Lifestyle
Share this on:

Bagini Caranya Sulap Drum jadi Furnitur Cantik

  • Bagini Caranya Sulap Drum jadi Furnitur Cantik
  • Bagini Caranya Sulap Drum jadi Furnitur Cantik

Umumnya masyarakat menganggap barang bekas hanya sebagai sampah. Keberadaannya dinilai hanya mengganggu.

BANDARLAMPUNG - Umumnya masyarakat menganggap barang bekas hanya sebagai sampah. Keberadaannya dinilai hanya mengganggu. Namun di tangan orang yang kreatif, sampah itu bisa menjadi benda yang berguna dan bernilai tinggi. Seperti yang dilakukan Abu Hasan, pemilik Rumah Kreasi, yang menyulap limbah menjadi furnitur cantik.

Tumpukan drum bekas memadati sebuah bengkel di Jl. Urip Sumoharjo, Gunungsulah, Wayhalim, Bandarlampung. Kesibukan juga terlihat jelas di sana. Sebagian pekerja sibuk memotong drum sesuai desain, sebagian lain asyik mengecat.

Oleh sang pemilik, Abu Hasan, bengkel itu dinamakan Rumah Kreasi. Tempat itu memang mengkhususkan diri mengubah limbah-limbah menjadi barang bermanfaat seperti drum, ban bekas, dan kayu palet. Di bengkel itu, barang-barang bekas diubah menjadi aneka furnitur atau produk rumah tangga unik.

Menurut Abu, aneka barang bekas itu dia beli. Drum bekas misalnya, dia membelinya dari salah satu perusahaan yang menggunakan kemasan minyak ikan dan oli. Sebuah drum dia beli seharga Rp80 ribu.

Untuk menjelma menjadi furnitur cantik, barang bekas itu harus melewati beberapa tahapan proses yang cukup panjang. Dimulai dari proses pemotongan drum, pembersihan, cuci, pengelupasan dan perontokan cat hingga pengelasan.

Proses dilanjutkan dengan pendempulan dan pengamplasan dan diakhiri dengan tahap finishing. Proses finishing meliputi pengecatan hingga pemasangan karet list dan jok busa. "Setiap set bisa memakan waktu lima sampai tujuh hari," kata dia.

Tidak hanya aneka furnitur, dengan berbagai alat seperti las listrik, gerinda, mesin potong, kompresor dan penyemprot cat, drum-drum bekas juga bisa dirubah menjadi wastafel, mini bar, hingga booth untuk usaha.

“Pokoknya sesuai request dari konsumen," jelasnya.

Abu melihat prospek usaha ini ke depan cukup menjanjikan. Dalam sebulan, dia mampu memproduksi lima sampai tujuh set meja tamu, sofa dan kursi teras. Pembelinya dari kalangan rumah tangga hingga pengusaha di bidang kuliner. Bentuknya yang unik dan menarik menjadi pilihan para entrepreneur muda untuk mempercantik tempat usaha mereka. "Satu set sofa terdiri dari tiga kursi dan satu meja. Sedangkan untuk kategori teras terdiri dari dua kursi dan satu meja," terangnya.

Pemesan, kata dia, berasal dari berbagai daerah di Lampung. Di antaranya dari Lampung Timur, Lampung Tengah, Metro, Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung sendiri. Untuk harga, setiap set furnitur dibanderol mulai dari Rp1 juta-3 juta.

Tak hanya drum bekas, Abu juga memanfaatkan ban bekas dan kayu palet menjadi aneka kursi teras. Khusus kayu palet juga bisa dikreasikan menjadi kitchen set, kursi taman, ayunan, hingga tempat tidur. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung dengan tingkat kesulitan dan bahan baku. Rata-rata mulai dari Rp2 juta-Rp6 juta.

"Semua produk dijamin tahan lama dan awet tidak berkarat," ucapnya setengah berpromosi.

Abu mengaku menggeluti usaha kreatif ini karena melihat peluang bisnis yang besar. Selain itu, melalui usaha ini dia juga berupaya membantu pemerintah membuka lapangan pekerjaan. "Saya juga ingin membina anak muda yang belum bekerja maka kita berdayakan. Saat ini ada lima pegawai yang membantu saya. Mereka merupakan anak muda yang bekerja dengan kreativitas dan ide yang mereka miliki," ungkapnya.

