Lokal
Share this on:

Banjir Nyaris Putuskan Jalur Bumiayu-Cilibur

  • Banjir Nyaris Putuskan Jalur Bumiayu-Cilibur
  • Banjir Nyaris Putuskan Jalur Bumiayu-Cilibur

Warga yang menempati daerah yang rawan longsor harus waspada. Salah satunya di wilayah Bumiayu, Brebes.

BUMIAYU - Warga yang menempati daerah yang rawan longsor harus waspada. Salah satunya di wilayah Bumiayu, Brebes. Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut kemarin, arus Sungai Bulu yang berada di bawah tebing mengalami banjir.

Akibatnya, tebing jalan Bumiayu-Cilibur yang berada di wilayah Dukuh Karangsempu, Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu longsor. Kondisi jalan kabupaten itu nyaris memutuskan badan jalan.

”Hujan menyebabkan debit air meningkat, sehingga menggerus bagian pondasi talut penahan tebing hingga akhirnya longsor,” ungkap Kades Langkap Mustolih.

Akibatnya talut sepanjang 15 meter, tinggi 5 meter dan lebar 2 meter ambrol, longsor pun menggerus badan jalan hingga hanya menyisakan tidak lebih dari 2 meter saja. Selain itu, longsor juga meyebabkan kerusakan pada komponen sayap jembatan di jalan kabupaten tersebut.

”Arus lalu litas masih bisa melintasi, hanya saja harus bergantian. Mengingat badan jalan di sekitar lokasi longsor juga ikut tergerus longsor,” sambung dia.

Untuk mengamankan lokasi longsor, jajaran Muspika Kecamatan Bumiayu memberi rambu peringatan. Hal ini karena lokasi bencana yang juga berada di depan Kantor Desa Langkap merupakan jalan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.

”Selain digunakan warga Desa Langkap, jalan ini merupakan akses utama warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, sehingga aktivitasnya cukup tinggi,” jelas Mustolih.

Dia mengatakan, sebelumya tebing tersebut juga sempat mengalami longsor pada pecan lalu. Hanya saja longsornya dalam skala kecil dan tidak sampai menyebabkan gangguan terhadap akses masyarakat.

”Kita sudah pantau kondisi tebing sejak terjadi longsor pada minggu lalu. Hal itu juga telah kita koordinasikan dengan pemerintah kecamatan. Tapi hari ini, longsor kembali terjadi dengan dampak kerusakan lebih besar,” terangnya.

Bencana alam tersebut telah dilaporkan ke pemerintah kecamatan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Camat Bumiayu Urip Rosidiq membenarkan terjadinya bencana alam hingga merusak jalan Kabupaten ruas Bumiayu-Cilibur di Desa Langkap.

Dengan masih tingginya intensitas hujan saat ini, pihaknya mengingatkan kepada warga, untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam.

”Terlebih Bumiayu sendiri dilintasi oleh dua sungai besar di samping sungai-sungai kecil lainnya, sehingga warga harus waspada. Terus lakukan koordinasi dengan pemerintahan setempat agar setiap ada kejadian dapat cepat diketahui,” imbaunya. (pri/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jalur Tegal-Purwokerto Rusak Parah, Kendaraan Ngantre Berjam-jam di Tonjong

Jalur Tegal-Purwokerto Rusak Parah, Kendaraan Ngantre Berjam-jam di Tonjong

Kerusakan jalan utama di wilayah Kecamatan Tonjong yang sudah berlangsung lama, mengakibatkan kemacetan panjang.


Tanggul Pemali Semakin Kritis, Lima Desa Terancam Banjir

Tanggul Pemali Semakin Kritis, Lima Desa Terancam Banjir

Ambrolnya tanggul Sungai Pemali di Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes mengancam puluhan ribu penduduk.


Lihat Nih... Rumahnya Terendam Banjir, Warga Malah Asik Mancing

Lihat Nih... Rumahnya Terendam Banjir, Warga Malah Asik Mancing

Ada pemandangan menarik dari hari biasanya di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba.


Langganan Banjir, Enam Kelas di SMPN 18 Tegal Ditinggikan

Langganan Banjir, Enam Kelas di SMPN 18 Tegal Ditinggikan

Enam ruang kelas lama (RKL) di SMP N 18 Kota Tegal menjadi target Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal untuk ditinggikan tahun ini.


Pimen Kiye, Lubang Jalur Pantura makin Banyak dan Dalam

Pimen Kiye, Lubang Jalur Pantura makin Banyak dan Dalam

Kerusakan jalur pantura memasuki minggu ketiga di awal tahun 2017 terlihat semakin parah.


Jembatan Kali Cenang Rusak, Dua Rumah Warga Nyaris Ambruk

Jembatan Kali Cenang Rusak, Dua Rumah Warga Nyaris Ambruk

Jembatan Kali Cenang di Dukuh Sigerung Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi kabupaten Tegal rusak. Jembatan ini hanya bisa dilalui pejalan kaki.


Regulator Gas Melon Tersambar Api, Pabrik Arang Nyaris Terbakar

Regulator Gas Melon Tersambar Api, Pabrik Arang Nyaris Terbakar

Sebuah pabrik yang memproduksi karbon aktif di jalur pantura Desa Padaharja Kecamatan Karamat Kabupaten Tegal nyaris terbakar.


Sering Banjir Bandang, Sungai Cacaban Dinormalisasi Rp500 Juta

Sering Banjir Bandang, Sungai Cacaban Dinormalisasi Rp500 Juta

Banjir bandang yang menerjang Dukuh Jatiwerna Desa Jatibogor Suradadi, disebabkan lantaran pendangkalan Sungai Cacaban.


Kasihan... Talut Tergerus Arus Sungai, Tiga Rumah Nyaris Ambruk

Kasihan... Talut Tergerus Arus Sungai, Tiga Rumah Nyaris Ambruk

Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Tegal membuat debit air di sungai Desa Kalisapu Kecamatan Slawi meningkat.


Curah Hujan Masih Tinggi, Warga Jatibogor Waswas

Curah Hujan Masih Tinggi, Warga Jatibogor Waswas

Meski banjir yang melanda wilayahnya sudah mulai surut, namun warga Jatibogor masih merasa was-was.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!