Kriminal
Share this on:

Tak Tahan Lihat ABG Molek, Nekat Cabuli Tetangga

  • Tak Tahan Lihat ABG Molek, Nekat Cabuli Tetangga
  • Tak Tahan Lihat ABG Molek, Nekat Cabuli Tetangga

Adanya kesempatan setelah ulah bejat yang pertama lancar membuat Yusuf (40), asal Surabaya yang nekat mencabuli siswi SMA.

SURABAYA - Adanya kesempatan setelah ulah bejat yang pertama lancar membuat Yusuf (40), warga Jalan Donokerto Gang A Surabaya nekat terus mencabuli seorang remaja di bawah umur yang masih duduk di bangku SMA sebut saja Anggrek (17), warga Jalan Tanah Merah Surabaya.

Bermula dari hubungan bertetangga, Yusuf rupanya kerap mengamati kemolekan dan kecantikan korban yang beranjak remaja. Karena dikuasai nafsu, pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai penjual nasi bungkus ini pun mencari cara untuk bisa mencabuli anak tetangganya itu.

Sekitar enam bulan yang lalu, ketika pelaku dan korban masih bertetangga di kawasan Donokerto, Yusuf merasa menemukan kesempatan saat melihat korban pulang dari sekolah. Melihat kondisi rumah korban yang sepi karena ditinggal pergi kedua orang tuanya, pelaku pun langsung menyergap korban.

"Saat itu saya langsung nyelonong masuk ke rumah korban yang sepi," ucap Yusuf saat diperiksa di depan polisi, kemarin.

Korban yang saat itu baru pulang sekolah kaget mengetahui tetangganya tiba-tiba nyelonong masuk tanpa permisi ke dalam kamar saat dia sedang ganti baju. Sebab saat itu, korban hanya mengenakan pakaian dalam.

Mengetahui korban hendak berteriak, Yusuf pun menggunakan jurus main ancam. Ia mengancam korban akan membunuhnya jika berteriak dan tidak mau melayani nafsu bejatnya. Karena ketakutan, korban pun hanya bisa pasrah dicabuli pelaku.

Setelah puas, pelaku langsung meninggalkan korban. Namun sebelum pergi, pelaku lagi-lagi mengancam korban akan dibunuh jika sampai melapor dan menceritakan perbuatan bejatnya kepada orang lain terutama ke orang tuanya. Aksi pelaku untuk sementara masih aman.

Apalagi, korban yang trauma akhirnya mengikuti orangtuanya pindah rumah kontrakan ke Jalan Tanah Merah. Untuk sementara, korban dan pelaku memang sudah jarang bertemu sehingga aksi pencabulan itu tertutup rapat-rapat.

Namun pepatah yang mengatakan tidak ada kejahatan yang sempurna akhirnya terbukti. Suatu saat, korban tidak sengaja lewat di depan rumah pelaku yang mantan tetangganya tersebut. Kebetulan, pelaku saat itu ada di depan rumah untuk berjualan nasi bungkus.

Seketika itu, pelaku langsung terpantik kembali niat jahatnya untuk mencabuli korban. Apalagi, pelaku mengaku masih tertarik dengan kemolekan tubuh korban saat lewat di depan rumahnya dengan mengenakan celana pendek.

Pelaku pun mendatangi rumah korban. Kebetulan, rumah korban saat itu sepi karena kedua orangtuanya sedang pergi. Pelaku langsung masuk ke dalam kamar korban dan kembali memaksa untuk mencabuli.

“Saat hendak dicabuli untuk kedua kalinya, korban sudah mencoba berontak. Namun, tenaganya sebagai perempuan masih kalah dengan pelaku yang sudah dikuasai nafsu,” kata Kabag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sugiati.

Dia menjelaskan bahwa saat dicabuli, kepala korban dipegang dan kembali diancam akan dibunuh kalau tidak mau melayani. “Korban disuruh membuka celana pendek dan celana dalamnya. Tapi sebelumnya, pelaku memaksa korban untuk melakukan oral seks,” kata Sugiati.

