Lokal
Share this on:

60 SMP di Kabupaten Tegal Siap Terapkan K13

  • 60 SMP di Kabupaten Tegal Siap Terapkan K13
  • 60 SMP di Kabupaten Tegal Siap Terapkan K13

KOREKSI - Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Retno Suprobowati mengkoreksi kesiapan penerapan K13, kemarin. (hermas pirwadi/radar slawi)

SLAWI - Memasuki tahun ajaran baru 2017/2018, sebanyak 60 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tegal positif menerapkan Kurikulum 13 (K-13) dan 120 Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Retno Suprobowati didampingi Sekretaris Dinas Ahmad Was'ari dan Kasi Kependidikan SMP Agus Jokowiyono mengatakan, penerapan Kurikulum 2013 belum bisa dilakukan di semua sekolah yang ada. Mengingat harus ada SK pelaksanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal ini, menurutnya mengacu pada kuota yang ada. Di Kabupaten Tegal pada tahun ajaran 2016/2017, K13 sudah dilaksanakan di 18 SMP. Sedangkan tahun ajaran 2017/ 2018 mendatang, ada tambahan kuota 42 sehingga menjadi 60 SMP atau 53,10 persen dari total 113 SMP negeri dan swasta yang ada.

"Semoga tahun berikutnya kuotanya ditambah dan tuntas 100 persen sehingga semua SMP bisa melaksanakan K13," terangnya, kemarin.

Namun hal itu diakuinya semua bergantung pada pemerintah pusat khususnya Kementerian Pendidikan dalam penentuan kuota atau target penerapan K13. Diakuinya, K13 baru dilaksanakan 2 tahun pelajaran.

Namun, persepsi guru terhadap pelaksanaannya cukup baik, karena sesuai dengan yang diharapkan, serta pembelajaran lebih mudah dilaksanakan.

"Ada beberapa hambatan yang dihadapi guru dalam penerapan Kurikulum 2013 di Kabupaten Tegal. Di antaranya masih kurangnya sumber belajar berupa buku pedoman untuk siswa, dan buku pegangan guru pada beberapa mata pelajaran," tambahnya.

Selebihnya, hambatan terkait masih kurangnya pemahaman guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, serta masih kurangnya pemahaman guru dalam melakukan sistem penilaian. Hal ini menyebabkan ada beberapa guru yang belum mau menerapkannya karena merasa kesulitan.

"Kurikulum 2013 jangan dijadikan sesuatu yang memberatkan dan menakutkan guru. Apapun kurikulumnya, tugas guru tetap sama mengajar dan mendidik. Jika sudah terbiasa, insya Allah nyaman-nyaman saja," imbuh dia.

Dia juga meminta kepada guru untuk tidak resah dengan penerapan K13 karena akan ada bimbingan teknis atau pelatihan. Untuk tahun 2017 ini, ada 549 guru yang telah mengikuti bimbingan teknis atau pelatihan yang dilaksanakan Juni dan Juli 2017 selama enam hari di 4 TPK yaitu SMP Negeri 1 Talang, SMP Negeri 1 Slawi, SMP Negeri 1 Adiwerna dan SMP Negeri 1 Bojong. (her/ima/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Sebagai upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal rutin menggelar razia PSK.


Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Polres Brebes mengamankan Ade Sucipto, warga RT 2 RW 4 Desa Sridadi Kecamatan Sirampog kabupaten Brebes, karena diduga melanggar UU ITE, Brebes.


Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Baru sembilan bulan menjabat sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Kabupaten Brebes, H Nurul Qomar menyatakan mengundurkan diri.


2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

Rumah tidak layak huni (RTLH) yang perlu di rehab di Kota Tegal ternyata cukup banyak. Berdasarkan data di 2016, sedikitnya ada 2.030 unit.


Pimen Kiye, 12 Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Terjangkit HIV/AIDS

Pimen Kiye, 12 Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Terjangkit HIV/AIDS

Jumlah penderita Human Immunudeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiensy Syndrome (AIDS) di Kabupaten Tegal masih memprihatinkan.


Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Sopir angkutan umum di Kabupaten Tegal mengancam akan kembali menggelar aksi dan mogok beroperasi jika keberadaan angkutan online kian marak.


Jaringan Narkoba di Tegal Diduga Dikendalikan dari Salemba

Jaringan Narkoba di Tegal Diduga Dikendalikan dari Salemba

Pasca berhasil menangkap pengedar narkoba, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tegal terus melakukan penyeledikan.


Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polres Tegal masih memproses kasus arisan bodong yang dijalankan dengan sistem online dan merugikan ratusan korbannya hingga ratusan juta rupiah.


Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Musim durian sudah tiba! Anda yang berniat berburu durian di akhir pekan tidak ada salahnya untuk datang ke Desa Gantungan, Kec Jatinegara, Kab Tegal.


Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Satpol PP Kabupaten Tegal kembali menjaring puluhan aparatur sipil negara (ASN) saat berada di tempat keramaian pada jam kerja.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!