Awalnya, kata Abu, cukup banyak pihak yang meragukan usaha yang dia rintis tersebut. Bahkan ada sebagian pihak yang mengaku terkejut dengan harga yang dia banderol. Namun, lambat laun kesan-kesan negatif itu memudar seiring kemajuan usaha kreatif itu. Ke depan, Abu berharap produk-produk hasil kreasinya bisa semakin mendapat tempat di hati masyarakat Kota Bandarlampung.

Sejauh ini, kata dia, respons masyarakat terhadap hasil kreasinya cukup positif. “Pemasaran yang kami lakukan selama ini hanya dari mulut ke mulut dan lewat media sosial,” kata dia seraya menyatakan saat ini pihaknya tengah menggelar promo bebas ongkos kirim ke seputaran Kota Bandarlampung dan sekitarnya untuk tiga bulan ke depan.

Pihaknya berharap, pemerintah dan perusahaan swasta atau lembaga lain dapat memiliki kepedulian untuk bermitra dan membangun usaha kerjasama dalam fokus mengolah limbah, sehingga dapat lebih bermanfaat.

“Kami melibatkan semua pihak agar ekonomi masyarakat bergerak dan terus bekerja serta berkreasi," tandasnya. (c1/fik/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

Cinta bisa membuat siapa saja irasional. Begitu juga Nenek Onih (98) yang rela tinggal di gubur reyot hanya untuk ’dekat’ dengan sang suami.


Yukkk... Mencoba Bisnis Costume Maker Cosplay

Yukkk... Mencoba Bisnis Costume Maker Cosplay

Menjadi pecinta berat anime dan cosplay menciptakan ide kreatif bagi dara cantik yang satu ini.


Di Tangan Ibu-ibu PKK, Limbah Plastik Jadi Bernilai mahal

Di Tangan Ibu-ibu PKK, Limbah Plastik Jadi Bernilai mahal

Limbah plastik yang tidak ada nilainya ternyata bisa disulap anggota PKK Kelurahan Kejambon.


Gradasi Warna untuk Wanita Dinamis Jadi Tren Make Up 2017

Gradasi Warna untuk Wanita Dinamis Jadi Tren Make Up 2017

Dunia fashion tak ubahnya dengan musim. Setiap kali selalu ada perubahan dan modifikasi.


Begini Tips Melahirkan Cantik ala Meisya

Begini Tips Melahirkan Cantik ala Meisya

Meisya Siregar mengungah foto dirinya yang baru saja melahirkan anak ketiganya bersama musisi Bebi Romeo pada Jumat (25/11).


Ingin Sensasi Dahsyat saat Bercinta, Cobalah Posisi-posisi Ini

Ingin Sensasi Dahsyat saat Bercinta, Cobalah Posisi-posisi Ini

Bercinta bagi pasangan muda bisa jadi sensasi luar biasa, setelah menikah.


Sampah Produktif Bisa Disulap jadi Gazebo Cantik Lho...

Sampah Produktif Bisa Disulap jadi Gazebo Cantik Lho...

Sampah tak hanya dihargai dengan uang lewat keberadaan bank sampah. Tetapi juga diubah menjadi gazebo.


Ini Dia Tanaman Sekitar yang Bisa Bikin Cantik Kulit Anda

Ini Dia Tanaman Sekitar yang Bisa Bikin Cantik Kulit Anda

Pernah mengalami iritasi kulit? Nah, itu bisa jadi salah satu reaksi kulit Anda yang sensitif.


Tempat-tempat Ini Kerap jadi Pemicu Alergi, Bersihkan dari Sekarang

Tempat-tempat Ini Kerap jadi Pemicu Alergi, Bersihkan dari Sekarang

Anda kerap terganggu oleh alergi? Jangan sepelekan hal ini.


Cantik saja Tak Cukup, tapi Juga Harus Cerdik

Cantik saja Tak Cukup, tapi Juga Harus Cerdik

Menjadikan fisik sebagai indikator kecantikan wanita, memang bukan hal yang keliru.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!