Lokal
Share this on:

Arus Balik Masih Padati Flyover Jalur Tengah

  • Arus Balik Masih Padati Flyover Jalur Tengah
  • Arus Balik Masih Padati Flyover Jalur Tengah

PADAT - Arus balik dari selatan masih padat saat melintasi flyover Kretek Paguyangan. (teguh supriyanto/radar brebes)

BUMIAYU - Arus balik dari arah Kabupaten Banyumas menuju jalur pantura melalui jalur selatan Brebes, masih tampak mengular meski libur lebaran dan cuti bersama telah habis.

Disepanjang jalur Paguyangan-Bumiayu yang merupakan pintu masuk Kabupaten Brebes dari arah selatan, kendaraan arus balik nampak lebih mendominasi dibandingkan arah sebaliknya, Senin (3/7) kemarin.

Secara umum, arus balik di jalur ini terpantau padat lancar meskipun di beberapa titik terjadi antrian kendaraan akibat adanya beberapa persimpangan. Seluruh Kendaraan arus balik yang memasuki wilayah Bumiayu diarahkan ke jalan lingkar, guna menghindari kemacetan di jalur dalam kota.

Kasat Lantas Polres Brebes dikonfirmasi melalui Kepala Pos Lalu Lintas (Kaposlantas) Bumiayu Aiptu Sus Gundhi Atmiko menyampaikan, meski jauh lebih menurun dari hari sebelumnya, namun dari hasil pantauan kendaraan arus balik masih terlihat.

"Semenjak pagi hingga siang hari, baik sepeda motor maupun mobil pemudik yang akan kembali ke kota-kota besar masih melintas. Namun demikian kondisi lalu lintas terpantau lancar," jelasnya.

Berbeda dengan sebelumnya, Flyover Kretek yang sempat dibuka 3 in 1 dengan prioritas jalur arus balik, kembali dioperasikan secara normal dengan masing-masing satu lajur atas bawah bagi kendaran dari utara maupun selatan.

Menurut Gundhi, jalur tengah Tegal-Purwokerto ini banyak dipilih pemudik selain jalur pantura maupun jalur selatan. Terlebih dengan dapat difungsikannya empat flyover, maka semakin banyak kendaraan yang melalui dengan harapan terbebas dari kemacetan.

"Pemantauan akan semakin diintensifkan seiring dengan berakhirnya musim libur lebaran ini, mengingat masih banyaknya kendaraan yang melintas," terangnya.

Mekipun jumlah kendaran arus balik tidak lagi mendominasi seperti beberapa hari sebelumnya, namun keberadaan mereka yang membedakan dengan kendaraan lokal. Utamanya untuk pengguna sepeda motor, lengkap dengan barang bawaannya.

"Kami sekeluarga akan kembali lagi ke Depok, setelah mudik dari Wonosobo. Saat pulang kemarin memang telat, karena masih harus bertugas di tempat kerja," ungkap Sodikin (38), yang bekerja sebagai petugas keamanan disalah satu Pabrik wilayah Depok.

Menurut dia, meskipun mudik telat namun tidak mengurangi makna berlebaran di kampung halaman. "Bagi saya justru dengan mudik selepas lebaran dan baru berangkat kembali saat ini, lebih nyaman. Karena tidak terjebak kemacetan serta kendaraan juga mulai berkurang," pungkas Sodikin. (pri/har/zul)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Rem Blong, Truk Boks Terguling usai Turuni Flyover Kretek

Rem Blong, Truk Boks Terguling usai Turuni Flyover Kretek

Insiden kecelakaan yang diakibatkan kendaraan mengalami rem blong, kembali terjadi di jalan utama Tegal-Purwokerto, ruas Bumiayu-Paguyangan.


Jempol! Brebes Steril dari Peredaran Obat PCC

Jempol! Brebes Steril dari Peredaran Obat PCC

Pemkab Brebes memastikan wilayahnya sejauh ini masih aman dari peredaran dan penyalahgunaan obat PCC.


Terowongan Karangsawah Butuh Lahan 11.764 Meter Persegi

Terowongan Karangsawah Butuh Lahan 11.764 Meter Persegi

Pembangunan underpass Karangsawah sebagai upaya mengurai kemacetan di jalur nasional Tegal-Purwokerto wilayah Tonjong akan segera dilakukan.


Balai Besar POM Ketati Pengawasan Penyebaran Pil PCC

Balai Besar POM Ketati Pengawasan Penyebaran Pil PCC

Balai Besar POM Semarang meningkatkan pengawasan terhadap produksi dan peredaran obat di wilayah Jawa Tengah untuk mengantisipasi peredaran pil PCC.


Tengah Melaut, Seorang Nahkoda Asal Tegal Meninggal di Selat Makasar

Tengah Melaut, Seorang Nahkoda Asal Tegal Meninggal di Selat Makasar

Diduga sakit, seorang nahkoda kapal meninggal saat tengah melaut di Perairan Mata Sirih Selat Makasar Indonesia.


Pimen Kiye, di Kota Tegal Masih Ada 2.175 Rumah Tak Miliki Jamban

Pimen Kiye, di Kota Tegal Masih Ada 2.175 Rumah Tak Miliki Jamban

2.175 unit rumah di 27 kelurahan dan empat kecamatan belum memiliki jamban.


Sempat Ribut, Sopir Taksi Sweeping GoCar

Sempat Ribut, Sopir Taksi Sweeping GoCar

Sejumlah sopir taksi konvensional melakukan sweeping para sopir GoCar yang tengah mangkal di depan Rita Mall.


Kandungan PCC Masih Diuj, BNN Kota Tegal Belum Bisa Bertindak

Kandungan PCC Masih Diuj, BNN Kota Tegal Belum Bisa Bertindak

Santernya kabar dampak penyalahgunaan obat jenis Paracetamol Cafein dan Carisoprodol (PCC) tentu membuat khawatir.


Mau Nonton Konser Musik, 40 Anak-anak Dikira Anak Jalanan Diangkuti Satpol PP

Mau Nonton Konser Musik, 40 Anak-anak Dikira Anak Jalanan Diangkuti Satpol PP

Puluhan anak jalanan yang tengah berkeliaran di sejumlah sudut wilayah Kabupaten Brebes tak berkutik saat kepergok petugas Satpol PP.


Masih di Mekkah, Kepala Bakeuda Batal Diperiksa KPK

Masih di Mekkah, Kepala Bakeuda Batal Diperiksa KPK

Dari sejumlah pejabat yang dipanggil Jumat (15/9), hanya Kepala Badan Keuangan Daerah yang dipastikan tidak dapat memenuhinya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!