Lokal
Share this on:

25 Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Protes dengan Buang Rapot

  • 25 Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Protes dengan Buang Rapot
  • 25 Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Protes dengan Buang Rapot

SURADADI - Puluhan orang tua siswa dari sebuah sekolah dasar (SD) di Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal menggeruduk sekolah tempat anak mereka belajar. Otang tua-orang tua itu memprotes kebijakan sekolah yang tak menaikkan anak mereka ke kelas yang lebih tinggi.

Alasannya, nilai para siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Akibatnya, para orang tua marah dan membuang rapot-rapot anaknya di depan kelas.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, jumlah siswa yang tidak naik mencapai 25 anak. Jumlah terbanyak berada di Kelas 5 yang jumlahnya mencapai 17 anak.

Halimah (30), salah seorang wali murid, mengatakan keputusan tidak menaikkelaskan anaknya dinilai janggal. Pasalnya, nilai yang diraih anaknya justru sangat baik.

"Karenanya, kami meminta pertanggungjawaban dari kepala sekolah. Kami ingin menanyakan kenapa anak saya tidak naik. Padahal nilai-nilainya cukup bagus," katanya.

Sejumlah orang tua sempat merasa kecewa karena tidak juga ditemui pihak sekolah. Aksi itu pun sempat memancing perhatian sejumlah siswa untuk keluar kelas.

Tak lama berselang, mereka ditemui salah seotang guru. Zaenal Abidin, salah seotang guru kelas, saat menemui sejumlah orang tua mengatakan keputusan sekolah sudah dilakukan sesuai dengan prosedur.

Mereka tidak bisa dinaikkelaskan, karena nilainya tidak memenuhi standarisasi KKM. "Jadi bukan karena sengaja, tapi memang nilainya tidak memenuhi KKM yang telah ditetapkan," tegasnya.

Lantaran tidak puas dengan jawaban itu, para orang tua pun tambah kecewa. Mereka beramai-ramai membuang rapot-rapot anaknya di hadapan perwakilan sekolah.

Para orang tua menganggap kepala sekolah tidak bertanggung jawab, karena tidak mau menemuinya. Mereka mengancam akan menggelar aksi lebih besar lagi, jika belum ada itikad baik dari sekolah. (muj/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Natal dan Tahun Baru Sebulan Lagi, Harga Kebutuhan Mulai Naik

Natal dan Tahun Baru Sebulan Lagi, Harga Kebutuhan Mulai Naik

Meski datangnya natal dan tahun baru masih sebulan lagi, namun harga sejumlah kebutuhan di Pasar Pagi Tegal mulai merangkak naik.


Tak Hanya Waswas, Siswa SD Negeri 05 Adiwerna Juga Harus Berdesak-desakan

Tak Hanya Waswas, Siswa SD Negeri 05 Adiwerna Juga Harus Berdesak-desakan

Salah satu ruangan di SD Negeri Adiwerna 05 Kabupaten Tegal rawan ambruk.


Astaghfirullohaladziim... Nyaris Ambruk, Ruangan SD Ini Harus Disangga Bambu

Astaghfirullohaladziim... Nyaris Ambruk, Ruangan SD Ini Harus Disangga Bambu

Guru dan siswa di SD Negeri Adiwerna 05 Kabupaten Tegal harus menjalani aktivitas belajar-mengajar dengan waswas.


Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Baru sembilan bulan menjabat sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Kabupaten Brebes, H Nurul Qomar menyatakan mengundurkan diri.


2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

Rumah tidak layak huni (RTLH) yang perlu di rehab di Kota Tegal ternyata cukup banyak. Berdasarkan data di 2016, sedikitnya ada 2.030 unit.


Mentok di Bawaslu, KPU Verifikasi Berkas PBB

Mentok di Bawaslu, KPU Verifikasi Berkas PBB

Pasca dinyatakan tak memenuhi syarat sebagai calon peserta Pemilu sejumlah parpol menggugat KPU melalui Bawaslu pusat.


Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Sopir angkutan umum di Kabupaten Tegal mengancam akan kembali menggelar aksi dan mogok beroperasi jika keberadaan angkutan online kian marak.


Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polres Tegal masih memproses kasus arisan bodong yang dijalankan dengan sistem online dan merugikan ratusan korbannya hingga ratusan juta rupiah.


Emoh Diceraikan, Suami Aniaya Istri Pakai Pisau

Emoh Diceraikan, Suami Aniaya Istri Pakai Pisau

Gara-gara tidak mau diceraikan, Nur Amali tega menganiaya istrinya sendiri, Devi Karismasari Kamis (16/11) siang dengan menggunakan pisau carter.


Diklarifikasi, Tiga Calon Kades Sepakat Hasil Pilkades Sidaharja

Diklarifikasi, Tiga Calon Kades Sepakat Hasil Pilkades Sidaharja

Tiga orang calon kades yang bertarung di pilkades serentak di Desa Sidaharja, menilai pelaksanaan pilkades berjalan lancar dan tidak ada permasalahan.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!