• Home
  • Berita Lokal
  • Astaghfirullohaladziim, Alat Vital Pria Ini Mengeluarkan Kabel 7 Centimeter

Lokal
Share this on:

Astaghfirullohaladziim, Alat Vital Pria Ini Mengeluarkan Kabel 7 Centimeter

  • Astaghfirullohaladziim, Alat Vital Pria Ini Mengeluarkan Kabel 7 Centimeter
  • Astaghfirullohaladziim, Alat Vital Pria Ini Mengeluarkan Kabel 7 Centimeter

BUMIAYU - Benar-benar tak masuk akal apa yang dialami Sunarto (41), warga Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ini. Pria beranak satu ini, menderita sakit yang tak diketahui pemicunya.

Bagaimana tidak, sebagai laki-laki yang telah mempunyai istri, Sunarto malah tak bisa memanfaatkan organ kelelakiannya itu. Alih-alih menunaikan nafkah batiniahnya, alat vitalnya malah tak bisa berfungsi normal, karena dari organ genitalnya itu justru mengeluarkan kabel.

Parahnya lagi, kabel yang dikeluarkan itu ada empat utas, masing-masing panjangnya mencapai 7 cm. Dua utas kabel besar berwarna hitam dan dua kabel kecil berwarna merah.

Menurut Sunarto, dia mulai merasakan ada hal yang aneh dengan organ genitalnya itu sejak satu pekan terakhir. Saat itu, dia selalu merasa ingin buang air kecil.

"Persisnya sejak, Senin (30/1) lalu. Karena sering buang air kecil, lama kelamaan terasa sakit," ungkap Sunarto yang didampingi Ani (35), istrinya.

Di luar dugaannya, tiba-tiba dari ujung alat vitalnya muncul kabel. Awalnya kabel-kabel yang muncul sangat pendek, tapi lama kelamaan memanjang hingga saat ini sepanjang 7 cm.

Oleh keluarga, apa yang diami Sunarto coba dikonsultasikan ke salah satu rumah sakit di Bumiayu. Setelah dirontgen, dokter pun kaget, karena di dalam tubuh Sunarto, mulai pusar terdapat benda menyerupai kabel memanjang hingga masuk ke alat vital sepanjang 20 cm.

"Dokter menyarankan untuk secrpatnya dioperasi. Namun, kami memilih untuk mencoba diobati lewat pengobatan alternatif dulu," ujar Ani. (muj/zul)


Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Masih 16.307 Jiwa di Kota Tegal Belum Rekam KTP-El

Masih 16.307 Jiwa di Kota Tegal Belum Rekam KTP-El

Sebanyak 8 persen warga wajib KTP hingga saat ini belum melakukan perekaman data.


Pura-pura Mau Beli, Pekerja Proyek Gasak Laptop dan Hape

Pura-pura Mau Beli, Pekerja Proyek Gasak Laptop dan Hape

Aksi Agus Slamet terbilang nekat. Pria berusia 50 tahun ini menggasak laptop dan telepon seluler (ponsel) di toko dengan modus pura-pura hendak membeli.


50 Anak Dibuatkan Akta Kelahiran Gratis

50 Anak Dibuatkan Akta Kelahiran Gratis

Puluhan anak yang selama ini belum memiliki akta kelahiran kini bisa tersenyum. Persatuan istri anggota Polri memberikannya secara gratis.


Gendeng, Remaja Ini Paksa ABG 17 Tahun Layani Nafsu Bejatnya di Dapur

Gendeng, Remaja Ini Paksa ABG 17 Tahun Layani Nafsu Bejatnya di Dapur

Nurkholis (20), warga Dukuh Krikil, Desa Cempaka, RT 04 RW IV, Kecamatan Bumijawa mencabuli WA, yang masih berusia 17 tahun.


Persyaratan Belum Lengkap, Dana Desa Delapan Desa Tak Bisa Dicairkan

Persyaratan Belum Lengkap, Dana Desa Delapan Desa Tak Bisa Dicairkan

Delapan desa di Kabupaten Tegal masih belum bisa mencairkan dana desa hingga menjelang akhir tahun ini.


Normalisasi Sungai Cacaban Belum Tuntas, Banjir Masih Ancam Pantura

Normalisasi Sungai Cacaban Belum Tuntas, Banjir Masih Ancam Pantura

Banjir masih menjadi ancaman warga yang tinggal di sejumlah kecamatan yang berada di sepanjang daerah aliran Sungai Cacaban, pada musim hujan tahun ini.


Ditabrak dan Terlindas Tronton, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan

Ditabrak dan Terlindas Tronton, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan

Bermaksud menyeberang jalan, seorang pria baruh baya justru tertabrak dan terlindas truk tronton, Minggu (8/10) sore.


Diduga Depresi, Pemuda Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi, Pemuda Tewas Gantung Diri

Seorang pria di Desa Jatilawang Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Minggu (8/10) siang.


Semua Jenis Obat di RSUD Kardinah Bisa Didapatkan Pasien BPJS

Semua Jenis Obat di RSUD Kardinah Bisa Didapatkan Pasien BPJS

Sejumlah warga mempertanyakan pelayanan di RSUD Kardinah selama ini. Utamanya terkait jenis obat-obatan yang dapat digunakan pasien BPJS.


Di Pesantren Ini, Korban Perceraian Dididik Mandiri

Di Pesantren Ini, Korban Perceraian Dididik Mandiri

Pondok Pesantren Al-Munawaroh menjadi bengkel ahklak bagi anak korban perceraian.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!