Lifestyle
Share this on:

Anak Anda Nakal? Jangan-jangan Pola Asuhnya yang salah

  • Anak Anda Nakal? Jangan-jangan Pola Asuhnya yang salah
  • Anak Anda Nakal? Jangan-jangan Pola Asuhnya yang salah

**** - Persoalan seputar anak yang susah diatur, manja, rendah diri, pemalu, kecanduan gadget, dan tidak disiplin timbul dari pola asuh yang salah. Ini disampaikan trainer SEMAI Siti Sundari saat mengisi kelas pelatihan kontinum berbahasa di PAUD Buana Kids Pacul, Kamis (9/2)

"Jadi ada fase tidak tuntas dalam pemenuhan tahap perkembangan anak," tuturnya.

Dia menyebut, begitu banyak orang tua yang baru bereaksi ketika anaknya bermasalah. Padahal sumber masalahnya ada pada diri orang tua.

Pertanyaannya, orang tua ke mana ketika anaknya sedang tidak bermasalah, sedangkan mereka butuh perhatian dan kasih sayang dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar anak. Sundari menjelaskan, tugas mendidik anak itu pada orang tua. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator.

?Jangan sampai orang tua menjadikan sekolah seperti laundry," tegasnya.

Ya, orang tua harus pegang peran utama dalam mendidik, menjadikan rumah sebagai sekolah, dan di sinilah pentingnya orang tua banyak belajar.

Ternyata, penggunaan bahasa Bahasa Indonesia yang berpola bisa menanamkan nilai-nilai positif kepada anak.Sundari memaparkan pentingnya penggunaan bahasa berpola, mendidik tanpa 3M (Memarahi, Melarang, Menyuruh).

Juga kontinum berbahasa dalam penanaman karakter anak, terutama usia dini. Dia mencontohkan ketika anak dibesarkan dengan pola marah maka anak akan menjadi pribadi yang berontak, tidak mau menerima nasehat, merasa rendah diri.

Kemudian ketika anak dibesarkan dengan pola melarang, anak akan tumbuh menjadi pribadi peragu dalam mengambil keputusan. Sedangkan jika dibesarkan dengan pola menyuruh, anak akan tumbuh sebagai pribadi yang tidak punya inisiatif.

Sementara Manajer Pelatihan Ali Irfan menyampaikan bahwa saat ini pihaknya melalui SEMAI tengah konsen menggarap pelatihan seputar parenting dengan konsep terbatas untuk jumlah peserta hanya untuk 12 peserta tiap kelas pelatihan.

?Kami sadar bahwa untuk bisa menjadi guru, dokter, arstitek, danprofesilainnya ada sekolahnya, tapi untuk menjadi orang tidak ada sekolahnya.Padahal menjadi orang tua itu masa berlakunya seumur hidup,? ungkap Ali Irfan. (dya/ela/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Waspadai Dampak Buruk Game Online

Waspadai Dampak Buruk Game Online

Fenomena game online merambah anak muda bahkan orang dewasa di Indonesia, termasuk Sulut. Jenisnya pun beragam. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar.


Simpan Panik Anda, jika Anak Akses Konten Dewasa

Simpan Panik Anda, jika Anak Akses Konten Dewasa

Kotak kecil yang berguna dan berbahaya. Begitulah psikolog Dra Sri Wahyuningsih MKes mengistilahkan gawai.


Kalkulator Stlylish nan Colorful Bidik Anak Muda dan UMKM

Kalkulator Stlylish nan Colorful Bidik Anak Muda dan UMKM

Casio di Indonesia meluncurkan seri kalkulator terbarunya 'My Style? dengan varian ?Colorful? dan ?Stylish?.


Tips Riasan Cantik ala Bintang Hollywood

Tips Riasan Cantik ala Bintang Hollywood

Begini tips make up Mario Dedivanovic, agar Anda bisa secantik bintang-bintang Hollywood.


Ingin Cantik ala Artis Hollywood? Ini yang Harus Anda Lakukan

Ingin Cantik ala Artis Hollywood? Ini yang Harus Anda Lakukan

Mario Dedivanovic mendapatkan predikat sebagai make up artist yang paling banyak dicari melalui pencarian Google di Indonesia.


Bunda, Susu Pengaruhi Tumbuh Kembang Buah hati Anda Lho...

Bunda, Susu Pengaruhi Tumbuh Kembang Buah hati Anda Lho...

Kita sering mendengar soal tumbuh kembang anak. Sebenarnya, apa sih tumbuh kembang pada anak itu?


Anak 9 Bulan sampai 15 Tahun Wajib Dapat Vaksin MR

Anak 9 Bulan sampai 15 Tahun Wajib Dapat Vaksin MR

Imunisasi adalah salah satu upaya yang dilakukan pemerintah. Masyarakat pun patut mendukung rencana pemerintah tersebut.


Kenali dari Dini Apa Itu Osteoartritis

Kenali dari Dini Apa Itu Osteoartritis

Apakah Anda pernah merasakan nyeri pada sendi lutut? Mungkin untuk sebagian orang, hal ini sudah biasa terjadi.


Lima Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Buat Apalikasi Awasgan yang Bisa Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak

Lima Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Buat Apalikasi Awasgan yang Bisa Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak

Gadget, siapa yang tak mengenal benda yang satu ini. Apalagi smartphone sudah menjadi kebutuhan utama untuk melakukan komunikasi sehari-hari.


Hanya Butuh Tiga Tahun untuk Hafal 30 Juz Alquran

Hanya Butuh Tiga Tahun untuk Hafal 30 Juz Alquran

Bagi Fiqhan Makrifatullah untuk menjadi seorang hafidz atau penghafal Aquran tidak sesulit yang dibayangkan orang.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!