• Home
  • Berita Lifestyle
  • Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

Lifestyle
Share this on:

Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

  • Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya
  • Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

Cinta bisa membuat siapa saja irasional. Begitu juga Nenek Onih (98) yang rela tinggal di gubur reyot hanya untuk ’dekat’ dengan sang suami.

BOGOR - Cinta bisa membuat siapa saja irasional. Begitu juga Nenek Onih (98) yang rela tinggal di gubur reyot hanya untuk ’dekat’ dengan sang suami yang wafat 15 tahun silam. Dia bahkan menolak dipindahkan ke tempat yang lebik layak.

Rumah Onih di bibir Jalan Veteran RT 3 RW 7 Desa Banjarwaru Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, sejak beberapa hari lalu dikerubungi warga dan pejabat. Mereka tak lain bermaksud menengok kondisi nenek Onih yang tinggal di sebuah gubuk reyot.

Di dalam gubuknya, juga terdapat kuburan atau makam suaminya yang telah meninggal sekitar 15 tahun silam. Kabar ini mulai viral di media sosial lantaran dikabarkan suaminya dimakamkan di dalam gubuk karena nenek Onih keluarga miskin.

Camat Ciawi Bambang Setiawan dan rombongan serta Kepala Desa (Kades) Banjarwaru Iip Syarifudin dan Ketua RW 07 Tata, Senin (17/4), mencoba menengok kondisi warganya itu. Benar saja, kondisi hidup Onih sangat mengenaskan.

Selama lebih dari 20 tahun, dia tinggal di sebuah gubuk berukuran sekira 4 x 5 meter persegi terbuat dari bilik bambu, gelap, kumuh, dan berlantai tanah. Gubuknya sendiri terbagi tiga bagian ruangan.

Satu bagian untuk kamar tidur, satu bagian paling depan diisi bale tempat mengaso, dan tungku tempat memasak serta tumpukan kayu bakar. Satu bagian lagi seperti dapur, di mana terdapat sebuah bale kayu yang di bawahnya terdapat makam suaminya, (alm) Eno.

”Suami saya meninggal 15 tahun silam. Suami saya asal Cirebon. Saya sendiri asli Banjarwaru. Waktu sebelum meninggal, suami saya pernah wasiat agar saya tak boleh ke mana-mana, harus tinggal dekat kuburannya. Jadi lebih dulu kuburan ada, baru rumah saya,” ungkap Onih yang belum pikun ini.

Nenek Onih mengaku, setiap hari dia makan dikirim oleh anaknya, Madana, yang tinggal di Desa Jambu Luwuk Kecamatan Ciawi. Sedangkan untuk listrik dan keperluan lain, Onih bekerja sebagai pemulung pisang di gudang pisang di depan rumahnya.

”Setiap hari saya mulung pisang untuk dikeringkan dan dijadikan selai pisang dan saya jual," ungkapnya.

Nek Onih mengaku sudah dibangunkan rumah oleh anaknya yang lebih layak. Namun, dia menolak dengan alasan tak mau meninggalkan kuburan suaminya.

Ketua RW 7 Banjarwaru, Tata membenarkan, bahwa Onih sudah pernah dibujuk untuk pindah ke tempat yang lebih layak. Namun Onih selalu menolak.

”Sebetulnya kami sudah berupaya memindahkan Mak Roni ke tempat lain. Tapi dia selalu menolak, karena mungkin saking setianya. Entah kenapa dia selalu merasa di rumahnya ada makam suaminya yang memang tak mau dia tinggalkan," jelas Tata.

Camat Ciawi Bambang Setiawan prihatin dan bersama Pemdes Banjarwaru siap membantu perbaikan hidup Nenek Onih. ”Sekarang yang penting bagaimana caranya Mak Onih ini mau pindah ke rumah yang sudah dibuatkan oleh anaknya. Karena kami kuatir nanti suatu saat ada pelebaran jalan sebab rumahnya berdiri di atas Damija. Kami dari kecamatan akan membantu sembako dan bentuk bantuan lainnya, termasuk usahanya,” terangnya.

