Lokal
Share this on:

2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

  • 2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja
  • 2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

BREBES - Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Brebes kembali mengadakan bursa keja (job fair) pada 21-22 April mendatang yang bertempat di Aula Universitas Muhadi Setiabudi (Umus).

Panitia Pelaksana Job Fair Suharyono mengatakan, job fair yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diikuti oleh sedikitnya perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Diharapkan dengan adanya job fair tersebut bisa membantu menjembatani para pencari kerja (pencaker) untuk mendapatkan pekerjaan.

"Di Brebes sendiri tingkat penganggurannya mencapai 6,7 persen. Jadi adanya job fair ini diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di Brebes," ucapnya.

Dia memperkirakan dalam job fair kali ini akan diikuti oleh sedikitnya ribuan para pencaker, baik di Kabupaten Brebes ataupun dari daerah lain. Pasalnya, di Brebes sendiri angka pengangguran berdasarkan pembuatan kartu kuning mencapai 12 ribu orang (di 2016). Sedangkan hingga Maret lalu sudah ada 3 ribu lebih yang membuat kartu kuning.

"Ini sebuah kewajiban pemerintah daerah mencarikan peluang-peluang kerja bagi masyarakatnya yang belum mendapatkan pekerjaan, salah satunya dengan job fair," katanya lagi.

Job fair, kata dia, merupakan salah satu upaya pihaknya dalam membuka lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran yang ada saat ini. Meski, lanjutnya, tidak semua para pencaker bisa mendapatkan di job fair kali ini. Pasalnya, jumlah penerimaan pencaker di perusahaan terbatas.

"Kalau dihitung rata-rata tiap perusahaan membutuhkan 100 orang jadi totalnya 4.000 orang terserap di dunia kerja. Dibanding dengan pencaker yang mencapai puluhan ribu ini jelas tidak sebanding," urainya.

"Tapi yang jelas pemerintah terus akan berupaya dalam menekan angka pengangguran," lanjutnya.

Sekertaris Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Brebes Masfuri mengungkapkan, tujuan job fair sendiri yakni mempertemukan antara pencaker dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat mengurangi jumlah angka pencaker di Kabupaten Brebes.

"Kita sudah memberikan surat edaran ke tiap sekolah maupun BKK. Atau mengirim pesan ke para pencari kerja ke nomor yang tertera di Kartu Kuning," ungkapnya.

Dia meminta kepada para pencaker untuk tidak hanya membuat satu surat lamaran saja. Pasalnya, jika tidak diterima di satu perusahaan maka para pencaker bisa mengajukan lamaran di perusahaan lainnya.

Sebab, dalam perekrutan tersebut para pencaker langsung dilakukan seleksi dihari pendaftaran. "Jadi langsung ketahuan diterima atau tidak. Dengan begitu saya menyarankan kepada seluruh pencaker untuk membawa surat lamaran sebanyak-banyaknya, sehingga jika tidak diterima di satu perusahaan bisa ke perusahaan lainnya," ungkap mantan Kepala Bidang (Kabid) Bantuan Sosial di Dinas Sosial tersebut.

"Untuk persyaratannya sendiri para pencaker bisa menyertakan fotocopy KTP, ijazah, transkip nilai, pas foto serta surat keterangan pengalaman kerja jika ada," pungkasnya. (ded/har/zul)



Berita Sejenis

Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Sebanyak 5.000 santri dari sejumlah ponpes di Kabupaten Brebes akan menggelar upacara bendera bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN).


Harga Terjun Bebas, Transaksi Bawang Merah Sepi

Harga Terjun Bebas, Transaksi Bawang Merah Sepi

Harga bawang merah di Kabupaten Brebes tengah anjlok. Aktivitas jual beli komoditas itu pun sepi.


Pencari Kerja di Pantura Berebut Posisi di Sejumlah Perusahaan

Pencari Kerja di Pantura Berebut Posisi di Sejumlah Perusahaan

Ratusan pencari kerja berebut sejumlah posisi yang ditawarkan sejumlah perusahaan dalam kegiatan Job fair dan Pameran Pendidikan, kemarin.


Mulai Musim Tanam, Harga Bawang Merah Brebes Anjlok

Mulai Musim Tanam, Harga Bawang Merah Brebes Anjlok

Meski belum memasuki masa panen, harga bawang merah di Kabupaten Brebes anjlok‎. Petani khawatir harga tersebut akan bertahan hingga masa panen.


Nomor Satu di Jateng, Hingga Oktober 24 Ibu di Brebes Meninggal saat Melahirkan

Nomor Satu di Jateng, Hingga Oktober 24 Ibu di Brebes Meninggal saat Melahirkan

Kabupaten Brebes masih menempati urutan pertama Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengah hingga Oktober 2017 ini.


Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Sebagai abdi negara, sudah sepatutnya PNS bekerja melayani kepentingan masyarakat.


Nyaris Adu Jotos, Sosialisasi Berakhir Ricuh

Nyaris Adu Jotos, Sosialisasi Berakhir Ricuh

Sosialisasi penertiban bangunan liar di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Selasa (17/10), berakhir ricuh setelah sempat molor lebih satu jam.


Terapi Lintah Diyakini Mampu Sembuhkan Penyakit Menahun

Terapi Lintah Diyakini Mampu Sembuhkan Penyakit Menahun

Pengobatan alternatif masih menjadi pilihan bagi sebagian orang. Salah satunya pengobatan berupa terapi lintah.


Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur flyover Kretekm Kecamatan Paguyangan.


Nama Tak Ada di DPT, Anda Tidak Bisa Nyoblos di Pilkades Serentak

Nama Tak Ada di DPT, Anda Tidak Bisa Nyoblos di Pilkades Serentak

Warga desa yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tidak punya hak pilih untuk melakukan pencoblosan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!