Lifestyle
Share this on:

Mudah Belajar dengan Meniru Anak Bayi

  • Mudah Belajar dengan Meniru Anak Bayi
  • Mudah Belajar dengan Meniru Anak Bayi

Harusllah belajar bahasa asing dengan mencontoh anak bayi. Mendengar kata sebelum belajar mengucapkannya.

JAKARTA - Harusllah belajar bahasa asing dengan mencontoh anak bayi. Mendengar kata sebelum belajar mengucapkannya.

Sejak masih sekolah dasar (SD), Hasrullah sudah mempelajari bahasa asing. Pria bertubuh mungil itu termotivasi belajar bahasa Inggris setelah melihat kemampuan kakaknya.

Kini, Rul (sapaan akrab Hasrullah) dapat berkomunikasi dalam delapan bahasa asing. Selain bahasa Inggris, Rul juga dapat berkomunikasi dalam bahasa Spanyol, Esperanto, Belanda, Jerman, Portugis Portugal, Portugis Brazil, dan Perancis.

Bahasa Spanyol mulai dia pelajari ketika masuk SMP. Kemampuan itu juga secara kebetulan. Saat itu sedang ramai-ramainya pertandingan sepak bola.

"Saya tidak suka pertandingan bolanya, maka saya belajar bahasanya saja," ujar Rul saat FAJAR bertemu, Rabu, 28 Desember.

Rul tidak hanya mempelajari bahasa Inggris dan Spanyol. Ketika di jenjang pendidikan SMA, Rul belajar bahasa Jerman dan Belanda secara bersamaan.

Dia menganggap kedua bahasa ini punya kosakata yang hampir sama, sehingga mempelajarinya lebih mudah.

Lantas bagaimana trik atau metode Hasrullah belajar banyak bahasa asing? Rul mengungkapkan, sempat menggunakan metode yang lazim sebelum menemukan metode yang tepat.

Metode yang lazim itu seperti mendengarkan lagu atau menghafal kata satu per satu. Namun, Rul menilai kedua metode itu kurang efektif.

Sebab, berdasarkan hasil penelitian, otak tidak bisa menerima sesuatu yang ganjil atau kata per kata. Apalagi jika mengandalkan lagu. Kata-kata yang ada pada lagu cenderung berbicara tentang cinta.

Komunikasi secara online pada sebuah komunitas polygot membuka rahasia belajar bahasa asing dengan mudah. Pria berkaca mata ini mendapat saran metode tepat belajar bahasa asing dengan meniru anak bayi.

Rul mengungkapkan, anak bayi mendengarkan kata terlebih dahulu sebelum belajar mengucapkannya. Dia pun menyarankan untuk belajar terlebih dahulu tata bahasa dengan mendengarkan kalimat-kalimat pendek. Setelah itu belajar kosakata.

"Menurut penelitian, otak tidak bisa menerima yang ganjil-ganjil seperti menghafal per kata. Pelajari tata bahasa dahulu dengan dengar kalimat yang utuh," kata mahasiswa angkatan 2013 Bahasa dan Sastra Inggris UIN Alauddin ini.

Anak pasangan Andas dan St Aisyah ini menyarankan belajar bahasa asing langsung penutur aslinya. "Lebih efektif," katanya.

Dari kemampuannya berkomunikasi dengan delapan bahasa asing ini, Rul sempat mendapat kepercayaan dari Pemkab Gowa. Dia menjadi relawan penerjemah di rumah adat Balla Lompoa.

Rul mengungkapkan motivasinya belajar banyak bahasa agar bisa mengenal dunia secara lebih luas. "Jadi, belajar bahasa sebenarnya juga belajar budaya juga."

Ke depan, Rul merencanakan membuat bahasa baru untuk dipakai di tingkatan ASEAN. Meniru anak belajar bahasa kembali jadi contoh? (muchlis abduh)

Berita Sebelumnya

Sarung untuk Busana Kaum Urban
Sarung untuk Busana Kaum Urban

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dari Smule, Pria Banglades Ini Jalin LDR dengan Wanita WNI

Dari Smule, Pria Banglades Ini Jalin LDR dengan Wanita WNI

Seperti kata pepatah, Cinta tak mengenal umur bahkan jarak. Hal inilah yang sempat membuat kehebohan besar di Kabupaten Donggala dan Kota Palu.


Hancurkan Batu Ginjal Tanpa Operasi

Hancurkan Batu Ginjal Tanpa Operasi

Batu ginjal adalah penyakit saluran kemih yang sering terjadi dengan prevalensi mendekati 20 persen dan terjadi pada usia produktif (20-50 tahun).


Anak Anda Nakal? Jangan-jangan Pola Asuhnya yang salah

Anak Anda Nakal? Jangan-jangan Pola Asuhnya yang salah

Persoalan seputar anak yang susah diatur, manja, rendah diri, pemalu, kecanduan gadget, timbul dari pola asuh yang salah.


Bangun Karakter Anak melalui Bermain

Bangun Karakter Anak melalui Bermain

Raudhatul Athfal (RA) Usamah 2 yang berlokasi Mintaragen Kecamatan Tegal Timur berupaya membangun karakter anak melalui kegiatan bermain.


Gradasi Warna untuk Wanita Dinamis Jadi Tren Make Up 2017

Gradasi Warna untuk Wanita Dinamis Jadi Tren Make Up 2017

Dunia fashion tak ubahnya dengan musim. Setiap kali selalu ada perubahan dan modifikasi.


Ingin Tahu Penyebab Kanker? Ini Tiga Diantaranya

Ingin Tahu Penyebab Kanker? Ini Tiga Diantaranya

Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI), memberikan sosialisasi terkati dengan bahaya penyakit kanker payudara.


Tekan Kematian dengan Mengajak Ibu Senam Hamil

Tekan Kematian dengan Mengajak Ibu Senam Hamil

Posyandu di Dusun Wlahar Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes menggelar kegiatan kelas ibu hamil.


Go Internasionalkan Selendang Wanita Minangkabau

Go Internasionalkan Selendang Wanita Minangkabau

Bernama asli Raden Ayu Alfianingsih. Dia konsisten menghasilkan karya dengan spesialisasi desain kebaya dan baju muslim.


Ibu, Kunci Pola Asuh Anak

Ibu, Kunci Pola Asuh Anak

Figur ayah kerap menjadi teladan dan pelindung bagi rasa aman, tapi ibu pun tak kalah penting dalam proses pendidikan anak dalam keluarga.


Rayakan Natal dengan Hiasan Santa Claus di Kuku

Rayakan Natal dengan Hiasan Santa Claus di Kuku

Menyambut Desember, suasana dan antusiasme liburan Natal terasa dimana-mana.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!