Kades Banjarwaru Ipp Syaripudin menyatakan hal serupa. Namun, dia mengatakan, bahwa pihak pemdes sudah berniat memasukkan nenek Onih sebagai penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Namun karena rumahnya berdiri di atas damija dan sebagian milik PT Mustika Raya Profertama, sulit mendapat bantuan RTLH. ”Kalau tanahnya bukan milik orang lain mungkin sudah sejak dulu dapat bantuan. Tapi kami dan masyarakat akan berupaya memperbaiki dengan dana swadaya,” jelasnya. (hasbullah/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Yukkk... Mencoba Bisnis Costume Maker Cosplay

Yukkk... Mencoba Bisnis Costume Maker Cosplay

Menjadi pecinta berat anime dan cosplay menciptakan ide kreatif bagi dara cantik yang satu ini.


Awas, Pernikahan Dini Berpotensi Kanker Mulut Rahim dan Serviks

Awas, Pernikahan Dini Berpotensi Kanker Mulut Rahim dan Serviks

Pernikahan dini kini semakin tidak terbendung, bahkan kini mulai didominasi oleh anak di bawah usia 20 tahun.


Jasa Antara Barang Pakai Sepeda, Banyak Layani Mamah Muda

Jasa Antara Barang Pakai Sepeda, Banyak Layani Mamah Muda

Puasa tahun lalu menjadi awal jasa pengantar barang dengan sepeda ini beroperasi di Jambi.


Catat, Novel Erotis Ternyata Berbahaya buat Ibu Hamil

Catat, Novel Erotis Ternyata Berbahaya buat Ibu Hamil

Apa hal terburuk yang bisa disebabkan novel erotis? Terinspirasi tapi tidak punya pasangan? Well, itu juga sih.


Ini Dia, Bekam ala Haji Irwan yang Dipercaya Ampuh Sedot Santet

Ini Dia, Bekam ala Haji Irwan yang Dipercaya Ampuh Sedot Santet

Seorang pria dengan wajah mengerikan mendekati Irwan. Dengan suara lantang dia menghardik dan menantangnya! Siapa dia?


Hanya Dibekam, Kakek 61 Tahun pun Bisa Kembali Perkasa

Hanya Dibekam, Kakek 61 Tahun pun Bisa Kembali Perkasa

Kakek 61 Tahun dari Pengadang Lombok Tengah itu datang ke Rumah Bekam, dengan wajah resah.


Jaga Pola Makan dan Olahraga untuk Deteksi Dini Penyakit Kanker

Jaga Pola Makan dan Olahraga untuk Deteksi Dini Penyakit Kanker

Penyakit kanker, salah satu kategori penyakit membahayakan ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat, termasuk di Papua


Di Tangan Ibu-ibu PKK, Limbah Plastik Jadi Bernilai mahal

Di Tangan Ibu-ibu PKK, Limbah Plastik Jadi Bernilai mahal

Limbah plastik yang tidak ada nilainya ternyata bisa disulap anggota PKK Kelurahan Kejambon.


Dari Smule, Pria Banglades Ini Jalin LDR dengan Wanita WNI

Dari Smule, Pria Banglades Ini Jalin LDR dengan Wanita WNI

Seperti kata pepatah, Cinta tak mengenal umur bahkan jarak. Hal inilah yang sempat membuat kehebohan besar di Kabupaten Donggala dan Kota Palu.


Hancurkan Batu Ginjal Tanpa Operasi

Hancurkan Batu Ginjal Tanpa Operasi

Batu ginjal adalah penyakit saluran kemih yang sering terjadi dengan prevalensi mendekati 20 persen dan terjadi pada usia produktif (20-50 tahun).



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!