Lokal
Share this on:

Angkutan Lebaran Mulai Dicek

  • Angkutan Lebaran Mulai Dicek
  • Angkutan Lebaran Mulai Dicek

KELENGKAPAN - Petugas Bidang LLAJ dan Penguji Kendaraan Bermotor Dishub Kabupaten Tegal memeriksa kelengkapan surat bus. (hermas purwadi/radar slawi)

SLAWI - Upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang yang menggunakan transportasi bus saat Lebaran mendatang, ditempuh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal dengan melakukan pengecekan armada bus angkutan Lebaran. Pengecekan itu dilakukan untuk memastikan bahwa angkutan penumpang yang beroperasi benar-benar laik jalan.

Kepala Dishub Kabupaten Tegal Abdul Goni melalui Kabid Angkutan Jalan dan Terminal Kusnianto didampingi Kasi Pengaturan Pengawasan Pengendalian Operasional LLAJ dan PKB Widodo Triyono menyatakan, pengecekan angkutan penumpang Lebaran mencakup berfungsinya rem, lampu kendaraan, emisi gas buang, dan klakson yang bunyinya standar, tidak memekakkan telinga.

"Kami melakukan pemeriksaan rinci. Mulai dari kondisi bus yang laik jalan, surat KIR kendaraan, serta ada tidaknya alat kelengkapan keselamatan, seperti palu pemecah kaca," terangnya, kemarin.

Menurutnya, hal ini mutlak harus ada untuk meminimalisasi terjadinya musibah ketika bus sedang melaju dan membawa penumpang dalam jumlah banyak. Alat tanggap darurat yang wajib ada di semua armada bus, selain palu pemecah kaca adalah alat pemadam kebakaran.

Bagi armada yang mengalami kekurangan dalam pengadaan alat tanggap darurat dianjurkan agar segera melengkapinya. Terkait upaya pengaturan areal parkir bus terminal dilakukan dengan di-back up Bidang Lalu Lintas Dishub juga telah berhasil diwujudkan.

Untuk bagian depan dibagi menjadi dua lajur guna memudahkan bus yang akan memasuki terminal dan yang akan meninggalkan terminal.

"Parkir kendaraan roda dua yang selama ini memenuhi lintasan parkir bus di dalam terminal akan kami pindah di bagian luar. Sementara area Sub Terminal Adiwerna akan kami maksimalkan untuk menampung bus reguler yang keberangkatannya selang sehari. Jadi semisal bus datang malam hari dan akan berangkat lagi pagi hari, kami arahkan untuk masuk Sub Terminal Adiwerna," tambahnya.

Sementara untuk armada bus di Terminal Slawi, pihaknya menyiapkan 40 armada. Dan di masing-masing pangkalan yang tersebar di Kabupaten Tegal disiapkan 30 armada, dan 8 armada di Sub Terminal Adiwerna. (her/ima/zul)


Berita Sejenis

Mulai Kampanye, Tiap Paslon Dikawal Empat Polisi 24 Jam

Mulai Kampanye, Tiap Paslon Dikawal Empat Polisi 24 Jam

Tiga pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang bertarung di pemilihan bupati (pilbup) Tegal hari ini mulai mengikuti tahapan kampanye.


Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Bumijawa Kabupaten Tegal sudah siap menerapkan tiket elektronik atau e-ticketing untuk pengunjung.


Pemkab Tegal Siapkan Angkutan Gratis untuk Keluarga Miskin

Pemkab Tegal Siapkan Angkutan Gratis untuk Keluarga Miskin

Keseriusan Pemkab Tegal untuk mewujudkan angkutan gratis bagi keluarga miskin terus dimatangkan tahun ini.


KPU Siapkan 1.476.000 Alat Peraga Kampanye

KPU Siapkan 1.476.000 Alat Peraga Kampanye

KPU Kabupaten Tegal menyiapkan 1.476.000 alat peraga kampanye (APK) untuk tiga pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang akan mulai berkampanye.


Tol Pejagan-Pemalang Bisa Dipakai saat Mudik Nanti

Tol Pejagan-Pemalang Bisa Dipakai saat Mudik Nanti

Jalan tol Pejagan-Pemalang dipastikan sudah bisa digunakan ‎untuk arus mudik lebaran tahun ini.


Tanggul Pemali Mulai Merembes

Tanggul Pemali Mulai Merembes

Debit air di Sungai Pemali mengalami peningkatan sejak Kamis (8/2) dinihari. Air kiriman dari selatan itu nyaris menyentuh titik tanggul tertinggi.


Menteri Susi Awasi Langsung Verifikasi Kapal Cantrang di Tegal

Menteri Susi Awasi Langsung Verifikasi Kapal Cantrang di Tegal

Kementerian Kelautan dan Perikanan mulai melakukan pendataan dan verifikasi kapal dengan alat tangkap yang dilarang atau tidak ramah lingkungan seperti cantrang


Mulai Retak-retak, Blok C Pasar Pagi Tegal Ditinggalkan

Mulai Retak-retak, Blok C Pasar Pagi Tegal Ditinggalkan

Bangunan Pasar Pagi Kota Tegal blok B dan C mulai rusak, utamanya pada bagian tembok dan lantai yang retak-retak.


Di Brebes Penerima Rastra Berkurang

Di Brebes Penerima Rastra Berkurang

Pemkab Brebes bersama Bulog mulai mendistribusikan bantuan beras sejahtera (rastra).


Pengajuan KIR ASK Online Ditolak

Pengajuan KIR ASK Online Ditolak

Sopir angkutan sewa khusus (ASK) online di Kota Tegal harus gigit jari, ketika mengajukan permohonan uji KIR kendaraan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!