Kriminal
Share this on:

Tak Segan-segan Lukai Korbannya, Tiga Begal Bergolok Ditangkap

  • Tak Segan-segan Lukai Korbannya, Tiga Begal Bergolok Ditangkap
  • Tak Segan-segan Lukai Korbannya, Tiga Begal Bergolok Ditangkap

PEKALONGAN - Unit Reserse dan Kriminal Polsek Pekalongan Selatan, kemarin (8/5), berhasil membekuk tiga pelaku begal bersenjata tajam yang telah beraksi di sekitar Jalan Trikora, Kelurahan Sokoduwet, Pekalongan Selatan pada Jumat (5/5) lalu.

Ketiga pelaku, yakni M Akhyat (29) dan Lukman Maulana (25), keduanya warga Dukuh Cokrah Gandu Desa Dadirejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, serta Safarudin (25), warga Jenggot Wetan Kelurahan Jenggot Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan. Mereka kini sudah diamankan di Mapolsek Pekalongan Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, melalui Wakapolsek Pekalongan Selatan AKP Sumarjo menuturkan, ketiga pelaku ditangkap dari tempat persembenyiannya dengan tanpa perlawanan. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Barang bukti yang diamankan berupa handphone milik korban merk Samsung tipe Note 2 warna putih abu-abu, sepeda motor Honda Vario warna merah bernomor polisi G-5512-TC yang dipakai sebagai sarana melakukan kejahatan, uang Rp200 ribu, serta sebilah golok berikut sarungnya," ungkapnya, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus itu bermula dari laporan korban, yakni Kharis Ayatal Maula, 17, warga Perum Griya Panguripan Indah Blok F No 1 Kelurahan Kuripan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan.

Semula, korban bersama temannya, M Dani Julian, 19, warga Desa Kalibeluk Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang berboncengan melintas di Jalan Trikora Kelurahan Sokoduwet Kecamatan Pekalongan Selatan, tepatnya di sebelah barat SMPN 16 Pekalongan dihentikan oleh tiga orang pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah.

Setelah korban berhenti, salah satu pelaku menanyakan alamat "Benteh mana?", dan salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis golok. Sambil mengayun-ayunkan golok tersebut ke wajah korban, pelaku meminta handphone milik korban.

"Karena ketakutan, korban mengeluarkan handphone dari kantong saku celananya. Kemudian pelaku mengambil paksa handphone yang ada di tangan korban, serta meminta uang milik korban. Setelah berhasil merampas handphone dan sejumlah uang milik korban, para pelaku pergi meninggalkan Korban kearah timur," paparnya.

Sumarjo menambahkan, berbekal informasi tersebut, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pekalongan Selatan melakukan penyelidikan dan membuahkan hasil. "Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya," ujar Sumarjo. Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (way/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua dari empat pelaku begal yang berhasil melarikan diri usai beraksi pada Jumat (8/6) di perbatasan Desa Penawar dengan Desa Kemantan Hilir, Kerinci.


Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Tak punya uang untuk bayar uang Sekolah, siswa SMK Hofiuddin nekat menjambret handphone (HP) milik Siti (14), siswi SMP.


Enam Copet HP Spesialis Konser Diringkus

Enam Copet HP Spesialis Konser Diringkus

Satreskrim Polres Banyumas berhasil meringkus tiga kelompok copet lintas wilayah.


Besi Proyek Double Track Kereta Api Dimaling

Besi Proyek Double Track Kereta Api Dimaling

Bukan hanya barang berharga yang menjadi sasaran pencuri. Namun, sejumlah material proyek pembangunan pun tak luput dari endusan pencuri.


Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Syamsuddin Noor alias Udin (42) dan istrinya, Juriah (36) digiring aparat ke Polda Kalsel.


Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan sejumlah oknum polisi terhadap enam pemuda di Kelurahan Afe Taduma, Ternate Barat mulai menemukan titik terang.


Hanya Dituntut Delapan Tahun, Kelurga Korban Tak Terima

Hanya Dituntut Delapan Tahun, Kelurga Korban Tak Terima

Keluarga korban pengeroyokan berujung pembunuhan Anang Tri Hidayat tidak terima.


Jual Sabu-sabu, Pamong di Pemalang Ditangkap Polisi

Jual Sabu-sabu, Pamong di Pemalang Ditangkap Polisi

Seorang perangkat desa (pamong) di salah satu desa di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Dunia pendidikan tercoreng. Setelah tertangkapnya pelajar otak pencurian di SMP Santo Mikail, kini giliran oknum guru SD yang ditangkap karena kasus narkotika.


Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN

Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN

Ada-ada saja upaya pelaku kejahatan narkoba untuk bisa lepas dari jerat hukum.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!