Beruntung, setelah sekitar lima menit, ibu kandung korban pulang sambil memanggil-manggil nama korban yang memang kerap ditinggal sendirian di rumah. Pelaku yang kaget dengan suara ibu kandung korban, langsung bergegas keluar kamar dan meninggalkan korban.

Mengetahui ada orang tak dikenal yang keluar dari kamar anaknya, ibu korban tentu terkejut. Ia pun menanyai korban. Dengan meneteskan air mata karena dicabuli pelaku, korban akhirnya menceritakan semua kejadian yang telah menimpanya.

“Ibu korban lantas melaporkan kejadian yang dialami oleh anaknya itu ke kami. Berbekal laporan dari korban, pelaku akhirnya berhasil kami bekuk di Jalan Tanah Merah Utara, sesaat setalah pelaku melakukan tindak pidana pencabulan.

Beberapa barang bukti yang diamankan dari ulah pelaku antara lain berupa bukti visum korban, celana dalam warna hitam milik pelaku yang sempat tertinggal di kamar korban, dan sebuah bra warna krem milik korban juga turut diamankan.

Atas perbuatan bejatnya, kini pelaku harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Tanjung Perak dan diancam dengan pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara. (yaz/jay/jpg)


Berita Sejenis

Tarik Tas Korban, Pejambret Malah Ndelosor

Tarik Tas Korban, Pejambret Malah Ndelosor

Aksi penjambretan yang dilakukam, M. Syapik (29), warga Jalan Kebondalem I tak berjalan mulus.


Gendeng! Berdalih Mau Dinikahi, Pacar Digauli hingga 15 Kali

Gendeng! Berdalih Mau Dinikahi, Pacar Digauli hingga 15 Kali

IA (17), warga Rumah Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon tak bisa berkutik saat berada di tahanan Polsek Talun.


Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA

Berdalih Obati Penyakit, Sehari Cabuli Empat Siswi SMP dan SMA

Biadab. Mungkin kata ini yang pantas disematkan kepada Vinsensius Kresensius Yohanes Duan (33), warga asal Ketapang.


Tak Segan-segan Lukai Korbannya, Tiga Begal Bergolok Ditangkap

Tak Segan-segan Lukai Korbannya, Tiga Begal Bergolok Ditangkap

Unit Reserse dan Kriminal Polsek Pekalongan Selatan, kemarin (8/5), berhasil membekuk tiga pelaku begal bersenjata tajam.


Sembunyi di Plafon, Suami Lihat Istrinya Digerayangi Pria Lain

Sembunyi di Plafon, Suami Lihat Istrinya Digerayangi Pria Lain

Kesabaran AS, warga Jalan Mambruk benar-benar telah sampai pada ujungnya kepada sang istri, NS.


Mabuk Tuak, Pengangguran Cabuli Bocah

Mabuk Tuak, Pengangguran Cabuli Bocah

Pengaruh tuak yang diminumnya membuat Sukri (42), warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, melakukan kejahatan.


Asyik Ngamar, Malam-malam Tujuh Pasangan Didobrak Polisi

Asyik Ngamar, Malam-malam Tujuh Pasangan Didobrak Polisi

Meski sudah berkali-kali operasi pekat diadakan, namun pasangan bukan suami-istri masih nekat bermesum ria di hotel-hotel


Asyik Bercumbu di Mobil, Disergap Warga Tabrak Trotoar Lalu Masuk Parit

Asyik Bercumbu di Mobil, Disergap Warga Tabrak Trotoar Lalu Masuk Parit

Sudah kebelet dan tak lagi sempat check in di hotel, pasangan mesum ini ercumbu ria di dalam mobilnya.


Janji Diajak Jalan-jalan, Empat ABG Malah Dijual di Karaoke

Janji Diajak Jalan-jalan, Empat ABG Malah Dijual di Karaoke

Empat ABG di bawah umur ini sungguh tak menyangka jika ajakan jalan-jalan yang ditawarkan oleh Rikwanto alias Bejo (40), adalah jebakan.


Goyang Siswi SMP di Rumah Temannya, ABG Dijebloskan ke Penjara

Goyang Siswi SMP di Rumah Temannya, ABG Dijebloskan ke Penjara

Persetubuhan terhadap pelajar SMP di Kota Pontianak kembali terjadi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!