Kriminal
Share this on:

Tak Gunakan Helm, Tiga Bikers Tewas

  • Tak Gunakan Helm, Tiga Bikers Tewas
  • Tak Gunakan Helm, Tiga Bikers Tewas

TANGERANG - Kasus kecelakaan maut dua motor terjadi di Kabupaten Tangerang menewaskan tiga orang. Kecelakaan maut pengendara sepeda motor ini terjadi di Jalan Raya Kramat, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin malam (2/1) antara Honda Beat dan Suzuki Satria.

Tiga korban tewas di lokasi kejadian dalam kecelakaan maut sekitar pukul 23.00 itu masing-masing bernama Yunus, 25; Daur, 26 dan Robi, 30. Sedangkan korban selamat dan luka berat dalam peristiwa itu bernama Linda, 29 yang merupakan istri Robi.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang, AKBP Ojo Ruslani mengatakan kecelakaan maut itu terjadi berawal saat pasangan suami istri (pasutri) Robi dan Linda yang mengendarai motor Suzuki Satria melaju kencang dari arah Kecamatan Pakuhaji menuju Kecamatan Teluknaga.

Saat bersamaan motor yang dikendarai pasutri itu hendak menyalib sebuah minibus yang melaju lambat di depannya. Namun naas, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Beat Hitam yang dikendarai Yunus yang berboncengan dengan Daur yang juga dalam keadaan kencang.

Malang tak dapat dihindari, seketika itu pula terjadi tabrakan adu banteng antara dua sepeda motor itu tidak dapat terelakan. ”Kejadiannya tengah malam. Dua motor itu hendak menuju Teluknaga dan Pakuhaji. Tiga orang langsung tewas di lokasi kejadian. Satu lagi terluka parah,” terangnya, kemarin (3/1).

Mantan Kanit STNK Polda Metro Jaya itu juga mengatakan, kepala ketiga korban yang tewas pecah setelah menghantam aspal, satu korban bernama Linda selamat tetapi masih dalam perawatan tim medis. ”Ketiga korban tewas karena tidak mengenakan helm. Saat terjatuh kepalanya langsung pecah,” cetusnya juga.

Sementara Linda mengalami luka lecet di bagian kepala, pipi, kaki, dan tangan kanan. Ibu rumah tangga itu terseret di aspal sejauh 60 meter dari lokasi tabrakan.

”Karena tidak pake helm kepala mereka pecah terbentur aspal dan trotoar saat terjatuh,” papar juga mantan Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan ini.

Selain menewaskan tiga orang, kondisi dua motor yang beradu kebo itu juga rusak berat. ”Bayangkan, dua motor melaju kencang beradu. Rusak berat pastinya. Semua korban dan kendaraanya langsung dievakuasi oleh anggota saya yang ada di lapangan dibantu anggota dari Polsek Pakuhaji,” ungkapnya juga.

Menurut mantan Kapolsek Kelapa Dua itu lagi, dari sejumlah keterangan saksi yang melihat kejadian itu diketahui pemicu tabrakan maut para pengendara motor itu karena minibus berjalan lambat. Sementara Robi dan Linda tidak sabaran menuju Kecamatan Teluknaga langsung menyalip minibus tanpa melihat lagi arus kendaraan dari arah berlawanan.

Perwira polisi yang akrab disapa Ojo itu juga mengatakan akan mengusut tuntas kecelakaan maut yang menewaskan tiga pengendara motor di wilayahnya itu. Yakni akan meminta keterangan Linda yang merupakan istri Robi yang tewas di lokasi pada saat kecelakaan terjadi.

”Linda saat ini dirawat di RSUD Tangerang. Korban juga belum siuman,” paparnya juga.

Terpisah Kapolsek Pakuhaji AKP Suharyono menuturkan kecelakaan maut antara dua sepeda motor yang terjadi di Jalan Raya Kramat itu mereka terima pada Senin (3/1) sekitar pukul 23.00. Saat itu, sejumlah warga melaporkan adanya tiga lelaki yang tewas akibat mengalami tabrakan motor.

