Lifestyle
Share this on:

Sarung untuk Busana Kaum Urban

  • Sarung untuk Busana Kaum Urban
  • Sarung untuk Busana Kaum Urban

Wiwin Tjandrawan SPd. Desainer asli Cirebon ini rencananya akan menampilkan busana berbahan dasar sarung.

CIREBON - Inovasi di bidang fashion terus dilakukan Wiwin Tjandrawan SPd. Desainer asli Cirebon ini rencananya akan menampilkan busana berbahan dasar sarung untuk gelaran Zetizen Creative Fest nanti. Penasaran?

Beberapa helai kain berwarna biru dengan aneka motif terlihat berjejer di lantai. Wanita berkacamata itu sibuk mengukur kain tersebut untuk rancangan busananya. Saat berbincang dengan Radar, Wiwin mengaku ingin membuat busana yang unik dan berbeda.

Pasalnya, Wiwin akan menampilkan busana hasil rancangannya dalam event Zetizen Creative Fest sebagai perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Radar Cirebon. Tema "Sarung is My Denim" akhirnya dipilih Wiwin untuk busana rancangannya nanti. Kenapa sarung? "Sarung juga bagian dari fashion, untuk mengajak masyarakat agar kembali mencintai produk Indonesia," ujarnya.

Wiwin yang juga pengajar fashion design di beberapa sekolah swasta Cirebon itu sedang mempersiapkan desain-desainnya yang etnik dari kain tradisional. Rencananya, kain-kain tersebut untuk dibuat kostum yang urban dan keren serta kekinian. "Ini dibuat khusus untuk acara fashion show di hari ulang tahun Radar Cirebon," ungkap Wiwin yang merupakan salah satu anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC).

Wiwin mengaku sengaja memakai sarung dan kain-kain batik ciri khas Cirebon sebagai bahan dasar untuk peragaan busana fashion show untuk menyampaikan kecintaannya pada produk Indonesia. "Sarung itu sudah sebagian merambah ke dunia fashion tingkat nasional lho. Dengan diaplikasikan pada busana, setidaknya masyarakat jadi lebih menyadari bahwa Indonesia kaya akan seni dan budaya," katanya.

Ide utamanya, kata Wiwin, adalah gaya berbusana sarung yang lebih luas. Ia mencoba mengolah sarung menjadi gaya yang sangat original. Intinya, lanjut dia, konsep ini memberikan gaya berbusana yang lebih segar dengan ide dasar sarung.

"Membuat penampilan dengan sarung tampak lebih modern, edgy dan urban serta berselera global tanpa meninggalkan akar kekayaan budaya asli Indonesia dengan mengenakan kain-kain nusantara," tuturnya.

Wiwin berharap, rancangannya ini bisa menyumbang ide-ide segar dalam dunia fashion. "Sehingga sarung dapat menjadi fashion item yang mudah diterima masyarakat global," lanjutnya.

Lewat busana yang akan ditampilkan, Wiwin juga berharap event seperti Zetizen Creative Fest dapat memajukan Cirebon dan mengangkat desainer-desainer serta anak muda yang memiliki kreativitas di bidang lainnya.

"Melalui Radar Cirebon (Jawa Pos Group)yang berita-beritanya selalu eksis, up to date, kekinian, terpercaya, tangguh dan dapat dipertanggungjawabkan setiap liputan-liputannya, potensi dan bakat masyarakat lebih terangkat," harapnya. (mike dwi setiawati/jpg)


Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!