Kriminal
Share this on:

TV yang Diperbaiki Rusak Lagi, Tukang Servis TV Dikeroyok dan Dibacok

  • TV yang Diperbaiki Rusak Lagi, Tukang Servis TV Dikeroyok dan Dibacok
  • TV yang Diperbaiki Rusak Lagi, Tukang Servis TV Dikeroyok dan Dibacok

PONTIANAK - Minum kopi di depan rumahnya di Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Kubu Raya, Syahid diserang tiga pria menggunakan pisau. Tukang service televisi (TV) itu menderita luka seius di punggungnya.

Pembacokan ini dialami Syahid pada 25 April 2017 lalu sekitar pukul 22.00. Saat itu Syahid duduk santai di depan rumahnya bersama ke empat rekannya. Kemudian datang tiga pria, satu di antaranya berinisial E, konsumen yang memakai jasa Syahid memperbaiki TV.

Dua pria yang datang bersamaan dengan E langsung menyerang Syahid menggunakan senjata tajam. Melihat Syahid hendak menyelamatkan diri dengan cara berlari, kedua pelaku yang membawa senjata tajam semakin beringas mengejarnya.

Ketika jaraknya semakin dekat, salah seorang pelaku langsung membacok punggung Syahid. Dia pun terjatuh dan menderita luka robek sepanjang 19 inci. Melihat Syahid terkapar bersimpah darah, ketiga pelaku langsung melarikan diri. Syahid dibawa keluarganya dan warga ke Rumkit III Pontianak.

“Usai menerima laporan dari keluarga korban, kami langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan,” jelas Kapolsek Sungai Raya AKP Haryanto. Polisi sudah memeriksa lima saksi. Begitu juga dengan keterangan istri korban.

Dijelaskan Haryanto, menurut istri Syahid, sekitar empat bulan lalu E datang ke tempat service TV suaminya. Saat itu TV E rusak di bagian play back. Dijelaskan oleh suaminya, kalau diperbaiki biayanya Rp160 ribu dan E menyetujui.

Setelah selesai diperbaiki, pelaku pun mengambil TV-nya. Namun bayaran service hanya Rp100 ribu, sedangkan Rp60 ribunya lagi E berutang. “Beberapa hari kemudian istri korban sempat minta sisa pembayaran TV tersebut. Namun hanya dibayar dengan pentol bakso seharga Rp10 ribu dan sisa Rp5 ribu minta tempo sekitar tiga bulan,” ungkap Kapolsek atas penjelasan istri korban.

Setelah TV diambil oleh E, namun rusak lagi. Pelaku mengantar kembali ke bengkel Syahid. Setelah dicek ternyata TV tersebut bukan rusak pada play back yang pernah diperbaiki korban. Namun E tidak mau tahu, dia meminta Syahid memperbaiki TV miliknya.

“Akhirnya terjadilah kejadian pembacokan itu yang diduga motif sakit hati,” ujarnya.

Saat kejadian, sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku. Pelaku mengatakan korban adalah mafia service. Kemudian pelaku pulang dan membawa kedua temannya dan langsung menyerang Syahid.

“Kita sudah meringkus satu dari tiga pelaku, berinisial S di Jalan Johan Idrus ketika sedang bekerja mengecat bangunan. Pelaku E dan seorang rekannya sedang dilakukan pengejaran, semoga dalam waktu dekat cepat tertangkap,” tegas Haryanto. (zrn/jpg)


Berita Sejenis

Duh... Ketagihan Film Blue, Bocah Tujuh Tahun kok Digarap

Duh... Ketagihan Film Blue, Bocah Tujuh Tahun kok Digarap

Penyesalan memang selalu datang belakangan. Hal itu tampaknya juga terjadi pada Anshar, yang menjadi terdakwa kasus pencabulan di Pengadilan Negeri Tarakan.


Bawa Sabu-sabu, Kurir Tak Berkutik saat Disergap Polisi

Bawa Sabu-sabu, Kurir Tak Berkutik saat Disergap Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota kembali membekuk seorang tersangka yang diduga menjadi kurir, dan atau pengguna sabu-sabu.


Marah Celana Dicuci, Istri Dikungfu Suaminya dan Dilempar Rokok

Marah Celana Dicuci, Istri Dikungfu Suaminya dan Dilempar Rokok

Bermaksud ingin menjadi istri yang baik dengan mencucikan pakaian kotor sang suami, malah dapat bogem mentah.


Diancam dan Kaosnya Disobek, Mahasiswi Cantik Lalu Diperkosa

Diancam dan Kaosnya Disobek, Mahasiswi Cantik Lalu Diperkosa

Kelakuan beringas DIL (20) terungkap. Pria warga Jalan Negara Muara Teweh-Kandui ini, tega-teganya memerkosa mahasiswi.


Berdalih Bacakan Hasil Ulangan, Oknum Guru Nekat Cium Pipi Muridnya

Berdalih Bacakan Hasil Ulangan, Oknum Guru Nekat Cium Pipi Muridnya

Kasus pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Sambas. Kali ini malah dilakukan oknum guru Sekolah Dasar (SD) yang tega mencabuli muridnya.


Balita ’Terjun Bebas’ Tewas Jatuh dari Lantai III SD

Balita ’Terjun Bebas’ Tewas Jatuh dari Lantai III SD

Setelah menjalani operasi di Rumah Sakit, Afkar balita berusia 3 tahun yang terjatuh dari lantai III SD Negeri 4 Ciputat akhirnya meninggal.


Sakit Hati, Karyawan yang Dipecat Coba Bunuh Mantan Majikannya

Sakit Hati, Karyawan yang Dipecat Coba Bunuh Mantan Majikannya

Kepolisian Resor Wonosobo mengungkap kasus percobaan pembunuhan terhadap pengusaha ayam goreng. Pelaku Yudiono (24), warga Tlogodalem, Kretek.


Depresi, Tahanan Kejari Tangerang Bunuh Diri Loncat dari Menara

Depresi, Tahanan Kejari Tangerang Bunuh Diri Loncat dari Menara

Jalan pintas diambil Nanang Karyana (43). Terdakwa kasus penipuan yang kini jadi tahanan Kejari Tangerang itu tewas mengenaskan.


Gerayangi ABG Tiga Kali, Kakek 70 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara

Gerayangi ABG Tiga Kali, Kakek 70 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara

Kakek berinisial AS (70) melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. AS diketahui masih memiliki istri yang saat ini terbaring sakit.


Dilindas Truk Pengangkut Pasir, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan

Dilindas Truk Pengangkut Pasir, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan

Dua kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Muarojambi, kemarin. Tiga orang tewas. Dua diantaranya merupakan ibu dan anak.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!