Lokal
Share this on:

Arus Mudik yang Melintasi Kota Tegal Diprediksi Berkurang

  • Arus Mudik yang Melintasi Kota Tegal Diprediksi Berkurang
  • Arus Mudik yang Melintasi Kota Tegal Diprediksi Berkurang

TEGAL - Kepadatan arus kendaraan pemudik di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Tegal diprediksi berkurang dibandingkan tahun lalu.

Hal ini dikarenakan Tol Pejagan-Pemalang disebut sudah bisa dilalui kendaraan saat musim mudik. Sehingga, kendaraan dari arah Jakarta yang menuju ke Semarang bisa melalui tol tersebut, setelah keluar dari Tol Brebes Timur.

Di samping itu, Kota Tegal juga bakal mengoptimalkan sejumlah jalur alternatif, seperti Jalan Mataram dan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut). ?Apabila tahun lalu kepadatan arus mudik naik mencapai 15 persen, tahun ini diprediksi hanya sekitar 8 persen,? kata Pelaksana Tugas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tegal Johardi, kemarin.

Johardi mengatakan secara umum, Kota Tegal sudah siap menghadapi arus mudik. Saat ini, tim pengamanan sudah dibentuk, dan persiapan terus diintensifkan.

Di sisi lain, Dishub menyiapkan empat armada untuk mengangkut warga Kota Tegal yang berada di Jakarta, agar bisa mudik dengan aman dan nyaman ke tanah kelahirannya.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan Dishub Edy Sudirman menyampaikan, untuk posko yang didirikan terdiri dari tiga Pos Terpadu, 20 Pos Pam dan 14 Pos Pantau. Dishub akan menerjunkan petugas sejak H-10 hingga H+10, dengan dua shift.

Pada H-12, sejumlah alat kelengkapan baru mulai didrop di berbagai titik jalan. Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sugiyanto menyatakan mempersiapkan Jalingkut sebagai jalur alternatif, dengan melakukan perbaikan-perbaikan, seperti penutupan lubang-lubang yang ada. Tak hanya itu, DPUPR bakal menambah sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan tersebut.

Kepala Bidang PJU Sujatmiko menguraikan, saat ini, sudah ada 14 titik lampu dan 8 titik lampu PJU di Jalingkut, serta 6 titik lampu sorot di Jalingkut baru. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Tiga paslon bupati-wakil bupati di pilbup Tegal akan mengikuti kampanye damai bersama yang digelar KPU, Minggu (18/2).


Pilkades Serentak 170 Desa Butuh Uang Lebih dari Rp4,2 Miliar

Pilkades Serentak 170 Desa Butuh Uang Lebih dari Rp4,2 Miliar

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak akan kembali digelar di Kabupaten Tegal November mendatang. Namun pelaksanaannya masih terkendala anggaran.


 Rendaman Berangsur Surut, Kota Tegal Tetap Siaga Banjir

Rendaman Berangsur Surut, Kota Tegal Tetap Siaga Banjir

Banjir yang merendam sejumlah kelurahan di Kecamatan Margadana sejak Sabtu (10/2), berangsur surut secara signifikan, kemarin.


Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Rumah milik pasangan Nasi'i (66) dan Hindun (61), warga Desa Sokasari RT 1 RW 4 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal terbakar, Sabtu (17/2) sekitar pukul 09.00 WI


Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Sejumlah warga yang berada di tiga kelurahan, utamanya di selatan Pantura, masih terdampak banjir dan terisolasi.


Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dan Pekalongan ambruk dihajar banjir, Kamis (15/2) sekitar pukul 17.00 WIB lalu.


Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp8,9 Miliar

Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp8,9 Miliar

KPU) Kabupaten Tegal membatasi jumlah dana kampanye tiap pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilbup Tegal maksimal Rp8,9 miliar.


Kapal Meledak di Laut, Satu Nelayan Tewas, Dua Terluka Bakar Serius

Kapal Meledak di Laut, Satu Nelayan Tewas, Dua Terluka Bakar Serius

Seorang nelayan tewas dan dua lainnya mengalami luka bakar serius, saat kapal yang mereka tumpangi terbakar, Rabu (14/2) malam.


Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp6,5 Miliar

Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp6,5 Miliar

KPU Kabupaten Tegal membatasi jumlah dana kampanye tiap pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilbup Tegal maksimal Rp6,5 miliar.


Mulai Kampanye, Tiap Paslon Dikawal Empat Polisi 24 Jam

Mulai Kampanye, Tiap Paslon Dikawal Empat Polisi 24 Jam

Tiga pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang bertarung di pemilihan bupati (pilbup) Tegal hari ini mulai mengikuti tahapan kampanye.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!