Dari laporan itu jajarannya pun langsung melaporkan kasus itu ke Satlantas Polres Metro Tangerang. ”Saat kami datang, warga sudah berkerumun di lokasi kejadian. Ada tiga orang yang tergeletak dan tewas. Sedangkan korban lain yang masih hidup kami bawa ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan pertolongan medis,” terangnya.

Suharyono juga menambahkan, kasus kecelakaan pengendara motor di Jalan Raya Kramat itu bukan kali ini saja terjadi. Dalam catatannya, kasus kecelakaan motor di jalan itu sudah sering akibat banyaknya pengendara motor saling salip agar cepat mencapai tujuan.

Namun, para pengendara motor itu tidak menyadari jika jalan itu sangat padat kendaraan. Akibatnya, kecelakaan tidak terhindarkan. ”Memang pengendara motor kurang kesadaran. Kami sudah sering gelar razia motor karena pengendaranya tidak pakai helm. Tapi tetap saja tidak sadar juga,” cetusnya. (cok/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bawa Sabu-sabu, Kurir Tak Berkutik saat Disergap Polisi

Bawa Sabu-sabu, Kurir Tak Berkutik saat Disergap Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota kembali membekuk seorang tersangka yang diduga menjadi kurir, dan atau pengguna sabu-sabu.


Dilempar Istri Siri Pakai Botol, Suami Balas Lempar Kunci

Dilempar Istri Siri Pakai Botol, Suami Balas Lempar Kunci

Ditelepon istri siri malah tak direspon. Begitu ketemu, malah beradu mulut. Tak puas, akhirnya saling lempar.


Balita ’Terjun Bebas’ Tewas Jatuh dari Lantai III SD

Balita ’Terjun Bebas’ Tewas Jatuh dari Lantai III SD

Setelah menjalani operasi di Rumah Sakit, Afkar balita berusia 3 tahun yang terjatuh dari lantai III SD Negeri 4 Ciputat akhirnya meninggal.


Depresi, Tahanan Kejari Tangerang Bunuh Diri Loncat dari Menara

Depresi, Tahanan Kejari Tangerang Bunuh Diri Loncat dari Menara

Jalan pintas diambil Nanang Karyana (43). Terdakwa kasus penipuan yang kini jadi tahanan Kejari Tangerang itu tewas mengenaskan.


Gerayangi ABG Tiga Kali, Kakek 70 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara

Gerayangi ABG Tiga Kali, Kakek 70 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara

Kakek berinisial AS (70) melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. AS diketahui masih memiliki istri yang saat ini terbaring sakit.


Orangtua Joya, Tak Terima Anaknya Dibakar

Orangtua Joya, Tak Terima Anaknya Dibakar

Orangtua Joya, Asmawi (56) masih tak terima anak pertamanya Muhamad Alzahra alias Joya itu tewas dibakar massa.


Dilindas Truk Pengangkut Pasir, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan

Dilindas Truk Pengangkut Pasir, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan

Dua kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Muarojambi, kemarin. Tiga orang tewas. Dua diantaranya merupakan ibu dan anak.


Bejat! Puas Hamili Siswi SMA, Malah Ketagihan dengan Wanita Lain

Bejat! Puas Hamili Siswi SMA, Malah Ketagihan dengan Wanita Lain

Riswan alias Wan (21), merupakan tipe pria yang tak bertanggungjawab. Warga asal Pontianak itu menghamili siswi SMA dan meninggalkannya begitu saja.


Digigit Anjing Piaraan, Siswi SD Tewas Seketika

Digigit Anjing Piaraan, Siswi SD Tewas Seketika

Betapa malang nasib Ramisya Bazighah (8), siswi kelas II SDN Blimbing 3 ini.


Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Misterius Pilih Kendat

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Misterius Pilih Kendat

Pria tanpa identitas yang gantung diri di pohon lereng bukit kawasan pantai Tanjung Batu, Pemangkat, Sambas, ternyata warga Desa Limbung, Kubu Raya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!