Kriminal
Share this on:

Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas

  • Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas
  • Usai Indehoy dengan Kekasihnya, Seorang Pemuda Kejang-kejang Lalu Tewas

PONTIANAK - Ingin memuaskan nafsu pacar, justru malapetaka yang didapat. Luki Setiawan, 33, kejang-kejang dan tewas usai indehoy dengan pacarnya, Sri Wahyuni, 28 di Hotel 95 Jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan, kemarin.

Pria asal Kubu Raya ini diduga menderita serangan jantung setelah mengonsumsi obat kuat dan makan buah langsat. “Pada saat kejadian itu, dia habis makan buah langsat, mungkin makan obat kuat juga. Jadi mungkin ini masih prediksi ya. Ini termasuk over dosis. Jantungnya kurang kuat, minum obat kuat akhirnya sekitar pukul 05.00 dia kejang-kejang,” jelas AKP Maryanto, Wakapolsek Pontianak Selatan di Rumah Sakit Anton Sudjarwo, kemarin.

Luki mengajak Sri Wahyuni menginap dan berhubungan badan di kamar 104 Hotel 95. Mereka check in sehari sebelumnya. “Jadi mereka pasangan lain jenis, bukan suami istri. Namun demikian, katanya pacarnya,” jelas Maryanto.

Begitu masuk ke kamar, pasangan kekasih ini melakukan hubungan intim. Tengah malam, keduanya keluar hotel dan makan bersama di warung lamongan tidak jauh dari hotel. Usai makan, Luki membeli rokok dan 1 Kg buah langsat yang dibawanya ke kamar hotel.

Tiba di hotel, pasangan kekasih ini lantas kembali melakukan hubungan intim sebelum kemudian tertidur. Sekitar pukul 04.00, Luki bangun kemudian menghabiskan sisa langsat yang dibelinya. Tidak lama berselang, Luki kemudian mengalami kejang-kejang.

“Menurut saksi mata, korban terlihat melotot, sementara kedua tangan mengepal seperti orang yang sedang menahan sakit,” katanya.

Melihat Luki kejang-kejang, Sri Wahyuni berusaha memberinya minum. Tidak lama korban tak lagi bergerak.

“Si perempuannya lapor ke security, sudah nggak bisa ditolong, akhirnya meninggal dunia,” papar Maryanto.

Jajaran Polsek Pontianak Selatan mendapat laporan dari pihak hotel, langsung meluncur ke tempat kejadian. Polisi melakukan olah TKP dan menyita barang bukti berupa sisa kulit buah langsat, rokok serta tas korban yang berisikan pakaian dalam dan obat yang diduga sempat diminum Luki.

“Sementara jenazah kita bawa ke Rumah Sakit Anton Sudjarwo untuk divisum. Sudah kita hubungi keluarganya, tapi belum tersambung. Penanganan selanjutnya, kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Sosial, karena pihak keluarga tidak bisa dihubungi,” ungkap Maryanto.

Menurutnya, hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Begitu pun dari keterangan Sri Wahyuni yang selama tiga bulan menjalin asmara dengan Luki, tidak pernah mendengar keluhan mengenai kesehatan kekasihnya itu.

“Untuk teman wanitanya kita bawa ke Mako Pontianak Selatan untuk dibuatkan LP-nya. Nanti kita periksa dan mintai keterangan, biar clear semuanya,” tegas Maryanto. (isa/oxa/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kelelahan Usai Antre Rastra, Nenek Tewas

Kelelahan Usai Antre Rastra, Nenek Tewas

Pembagian beras sejahtera (rastra) di Balai Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, dibalut suasana duka.


Belum Jadi, Flyover Kretek Makan Korban

Belum Jadi, Flyover Kretek Makan Korban

Tragis nian nasib pemuda bernama Rizal Julianto (29), warga Dukuh Grengseng Desa Taraban Kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes ini.


Isi Galon, Carmudi Tewas Tersengat Listrik

Isi Galon, Carmudi Tewas Tersengat Listrik

armudi (25), warga Dusun Pangkah, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan meninggal dunia.


Korban Curas Malah Tewas Dianiaya

Korban Curas Malah Tewas Dianiaya

Rasa takut membuat Bara Kuku Guna Wardana (12) tidak bisa berbuat banyak.


Kangen Ibunya, Tahanan Narkoba Kabur

Kangen Ibunya, Tahanan Narkoba Kabur

Dedi Purnama, tahanan kasus narkoba yang sempat kabur dari Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Kamis (15/6) lalu, akhirnya menyerahkan diri.


368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar

368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar

Operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Mapolresta Pontianak sejak 26 Mei-9 Juni lalu menjaring 368 pelaku kejahatan maupun penyakit masyarakat.


Tak Dikasih Uang Pelangkah, Balita Keponakannya Dibantai hingga Tewas

Tak Dikasih Uang Pelangkah, Balita Keponakannya Dibantai hingga Tewas

Teka-teki pembunuh Siti Anggun, balita berusia 3 tahun asal Bogor akhirnya terkuak.


Kaca Mobil Dikepruk, Rp265 Juta Raib

Kaca Mobil Dikepruk, Rp265 Juta Raib

Tindak pidana dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah Kota Mataram.


Mesum, Enam Orang Digerebek, Satu Pasang Sedang Bercumbu Ria

Mesum, Enam Orang Digerebek, Satu Pasang Sedang Bercumbu Ria

Polres Sekadau kembali menjaring tiga pasangan bukan suami istri saat menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat), Selasa (6/6) malam lalu.


Cari Selingkuhan Isteri, Suami Bawa Samurai Malah Dimassa

Cari Selingkuhan Isteri, Suami Bawa Samurai Malah Dimassa

Seorang pemuda bernama Dimas Rizki (20), babak belur dihajar massa. Pasalnya, Rizki terlihat emosi sambil membawa sebilah samurai.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!