) masih seperti anak muda.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!